Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terjerat Hasrat dan Obsesi Tuan Kendrick

Terjerat Hasrat dan Obsesi Tuan Kendrick

Serena cukup terpukau dengan suasana cafe, nama cafe itu sangat sesuai dengan suasananya. “Garden Cafe.” Serena membaca tulisan yang ada di atas bangunan itu. Garden cafe adalah tempat yang biasa anak muda kunjungi dan Kendrick bisa menebak jika Mamanya tak mungkin ketempat itu. Kendrick menarik tangan Serena dengan lembut, mengarahkannya melalui pintu kaca cafe yang ramai. Suasana hangat menyambut mereka, berpadu dengan aroma kopi yang menggoda. Mereka berdua memilih tempat duduk di sudut yang agak tersembunyi.
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai oksigen cafe
Baca
+Pustaka
Istri Cantik Pilihan Mamaku

Istri Cantik Pilihan Mamaku

Ardhan menawarkan. “Terserah Kakak saja.” Alea tidak menolak ketika Ardhan membawanya ke sebuah kafe. Kafe itu ada di lantai 50. Karenanya kafe ini diberi nama Sky Kafe. Di mana ketika mereka bersantai sambil makan-makan, seolah sedang berada di langit. Mengingat tempatnya yang tinggi dan bisa melihat pemandangan di bawahnya nun jauh di sana.
1056.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai oksigen cafe
Baca
+Pustaka
TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU

TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU

Mereka sudah mulai mengerti bahwa Om Saga adalah Om beneran, sementara Mas Aksa adalah Om Papa. “Halo anak-anak cantik, apa kabar? Masih inget sama Oma atau sudah lupa?” Seperti biasa, wanita paruh baya cantik nan anggun yang kemiripan wajahnya 99% dengan Bang Saga menyapa anak-anak dengan ramahnya. Sebuah Cafe mewah telah diubah menjadi satu tempat pesta mewah. Semua sudut di dekor dengan bunga dan balon-balon. Warna hitam dan emas mendominasi dekorasi, klasik nan elegant.
9.379.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai oksigen cafe
Baca
+Pustaka
Ethereal

Ethereal

"Oh, mungkin wangi dari cafe di seberang sana, tuan." Damon dengan penasaran melirik ke arah satu-satunya cafe yang terlihat masih buka, sebuah cafe dengan ukuran yang tidak terlalu besar, tapi terlihat hangat dan nyaman. Hangat. Damon paling tidak tahan dengan dingin, terutama dingin hujan. Dan berteduh di dalam tempat yang hangat terdengar sangat menggiurkan untuknya. Apa lagi wangi makanan dari cafe tersebut bisa menembus kaca mobilnya, kalau memang sebaik itu, Damon bisa saja mengakusisi cafe beserta kokinya untuk menjadi bagian dari Gasendra Group.
102.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai oksigen cafe
Baca
+Pustaka
Sentuhan Panas Editorku

Sentuhan Panas Editorku

Meysa menahan napas. Rasanya seolah-olah seluruh pasokan oksigen di kafe itu mendadak tersedot keluar. Ia mencengkeram pinggiran meja kayu di depannya hingga buku-buku jarinya memutih. Tatapan mata Alya yang begitu dalam dan tenang justru membuat Meysa merasa sedang berdiri di tepi jurang yang sangat curam.
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 270 kali sebagai oksigen cafe
Baca
+Pustaka
Suami Malang Tunarunguku

Suami Malang Tunarunguku

*** SEOUL – SIANG HARI, CAFE ECLIPSE Langit Seoul terlihat cerah, sinar matahari menyelinap masuk melalui jendela besar di lantai dua Cafe Eclipse. Ruangan itu dipenuhi dengan aroma kayu manis dan kopi yang menenangkan. Suasana sedikit hangat, tapi tetap nyaman.
101.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai oksigen cafe
Baca
+Pustaka
Madu(Memilih Terluka Untuk Bahagia)

Madu(Memilih Terluka Untuk Bahagia)

Revan pun demikian, suatu saat pasti akan ketahuan. Sementara itu, siang ini adalah pembukaan kafe milik Mayang. Wanita cantik itu memberi nama kafe 'Rema Kafe' dan tidak ada yang bertanya tentang arti nama itu. Nama yang tidak akan pernah hilang dari hati Mayang hingga kapan pun. Awal pembukaan, pengunjung sangat menyukai konsep yang diusung oleh Mayang.
1013.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 402 kali sebagai oksigen cafe
Baca
+Pustaka
Ternyata Aku Orang Ketiga di Pernikahan Suamiku

Ternyata Aku Orang Ketiga di Pernikahan Suamiku

Lokasinya pun berada di daerah dataran tinggi. Bangunan kafenya sangat unik, berbentuk seperti rumah pedesaan dengan jendela yang besar dan bisa dibuka. Ornamen kayu dan batu menjadi yang paling dominan di sana. Kafe bertema semi outdoor itu terlihat sangat nyaman. Kali ini Fabian dan Luna sengaja duduk di bagian yang jendelanya terbuka. Tak ayal udara dingin pegunungan langsung masuk membuat Luna menggigil. “Fabian, kenapa kamu tidak bilang kalau perginya ke sini?” protes Luna
9.62.1M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53.5K kali sebagai oksigen cafe
Tampilkan Ulasan (505)
Baca
+Pustaka
Aira Tsuraya
Hai... Untuk sekuel novel ini sudah terbit dengan judul ISTRI PENGGANTI UNTUK TUAN AROGAN. Pengen tahu kisah cinta anak2 Widuri Emran n the gank. Cuss ampirin, ya. Jangan lupa tinggalkan jejak kalian di kolom komentar. Makaci
Dewi Budhiawati
critanya bagus. tp kalo sy dipossi widuri sejk awal nikah stlh dicampakn. dihinakan disakiti dll sy sdh psti mengalah. kt permpuan punya harga diri. bukn krn tdk sayang orang tua. tp kita jg berhak bahagia. apalgi kemudian ada cinta lama yg msih mengharap kita. lbih aman dicintai drpd mngejar cinta
Baca Semua Ulasan
Cinta Panas Sang Penyamar

Cinta Panas Sang Penyamar

“Ya udah, samakan saja sama yang Dokter pesan.” Daffi mengangguk, Sisi menghela napas panjang. Dia menengok ke kanan dan kiri, melihat suasana cafe yang lumayan sepi. Bukan karena cafenya tak ada pengunjung, tapi memang cafe itu ada ruang private bagi beberapa pengunjung yang memesan tempat private khusus. “Kenapa kita nggak bikin cafe yang konsepnya outdoor gini ya, A? Gak kepikiran kita loh. Besok minta sama anak mami ah, siapa tahu dia mau invest,” kekeh Andini.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai oksigen cafe
Baca
+Pustaka
Passionate CEO - Malam yang Tak Terlupakan

Passionate CEO - Malam yang Tak Terlupakan

"Ayo!" Ji Wook mengajak Aria ke daerah pinggiran New York di Greenwich Village. Ia berani bertaruh, sejak pindah ke New York, gadis itu belum pernah berjalan-jalan menjelajah kota Big Apple. Mereka tiba di Little Owl, sebuah kafe kecil sesuai namanya. Kafe berwarna merah mencolok itu berada di sudut jalan. Sisi luarnya terdapat beberapa kursi dan pot bunga yang ditata dengan rapi. Suasana di dalam kafe cukup ramai di akhir pekan, hampir seluruh meja terisi. Sebuah mini bar berisi empat kursi menyambut kala mereka melangkah masuk.
1019.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 566 kali sebagai oksigen cafe
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status