Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Istriku Dewi Perang yang Sakti

Istriku Dewi Perang yang Sakti

Harimau Putih dan Kalajengking mati! "Besok, seluruh Negara Naga akan tahu bahwa kamu membunuh Harimau Putih dan Kalajengking, lalu melahap bahan-bahan dan pil obat itu!" "Dewi Perang Angsa Putih, nikmatilah kehancuran reputasimu!" Setelah itu, pria bertopeng itu mengguncang ponselnya ke arah Zira, gambar di layar ponsel baru saja diambil.
9.2713.6K viewsCompletedAdded to Library 15.0K Times as obito topeng putih
Show Reviews (171)
Read
+Library
Kaisar Dewa
Hai, semua. Bila kalian berkenan silahkan baca buku saya. Judulnya “Sang Menantu Terkuat”. Nama pena Kaisar Dewa. Bercerai tentang seorang menantu laki-laki mantan dewa perang yang diselingkuhi dan diceraikan oleh istrinya.  Terimakasih banyak ...️ ...️ ...️ 
Sembilan Maksudeny
alur bagus..cuma kalo ikut lomba yakin kalah..ending semuanya belum clear, cerita sisian belum selesai, telur phoenix, segel pedang asura dll...semoga penulis berkenan membuat chapter 2 utk penyelesaian yg masih nanggung
Read All Reviews
JANGAN MENCINTAIKU, PAMAN!

JANGAN MENCINTAIKU, PAMAN!

Semua dibordir dalam warna putih yang sama dengan kain dasar, menyamarkan bentuk motif saat dilihat dari kejauhan. “Mereka benda yang dianggap membawa keberuntungan dan nasib baik,” kata Miura, sambil mengangkat kedua tangan Ayu ke atas, agar lebih mudah memasang obi—sabuk kain yang mengikat pinggang kimono.
1020.1K viewsCompletedAdded to Library 583 Times as obito topeng putih
Read
+Library
Panglima Kalamantra

Panglima Kalamantra

“Hormat dan kesetiaan saya pada Penyihir Merahs!” Rion memucat. “Si-siapa kamu?” “Saya hanya hamba sahaya, perajin reog tua di kampung ini.” “Kenapa kamu memanggilku dengan sebutan itu?” Pria tua itu tak menjawab. Dia membuka kain hitam yang terpasang di salah satu dinding ruangan sempit itu. Sebuah topeng singo barong berukuran besar dan terlihat sangat tua sekaligus indah tersimpan di sana. Rion bisa merasakan kekuatan dan energi yang luar biasa memancar dari topeng itu.
105.1K viewsOngoingAdded to Library 122 Times as obito topeng putih
Read
+Library
Sang Maharaja yang Terlupa

Sang Maharaja yang Terlupa

"Kita tidak bisa menahan napas sepanjang malam. Sebelum masuk ke kapal, letakkan pasta ini di bawah lidah. Rasa pahitnya akan menjaga pikiran tetap jernih dan menetralkan racun manis itu sebelum mencapai otak." Di dekat jendela, Wira sedang memahat topeng. Ia memilih kayu pule, kayu yang dipercaya para leluhur memiliki daya tolak terhadap roh jahat. Untuk dirinya sendiri, ia memahat topeng Buto berwajah garang untuk menutupi parut di pipinya. Untuk Dewi, topeng Dewi yang anggun. Untuk Burhan, topeng Pedagang yang licin. Dan untuk Arga, Wira memahat topeng Resi dengan janggut panjang dan ukiran mata yang setengah terpejam, melambangkan kebijaksanaan dan penglihatan batin.
10609 viewsCompletedAdded to Library 23 Times as obito topeng putih
Read
+Library
Pendekar Salah Zaman

Pendekar Salah Zaman

Beberapa kalimat pembuka disampaikan, formal, rapi, lalu langsung masuk ke inti. “Barang pertama…” Lampu sedikit difokuskan. Sebuah topeng diangkat ke atas panggung. Ukiran khas Dayak Kalimantan, detailnya tajam, warnanya masih terjaga. “Topeng ini merupakan artefak asli yang telah melalui proses sertifikasi.” Suasana hening. “Penawaran dibuka dari lima belas juta rupiah.” Rangga langsung melongo sedikit.
10653 viewsCompletedAdded to Library 16 Times as obito topeng putih
Read
+Library
Istri Manis Om Yuda

Istri Manis Om Yuda

tanya Yuda dengan suara yang hampir terdengar seperti cicitan anak ayam. "Biar aku bisa gambar kepala Mas kaya gambar di kepalanya ai Aang, Avatar itu loh. Kan keren Mas," jawab Kayla dengan santainya. Tawa keluarga semakin keras. Raka sampai memegangi perutnya karena tidak bisa berhenti tertawa. Sementara itu, Yuda berusaha mencari jawaban yang bisa
101.3K viewsOngoingAdded to Library 31 Times as obito topeng putih
Read
+Library
Balas Dendam Putri Terbuang: Jenderal, Mengakulah!

Balas Dendam Putri Terbuang: Jenderal, Mengakulah!

Aroma lumut, debu, dan sesuatu yang pahit, seperti darah, menyambutnya. ​Di dalam ruang bawah tanah itu, obor yang tergantung di dinding memancarkan cahaya oranye yang goyah. Cahaya itu menampakkan lima sosok bertopeng hitam di sekeliling ruangan, dan di tengah-tengah mereka, Bai Xiang melihat dua orang yang paling mencolok. Yang pertama adalah pria dengan Topeng Emas, sepertinya ia sosok yang pernah ia temui di ibu kota. Yang kedua, yang duduk di kursi batu terdekat, adalah pria lain yang juga mengenakan topeng emas, namun seluruh tubuhnya tertutup jubah tebal dan penutup kepala. Pria bertudung itu tampak seperti pemimpin tertinggi, memancarkan aura dingin yang mengintimidasi.
1012.5K viewsCompletedAdded to Library 476 Times as obito topeng putih
Read
+Library
Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

[WARNING: MOVEMENT AHEAD] Di depan mereka, di tengah persimpangan terowongan server itu, berdiri sebuah sosok. Bukan manusia. Bukan Mimic. Sosok itu tinggi, mengenakan jubah putih bersih yang tidak ternoda oleh debu bawah tanah. Wajahnya tertutup topeng porselen putih polos tanpa fitur—mirip topeng Vector, tapi ada simbol Mata Satu di dahinya. Dia memegang tongkat panjang yang ujungnya bercahaya merah. Di belakangnya, tergeletak bangkai dua monster tikus mutan raksasa yang terpotong rapi.
1023.0K viewsCompletedAdded to Library 919 Times as obito topeng putih
Read
+Library
TOPENG SANG MARCHIONES (Pengantin Pengganti Yang Liar)

TOPENG SANG MARCHIONES (Pengantin Pengganti Yang Liar)

yang selama ini terpendam. Wanita anggun yang menariknya dari dasar lumpur dan membawanya menapaki gelar bangsawan. Wanita yang juga membenci masa lalu Jonas hingga harus mengubur semua yang berhubungan dengan hal itu, meskipun itu darah dagingnya sendiri. Kini dia ingat, siluet samar itu perlahan menampakkan wujudnya. Seorang gadis kecil dengan manik mata biru jernih.
550 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as obito topeng putih
Read
+Library
2'20

2'20

tanya Cuna mencoba menyimpulkan sekaligus mengabaikan Putra yang masih kesal dengan Arta. “Menyesuaikan warna sih,” balas Arta santai. “Ya, Putih biasa dipakai para Panakawan, sedangkan Hijau untuk orang-orang seperti Raden Inu itu.” Citra menatap topeng berwarna hijau di tangannya masih dengan raut wajah membengkerut kesal. “Aku yakin topeng-topeng ini tak hanya memunculkan bekas-bekas kenangan masa lalu pemiliknya aslinya, pasti ada yang dipermainkan disini.”
1012.5K viewsCompletedAdded to Library 263 Times as obito topeng putih
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status