Jenderal, Nyonya Muda Menginginkanmu!
Wajahnya pucat, matanya tidak fokus.
Kata-kata Li Lian semalam tentang kematian Xinyi seolah menjadi duri yang terus menusuk jiwanya. Namun, di atas sana, di singgasana tertinggi, duduk Ibu Suri yang memancarkan aura absolut yang menindas.
Tiba-tiba, suasana menjadi sunyi senyap saat Kasim Kepala melangkah maju membawa nampan perak beralaskan sutra merah. Di atasnya, sebuah benda berkilauan terkena cahaya matahari pagi.