Tukang Pijat Super
"Hanya kau yang bisa melakukan ini. Anton tidak mengenalmu. Wajahmu bersih. Dan yang paling penting... kau bisa membaca pikiran orang. Itu adalah senjata yang jauh lebih berharga daripada pistol atau pisau di dunia ini."
Semua mata kini tertuju pada Alisa, yang tampak semakin tidak nyaman. Alisa menggeleng, wajahnya dipenuhi ketakutan. "Tidak, Kak Juned. Aku... aku tidak bisa. Aku bukan mata-mata. Aku hanya—"