When Drama Becomes Reality
canda Maya sedikit jahil pada Nara.
“Aku ini manusia biasa, bukan robot tau!” Seru Nara sambil membenahi rambutnya yang mulai berantakan, karena ulah Maya.
Datang Adrean dari balik pintu, memberitahu Nara, jika ia sudah bisa pulang. Nara teringat tentang Novel yang ia buat pada Adrean. Karena masih banyak yang harus diselesaikan dalam waktu dekat ini.
“Jangan membahas tentang novel dulu, untuk sementara novelnya ditunda. Yang terpenting sekarang kamu sehat dulu. Setelah itu baru kita lanjutkan kembali mimpimu yang tertunda.”