Pengasuh Kesayangan Bujang Arogan
"Enggak, Mbak! Ini bukan COD! Pembayarannya lunas! Masuk lewat transfer virtual account! Seratus persen dibayar tunai."
Air mata yang sejak tadi mati-matian ditahan Dea, akhirnya jebol juga. Dia jatuh bersujud di atas karpet plastik tipis itu, menangis tersedu-sedu mengucapkan syukur.
"Alhamdulillah ... Allahu Akbar ... Alhamdulillah ya Allah. Engkau Maha Baik."
"Mbak, nama akun pembelinya HN_Corporate," ucap Dimas kegirangan, matanya berbinar-binar membaca detail pengiriman pesanan.