SANG DEWA PENYEMBUH
“Iya, Kak, lumpuh. Sudah satu tahun lebih. Silakan duduk, Kak.”
“Ya, terima kasih. Maaf, Bu, yang jualan di sini di mana, Bu? Maksud saya, warung atau toko.”
“Oh di blok A di sebelah selatan sana. Nak Harun mau beli apa?”
“Beli air mineral, Bu.”
“Hm. Biar Salwa saja yang belikan,” ucap Bu Siti sembari membuka tasnya, hendak mengambil uang.
Hot Chapters