Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
CINTA YANG DATANG TANPA ISYARAT

CINTA YANG DATANG TANPA ISYARAT

Bab 3: Luka yang Tak Terucap Hujan belum juga reda sejak tadi sore. Dari balik kaca mobil, Aruna memandangi rintik yang jatuh di jendela, membentuk garis-garis tipis yang memudar di sepanjang kaca. Ada keheningan yang membebani dadanya, sesuatu yang bahkan kopi panas di genggamannya tak mampu cairkan.
959 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai orientasi novel antares
Baca
+Pustaka
Rasa

Rasa

"Oalah, bahasa arab, toh. Halaman 12 - 15 latihan 3,4,5, sama 7." Dialog dalam chat Ataya nomor baru : Btw, Kyr, tadi suaranya rame banget? Lagi diluar, ya? Maaf banget ya, jadi ganggu. Kyra : Gak ganggu, oii. Santai aja, Kyra lagi di rumah tante Santi, biasalah banyak sepupu, jadi rame banget . Ataya nomor baru : Cieee… liburan nih ceritanya.
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai orientasi novel antares
Baca
+Pustaka
Good Novel

Good Novel

When Summer came, a sickle Stuck in her sheaf of gleams, And let the honey trickle From out the beehives' seams; Within the violet-blotted Sweet book to us alloted, - Whose lines are starry dotted, - Love read us still his dreams. Then Autumn came, - a liar, A fair-faced heretic; - In gypsy garb of fire, Throned on a harvest rick. - Our lives, that fate had thwarted, Stood pale and broken hearted, - Though smiling when we parted, - Where love to death lay sick. Now is the Winter waited, The tyrant hoar and old, With death and hunger mated, Who counts his crimes like gold. - Once more before forever We part - once more, then never -
7.922.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 786 kali sebagai orientasi novel antares
Baca
+Pustaka
Lintas Takdir dan Kutukan

Lintas Takdir dan Kutukan

Bab 68 : Bayangan Baru di Ufuk Timur Matahari mulai tenggelam di ufuk barat, meninggalkan langit yang diliputi warna oranye dan merah muda. Ananta dan Arya, yang kini menjadi simbol harapan di dunia yang telah pulih dari kegelapan, berdiri di sebuah bukit kecil yang menghadap ke hamparan desa yang perlahan pulih. Angin sepoi-sepoi membawa aroma tanah basah
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai orientasi novel antares
Baca
+Pustaka
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Ia telah menyelamatkan dunia… dengan mengorbankan seseorang yang dia anggap saudara. Tapi lebih dari itu, Faris kini berada di tempat yang disebut "halaman yang dibuang". Sebuah dimensi metafiksi yang tidak ada dalam dunia ini ruang antarkerangka naratif yang hanya bisa diakses oleh mereka yang masih membawa jejak pena pertama. Dan Arya masih memiliki pena itu. Langit yang Retak Hari berikutnya, terjadi sesuatu yang tidak dapat dijelaskan oleh siapa pun.
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai orientasi novel antares
Baca
+Pustaka
Aku Menjadi Istri Kontrak Putra Mahkota Di Novel

Aku Menjadi Istri Kontrak Putra Mahkota Di Novel

Lanjutnya, Ini terdengar seperti scene novel aslinya. Benar bagaimanapun juga, aku bukan seorang Andreash, meskipun Michael ingin memanfaatkanku saat ini tidak ada yang kupunya, lagi pula aku tidak mungkin akan terus bergantung pada Arise dan kontraknya. Anita bahkan terlihat membenciku. "Ah, pada akhirnya Andreash yang menang ya" tertawa layaknya Villainess membuat telinggaku berdenging dan gemetar.
4.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai orientasi novel antares
Baca
+Pustaka
AlathaAletha

AlathaAletha

Aletha langsung menuju kasir untuk membayar,sedangkan Santi menunggunya di luar. Aletha membeli 2 novel yang berjudul Antares karya dari Rweinda ,dan Antariksa karya dari Tresia. Kali ini dia beli novel bergenre romance. Sambil menunggu Aletha,Santi mengedarkan pandangannya menatap orang yang ada di sekitarnya.Merasa bosan menatap sekitarnya,dia mengambil ponselnya dari saku celananya dan menyibukkan diri bermain ponsel.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai orientasi novel antares
Baca
+Pustaka
Di Antara Dua Kembar Yang Memilikiku

Di Antara Dua Kembar Yang Memilikiku

Seolah pria yang beberapa hari lalu menghancurkan ruang tamu mansion itu adalah orang lain. Namun, justru itulah yang membuat Orion merasa tidak tenang. Antares yang dikenalnya sama sekali tidak seperti itu. Pagi itu, Orion sedang berdiri di depan jendela ruang kerjanya sembari memandangi halaman belakang mansion yang diselimuti embun tipis. Langit cerah setelah berhari-hari dilanda mendung kelabu. Dari balik kaca, ia melihat Antares sedang berjalan santai melintasi taman, menuju jerejak kebun anggur di kejauhan.
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai orientasi novel antares
Baca
+Pustaka
Selamat Malam, Tuan Ares

Selamat Malam, Tuan Ares

Pusat Kebudayaan Stellar. Ketika Sean tiba di Pusat Kebudayaan dengan Anggrek di belakangnya, mereka bertemu dengan orang-orang dari Ares Enterprise seperti yang mereka prediksi. "Tuan Jean?" Sean berdiri diam saat ia membungkuk sedikit pada Jean Ares. Jean berjalan mendekat dan meletakkan tangannya di bahu Sean, senyumnya hangat. “Kau terlambat, Sean. Aku sudah mendapatkan hak cipta dari novel Langit Bercahayakan Bulan, jadi kontrak itu milikku."
9.43.0M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75.0K kali sebagai orientasi novel antares
Tampilkan Ulasan (884)
Baca
+Pustaka
Syadia Lydia Kurui
Ada kalahnya cerita ini mendatar..tapi Ada kalaNya sangat membuat pembaca berimosi..mengikut rentak cerita.. saya suka membacanya..walaupun cerita terkadang rumit untuk saya fahami bahasanya.. cerita Yang sangat panjang..tapi best......️...️...️ apakah cerita ini Akan Di nasihatkan?
Lia Wu
pengen baca tapi bab nya buanyak banget, udah mager duluan takut muter muter banyak drama,,, tang udah baca spill donk, didalamnya ada 2 cerita atau cuma 1, biasanya kan nyambung sama kisah percintaan anaknya
Baca Semua Ulasan
PENDEKAR BUTA DARI LEMBAH HANTU

PENDEKAR BUTA DARI LEMBAH HANTU

Tetapi tekad untuk menyelamatkan dunia dari kegelapan mendorong mereka untuk terus maju. “Di depan, sepertinya ada sesuatu,” kata Arif, mengangkat tangannya untuk mengisyaratkan teman-temannya agar berhenti. Di hadapan mereka, ada sebuah altar kuno yang dikelilingi oleh semak-semak tebal. Altar itu tampak megah, meskipun dipenuhi lumut dan tanaman liar. Di tengah altar, mereka bisa melihat simbol-simbol kuno yang bersinar samar.
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai orientasi novel antares
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status