Suami Miskinku Ternyata Konglomerat
tanya Zulham, menoleh ke arahku.
"Masih, Kak," jawabku, lalu kembali terdiam.
"Kelas berapa, Rah?" tanyanya lagi.
"Mau naik kelas tiga, Kak," jawabku lagi.
Pasti lulus sekolah, akan langsung menikah yah?" Zulham tersenyum, lalu tertawa kecil. Ucapan Zulham ada benarnya juga, di kampungku ini, memang pernikahan dilakukan di usia muda sekali, Kak Niken dan Kak Astuti pun sudah berstatus janda, mereka menikah di usia 14 dan 15 tahun. Tetapi pernikahan mereka tidak berlangsung lama. Angka perceraian di kampung kami memang terbilang sangat tinggi, terkadang aku pun berpikir, pernikahan di sini hanya seperti ajang main-main, dan bukan sesuatu yang sakral.
Sikat na Kabanata