Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Hanya Sesal yang Tertinggal

Hanya Sesal yang Tertinggal

Kenapa kamu lakuin ini ke aku? [Asal kamu kembali, mulai sekarang aku akan dengerin semua kata-katamu, oke?] [Sayang, aku tahu kamu udah lupain banyak hal. Kembalilah, aku akan kasih tahu kamu semuanya dan minta maaf secara langsung, ya?] [Shania, kamu nggak boleh ninggalin aku begitu aja. Aku mohon.] Aku memandangi pesan-pesan yang dikirim pada waktu dan tanggal berbeda itu.
3.3K viewsCompletedAdded to Library 65 Times as one step closer artinya
Read
+Library
Dekat di Mata, Jauh di Hati

Dekat di Mata, Jauh di Hati

Di bawah cahaya lilin yang bergoyang, Lily menutup mata dan mulai mengucapkan harapannya. Sambil bertepuk tangan, semua orang menggoda, “Kakak Ipar membuat harapan apa?” “Bodoh! Tentu saja harapannya adalah bisa bersama Juan selamanya!” “Memangnya itu masih perlu diharapkan? Bukankah kalian sudah bersama sekarang?” Keributan di sisi ini terdengar begitu ramai. Tidak jauh dari sana, sekelompok sahabat Evelyn berjalan mendekat dengan sepatu hak tinggi mereka.
33.2K viewsCompletedAdded to Library 961 Times as one step closer artinya
Read
+Library
Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel

Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel

Napasnya keluar pelan, kelelahan mulai terasa. "Satu lagi langkah mendekat pada kesempurnaan," gumamnya dengan suara yang sangat pelan, hanya untuk dirinya sendiri. "Tapi semakin tinggi aku melangkah... semakin banyak mata yang memperhatikanku." Lampu indikator "Operation in Progress" di atas pintu padam perlahan. Berubah dari merah menjadi hijau. Suasana di luar ruangan sunyi total. Tidak ada yang bersuara, hanya tatapan kagum dari puluhan pasang mata.
1045.9K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as one step closer artinya
Read
+Library
Warung Kopi Dunia Bawah

Warung Kopi Dunia Bawah

“Kalau nama itu bisa keluar, berarti di dalam cangkir ini ada pintu yang belum tertutup sempurna.” Sima mendekat, memiringkan kepala seolah mendengar sesuatu. “Aku bisa mendengar langkah dari dalam cangkir. Langkah yang mundur, tapi semakin dekat.” Karina mengangkat alis. “Langkah yang mundur?” “Ya. Seperti seseorang yang berjalan menjauh, tapi setiap kali kita berkedip, posisinya makin dekat. Itu berarti ia berjalan di arah waktu yang berbeda.”
101.2K viewsOngoingAdded to Library 37 Times as one step closer artinya
Read
+Library
Gadis Kesayangan Tuan Adrian

Gadis Kesayangan Tuan Adrian

Ia justru terus melangkah maju, seolah memang berniat menutup semua jarak di antara kami. Tuan Adrian menurunkan tubuhnya ke arahku. Kedua tangannya terangkat dan bertumpu pada sandaran sofa, mengungkungku. Nafasku tercekat. Jarak kami begitu dekat hingga aku bisa merasakan hembusan napasnya. “Tu-Tuan ....” Suaraku hampir seperti sebuah bisikan. Tuan Adrian tidak menjawab. Ia hanya menundukkan wajahnya sedikit demi sedikit, semakin dekat ... hingga kini hidung kami hanya berjarak beberapa centimeter.
6.4K viewsCompletedAdded to Library 224 Times as one step closer artinya
Read
+Library
Saat Kau Pergi Tanpa Mengucap Kata Perpisahan

Saat Kau Pergi Tanpa Mengucap Kata Perpisahan

“Ya, aku mau.” Sesampainya di sudut yang tak ada orang, aku lebih dulu membuka suara. “Kenapa ke sini? Ada urusan apa?” tanyaku. Entah hanya perasaanku atau tidak, tersirat kasih sayang yang mendalam di mata Baskara. “Mustika, kembalilah bersamaku.” Aku terkekeh, tampak sinis. “Kembali? Untuk apa? Untuk terus jadi kerabat miskinmu?”
9.8K viewsCompletedAdded to Library 205 Times as one step closer artinya
Read
+Library
I Love You, Pak HRD!

I Love You, Pak HRD!

"Iya, Mas. Aku usahain, pelan-pelan ya?" Gue senyum, mengiakan. Memang, semuanya juga butuh proses 'kan? Termasuk berhijrah dan mendekatkan diri ke Tuhan. Nggak ada yang instan alias langsung sekejap mata langsung jadi di dunia ini. Mi instant aja juga perlu di masak dulu, 'kan?
1010.3K viewsCompletedAdded to Library 392 Times as one step closer artinya
Read
+Library
Jatuh Terlalu Jauh

Jatuh Terlalu Jauh

"kembali ke sini tidak mudah. Melihat... mereka, juga tidak mudah. Tapi aku perlu tahu apa yang akan kulakukan selanjutnya. Kemana aku akan pergi. Tidak ada yang tersisa bagiku di sana. AKu tidak bisa berada di sana dan berpura-pura ada yang ku miliki di sana. Ini waktunya bagiku untuk menemukan hidup baru. Dan beti adalah satu-satunya temanku. Pilihan yang tepat untuku pergi sedikit terbatas." Alis Raka bergerak naik. "Oh, lalu aku apa? Aku pikir kita teman." Aku tersenyum, aku berjalan dan berdiri di belakang kursi seberang Raka. "Kita teman, tapi bukan teman dekat." "Bukan teman dekat karena aku tidak mencoba yang terbaik." Aku tertawa kecil dan Raka tersenyum lebar. "Senang mendengar taw
7.37.0K viewsCompletedAdded to Library 215 Times as one step closer artinya
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status