Pangeran yang Membunuhku Kini Mengejar Cintaku
Namun, di dalam dada Celestine, sebuah getaran aneh yang teramat asing mendadak merayap naik, melubangi seluruh pertahanan logikanya.
Sentuhan tangan Alaric yang kasar namun hangat pada pipinya terasa begitu nyata. Ia bisa merasakan tekstur kulit pria itu, mencium aroma maskulin yang bercampur dengan bau besi dari zirahnya, dan melihat gurat-gurat kecemasan yang terukir jelas di dahi ketampanan Alaric. Ini bukan lagi sekadar untaian kata hitam di atas kertas putih kusam yang biasa ia baca di kamarnya dulu. Ini bukan lagi bab-bab novel fiksi romantis yang alurnya bisa ia tebak dengan kepala dingin.
Ia bahkan meragukan apakah Dunia ini benar novel yang ia baca sejak mengetahui Fakta tentang ne