Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terjebak Dalam Raga Antagonis Novel

Terjebak Dalam Raga Antagonis Novel

Semua itu dimulai dari kemunculan Gevan yang wajahnya sangat mirip dengan adik Siska dan tingkah Rafka yang membuatnya harus menarik napas panjang demi mengontrol emosi. Dia membuang napas kasar lalu memutar matanya, menatap ruangan dengan geram. Di atas meja, sebuah novel tergeletak seperti benda yang menantangnya. Jennifer melangkah cepat, mengambil novel itu, membuka halaman yang sudah dihafalnya sampai luar kepala. Dia baru saja kembali dari sekolah, seharian ini rasanya dia kehilangan tenaga padahal hanya duduk dan tidur di kelasnya.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai novel non fiksi
Baca
+Pustaka
Bukan Semata Fisik

Bukan Semata Fisik

Seperti sedang mengambil sesuatu, nampak sebuah buku karangan yang diperoleh tangan Linara, sepertinya itu salah satu cara pengalihan pikirnya dengan membaca. Rayhan sesaat terpana dengan buku yang dikeluarkan Linara, membuat Rayhan teringat saat mengantar Linara ke Toko buku (Chapter 17) itu adalah Novel rekomendasi Linara, tapi sayang Rayhan baru membacanya setengah. "Itu kan Novel yang Kamu rekomendasiin?" Rayhan memulai acuan perbincangan. "Iya, Ray. Udah tamat belum bacanya?" Linara membalas dengan antusias.
1010.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 230 kali sebagai novel non fiksi
Baca
+Pustaka
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Setiap pilar adalah satu garis waktu. Di tengah ruangan, berdiri tiga sosok raksasa dengan jubah yang terbuat dari teks kuno. The Historian: Penjaga genre Non-Fiksi dan Realisme. The Dreamer: Penjaga genre Fantasi dan Mitos. The Analyzer: Penjaga genre Sains dan Logika.
910 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai novel non fiksi
Baca
+Pustaka
Terjebak Hasrat Terlarang Tetanggaku

Terjebak Hasrat Terlarang Tetanggaku

“Kan ada g****e. Kenapa nggak searching cari di sana?” “Lebih bagus langsung dari sumbernya.” Rina terdiam sesaat dan kemudian bertanya lagi. “Memang genre novel kamu apa? Bukannya roman ya? Kok jadi horor?” “Genrenya gabungan,” jawab Fahmi cepat. “Aku kayaknya sekalian nginep di sini ya.” “Tapi Mi ….” “Rin, kamu sudah lihat daerah ini. Tidak ada hotel yang layak di sekitar sini. Bahkan tidak ada motel.”
10104.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai novel non fiksi
Baca
+Pustaka
Perishable

Perishable

Tapi ini bukanlah buku teori, melainkan novel remaja. "Nih novel relete banget sama gue. Tapi apa mungkin gue bakal happy ending kayak cerita ini?" gumamnya lalu kemudian mengedikkan bahu. Dia hidup di dunia nyata, bukan dunia fiksi. Jadi tidak mungkin bisa disamakan. Saat dia hendak berbelok menuju rak yang khusus menyimpan novel, saat itu pula langkahnya mendadak terhenti. Di reading room sana terlihat seorang cowok yang tengah duduk sembari membaca buku.
779 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai novel non fiksi
Baca
+Pustaka
Bukan Mempelai yang Kau Inginkan

Bukan Mempelai yang Kau Inginkan

Tetapi dari dua rak tinggi dari kayu yang berada di ruangan itu, Gantari tahu kalau Dirja pasti sangat suka membaca. Koleksi bukunya bagus-bagus. Tak hanya buku-buku non fiksi yang memenuhi rak, tetapi juga fiksi--kebanyakan novel fantasi terjemahan seperti Harry Potter dan Lord of the Rings. Gantari tanpa sadar mendengus geli. Sulit membayangkan pria minim ekspresi seperti Dirja membaca buku fiksi. "Astaga, siapa sangka ada novel romance juga," gumam Gantari saat mengabsen setiap judul buku yang ada di sana.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai novel non fiksi
Baca
+Pustaka
Dibuang Suami Setelah Menikah

Dibuang Suami Setelah Menikah

"Kedua, gue biasanya baca buku. Tidak harus buku pengembangan diri, karena kalau buku non fiksi sekelas biografi atau sejenisnya bukannya rileks malah semakin edan. Kadang gue baca novel. Pastinya dengan genre yang gue sukai." Binar mata Dara tampak mengilat. Dia mulai menyukai pria itu berbicara banyak hal terutama tentang buku. Dia salah, dia kira zaman sekarang tidak ada laki-laki yang mau baca buku, ternyata Dara menemukannya. Dunia novel adalah dunianya. Dunia tempat dia menyalurkan hobi serta keromantisan dan kekesalan yang ada di benaknya dalam sebuah ketikan yang membentuk kalimat-kalimat bersambung.
103.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai novel non fiksi
Baca
+Pustaka
Kelana

Kelana

Tiba-tiba seorang perempuan berambut keriting dengan tato di lengan dan bahunya, serta piercing di hidungnya menyapanya ramah. "Selamat sore, Kak. Selamat datang di Nirvana," Lana tersenyum ramah dan me ganggu pada perempuan itu. "Baru pertama ke sini ya, Kak?" Tanya perempuan itu lagi. "Eh, Iya, Mbak... Baru pertama. Jual buku apa aja, ya?" tanya Lana. "Mostly koleksi kami novel,dan genre sastra lainnya, Kak. Tapi buku-buku non-fiksi lain juga ada, kok. Karya-karya indie dan zine juga banyak di sini, Kak," jelasnya ramah.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai novel non fiksi
Baca
+Pustaka
Kita dan Cerita

Kita dan Cerita

Namun diantara banyaknya jenis buku fiksi, ia paling suka dengan novel. Menurutnya itu sangat bagus, melihat banyaknya ide yang penulis tuangkan di dalam sebuah cerita hingga menjadi sebuah buku yang lumayan tebal bahkan sampai yang sangat tebal sekalipun. Raina tiba di depan sebuah toko buku lumayan besar yang terletak tidak terlalu jauh dari sekolahnya, sehingga ia hanya perlu berjalan kaki beberapa menit dari sekolahnya. Ia melihat ke dalam toko buku itu setelah memasukinya, tidak terlalu ramai karena memang inui sudah di luar jam pulang sekolah. Biasanya akan ramai saat hari libur atau ketika sekolah dan perkantoran pulang lebih awal. Untunglah saat ini tidak begitu, sehingga ia bisa den
18.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 660 kali sebagai novel non fiksi
Baca
+Pustaka
You Are Mine

You Are Mine

Sengaja ia tidak mencari yang di dalam mal agar lebih cepat. Kalau musik dan film tidak mempan lagi mengalihkan pikirannya, kini Yuca butuh novel. Selama bekerja sama dengan NF Entertainment, ia lebih banyak membaca buku untuk kebutuhan riset. Maka kali ini ia akan membaca buku fantasi, agar pikirannya bisa keluar dari bumi sementara waktu. Langkah santainya mengantarkan Yuca sampai pada rak deretan novel. Perempuan itu asyik menggerakkan telunjuk di deretan buku-buku seiring langkahnya ketika namanya dipanggil.
9.95.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai novel non fiksi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status