Handa
Damar mengusap-usap pucuk kepala Handa, tampak mampu memberi sedikit ketenangan pada Handa.
"Kalau kangen mas, telpon saja!" Damar tersenyum genit pada Handa. "Kalau nggak krasan, setelah acara selesai segera pulang, nggak ada yang perlu kamu khawatirkan. Jakarta-Semarang masih Indonesia juga Han, gak butuh visa sama pasport"
Handa tersenyum dengan sikap genit Damar, Handa dan Damar mempercepat jalannya menuju gerbong kereta yang tertera di tiket Handa.
Hot Chapters