Kurebut Suami Sahabat
"Kamu jangan cari kambinh hitam, ya. Aku nggak suka kamu ganggu Yulia begitu!"
Jema tidak terlalu menanggapinya dengan serius. Insiden bullying dan aksi saling melabral seperti ini mengingatkannya pada zaman masih sekolah dulu. Entah mengapa orang lain suka sekali memosisikan diri seolah mereka yang paling benar, paling kuat dan suci. Lalu, memperlakukan orang-orang yang dianggap lebih rendah seperti sampah. Padahal, jika dilihat dengan kasat mata pun, tidak ada sekat yang membedakan sosial mereka.
"Siapa yang ganggu siapa?" jawab Jema sambil membalik dokumen di tangannya. Bahkan atensi, tatapannya tidak dia berikan kepada wanita itu.
Capítulos Populares