Kaisar Dewa Gombal
Dewi Sekar menyusul dengan cara yang sama sekali tidak sesuai dengan gelar Paduka yang baru saja ia terima satu jam lalu, tertawa sampai ia harus berpegangan ke tiang istal, matanya langsung basah, nafasnya tidak teratur.
Dua ekor kuda di belakang mundur ke sudut kandang masing-masing.
Bagas tidak membuka matanya.
Kentut keenam datang, yang ini singkat tapi bunyinya sangat tajam seperti petasan yang meletus di dalam mangkuk besi, diikuti hening sepenuhnya.
Penyerapan selesai.
Bagas membuka matanya, berdiri, menepuk debu di lututnya, berbalik dengan ekspresi sangat serius seolah tidak ada yang terjadi selama lima menit terakhir.
Bab Populer