MAAF, ANAK IBU CUMA GURU SD!
Pov Bara
Satu langkah, dua langkah, tiga langkah … Jinggaku menjauh. Pandanganku kabur, kukira hujan, padahal hanya sesak dari rasa rindu yang tertahan. Berulang kupejamkan mata, menghalau sesal. Andai dulu, andai nih, ya, dulu … ada keberanian sedikit saja, mungkin kini aku dan dia sudah bahagia.