Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Di Ujung Senja

Di Ujung Senja

Setelah aku menolak mendonorkan hati untuk kakakku, ibu dan ayah malah mengirimku ke tempat tidur anak konglomerat Kota Jakata. Katanya, pria itu sosok yang dingin dan sulit didekati karena sudah punya pujaan hati. Semua orang menunggu kehancuranku, tapi tidak ada yang menyangka kalau dia justru akan memanjakanku setinggi langit. Selama tiga tahun menikah, dia selalu suka bermesraan denganku di berbagai tempat. Saat aku pergi ke kamar mandi pun, dia akan mengikutiku dan menekanku di atas wastafel. Kami juga tidak pernah pakai pengaman, tapi aku tidak kunjung hamil. Sampai akhirnya aku mengira diriku hamil dan pergi ke rumah sakit untuk periksa, lalu tanpa sengaja mendengar percakapannya dengan dokter. "Andi, tiga tahun lalu kamu nyuruh aku mindahin sebagian hati Cintaya secara diam-diam ke kakaknya, sekarang kamu malah nyuruh aku bohongin dia kalau dia mandul bawaan. Kok kamu tega banget sih berbuat sekejam itu sama wanita yang cinta kamu?" "Mau gimana lagi, hati Chika nggak bagus kondisinya. Kalau dia nggak bisa punya anak, aku takut dia bakal menderita di keluarga suaminya nanti, cuma hati Cintaya yang cocok sama dia." Suara pria yang sangat akrab itu terdengar dingin dan asing. Ternyata cinta dan perlindungan yang selama ini sangat aku percayai hanyalah penipuan belaka. Kalau sudah begini, aku mending pergi saja.
12.0K viewsCompletedAdded to Library 358 Times as pancaran kasih
Read
+Library
Mama, Tolong! Ayah Mengunciku di Mobil

Mama, Tolong! Ayah Mengunciku di Mobil

"Ma, tolong aku! Ayah mengunciku di dalam mobil." Aku menerima telepon dari putriku pada pukul 2 siang di musim panas saat matahari sangat terik. Aku panik ingin menyelamatkannya dan buru-buru menelepon suamiku. Tapi, begitu telepon diangkat, suaranya terdengar tidak sabar. "Anak Olivia sedang ngambek, aku mau menemaninya berkeliling taman hiburan. Jangan ganggu aku!" Mendengar suara panggilan diputus, hanya satu yang ada dalam benakku. Kalau terjadi apa-apa pada putriku, kalian harus membayarnya!
8.7K viewsCompletedAdded to Library 321 Times as pancaran kasih
Read
+Library
Lembaran Baru Tanpa Bayang Masa Lalu

Lembaran Baru Tanpa Bayang Masa Lalu

Aku sedang jual furnitur bekas di platform seken, tiba-tiba ada seorang perempuan kirim pesan untuk menawar harga, [Kak, harganya boleh agak kurang?] [Aku belum lulus kuliah, baru saja pindah dari asrama gara-gara berantem dengan teman sekamar. Pacarku yang mencarikan kontrakan untukku.] [Meskipun dia sangat kaya, bahkan bilang mau menikahiku setelah lulus, aku tetap nggak mau terlalu membebani dia.] [Boleh kurang empat puluh ribu, nggak? Nanti aku ambil sendiri ke sana!] Waktu masih kuliah dan pacaran dengan Steve, aku juga pernah rela mengayun sepeda umum selama dua jam hanya demi hemat sepuluh ribu. Meskipun sekarang aku hanya karyawan kantoran biasa, kondisiku lebih baik sedikit dibanding anak kuliah. Akhirnya, aku pun luluh dan menyetujuinya. Malam itu, dua orang muncul di depan gerbang komplek perumahanku. Si Perempuan dengan bangga berkata, “Aku hebat, ‘kan? Hanya keluar uang nggak sampai dua ratus ribu, tapi sudah dapat mesin cuci yang kondisinya masih 90% baru!” Si pria menyahut dengan nada memanjakan, “Iya… sayangku memang paling hebat.” “Tapi aku cari uang memang untuk membiayaimu, kamu nggak perlu sehemat itu.” “Suamimu ini direktur Grup Rosel, masa membiayai kamu saja nggak mampu? Sekali ini saja ya, lain kali jangan begini lagi.” Pria itu mendongak sambil tersenyum. Begitu mata kami bertemu, aku langsung mematung di tempat. Dia adalah Steve, pacarku yang pamitnya mau dinas keluar kota selama tiga bulan demi mendapat uang saku perjalanan dinas tiga kali lipat.
1.1K viewsCompletedAdded to Library 25 Times as pancaran kasih
Read
+Library
Sepuluh Tahun Terperangkap Di Pernikahan Yang Salah

Sepuluh Tahun Terperangkap Di Pernikahan Yang Salah

Hari peringatan pernikahan kami yang ke-10, suamiku, Franky melangkah masuk sambil merangkul pacar barunya yang ke-100. Lalu dengan tangannya sendiri melepas kalung simbol cinta kami dan memakaikannya ke leher gadis itu. Di tengah tawa para tamu, gadis itu dengan malu-malu menarik gaun yang kupakai dan berkata, “Kak, Pak Franky bilang dia ingin aku memakai gaun ini sekarang.” Gaun itu adalah hasil modifikasi dari gaun pengantinku sepuluh tahun lalu. Aku sengaja mengenakannya hari ini dan dengan bodohnya berpikir Franky akan mengingatnya. Namun, pada hari peringatan pernikahan kami, dia malah menyuruh istrinya melepaskan gaun di depan semua orang untuk pacarnya. Di tengah semua tatapan meremehkan itu, akhirnya aku memberinya senyuman tulus pertama yang kuberikan selama sepuluh tahun ini. “Franky, kita cerai saja.”
4.5K viewsCompletedAdded to Library 108 Times as pancaran kasih
Read
+Library
Memutuskan Pria yang Tak Pernah Hadir Untukku

Memutuskan Pria yang Tak Pernah Hadir Untukku

Selama 20 hari ibu dirawat inap karena sakit parah, pacarku yang kebetulan adalah dokter di rumah sakit itu tidak pernah menjenguknya sekali pun. Hari pertama, karena sahabat kecil perempuannya pindahan rumah, dia mengambil cuti sehari. Hari kedua, sahabat itu mulai magang di rumah sakit, dan dia harus menemaninya ke sana kemari, mengurus segala hal tanpa terkecuali. Hari ketiga, hari keempat .... Ibuku dirawat di lantai 13, sementara Gavin bekerja di lantai 17. Padahal hanya berjarak 4 lantai, naik lift 10 detik, naik tangga dua menit. Namun selama 20 hari, Gavin tak pernah sampai. Di saat ibu dipulangkan dari rumah sakit, aku mengantarnya sendirian ke stasiun kereta. Di perjalanan, akhirnya aku menerima pesan dari Gavin. [ Anjing peliharaan Serlina hari ini vaksin, aku harus antar dia dulu. ] Kali ini, aku tidak lagi diam. [ Oke, aku mengerti. Hati-hati di jalan. ] Aku tersenyum tipis, lalu menambahkan. [ Selain itu, kita putus. ]
3.2K viewsCompletedAdded to Library 106 Times as pancaran kasih
Read
+Library
Tanpa Riuh Badai, Tanpa Hangat Mentari

Tanpa Riuh Badai, Tanpa Hangat Mentari

Jeremy Senjaya menunda pernikahan selama seminggu demi proyek mendesak di luar negeri. Aku memahaminya. "Urusan proyek lebih penting. Cepat pergi, cepat pulang ya." Hari pertama setelah Jeremy pergi, penyiar wanita populer perusahaan, Wanda Jiwanto, mengirim foto. Dalam foto itu, Jeremy berciuman dengannya di bawah aurora Negara Isvara yang memukau. Aku tidak menelepon untuk menanyai gadis itu, hanya diam-diam membatalkan jamuan pernikahan yang sudah dipesan. Hari kedua, Jeremy berlutut di satu kaki di pantai biru yang romantis, memakaikan cincin lamaran berlian tiga karat di jari Wanda. Tanpa memberi tahu siapa pun, aku pergi ke rumah sakit dan menggugurkan anak dalam kandunganku. Hari ketiga, Jeremy dan Wanda terlibat dalam permainan erotis di sebuah penginapan tepi pantai. Aku menemui ibu Jeremy dan mengatakan aku tidak berencana menikah dengan pria itu lagi.
4.1K viewsCompletedAdded to Library 136 Times as pancaran kasih
Read
+Library
Aku Saingan Ibu Mertuaku

Aku Saingan Ibu Mertuaku

Ibu mertuaku mengenakan pakaian yang sama dan membuat gaya rambut yang sama denganku setiap hari. Suatu hari, ayah mertuaku salah mengenali orang dan memelukku dari belakang. Saking emosinya, aku menampar suami manjaku itu. Ketika berselisih, ibu mertuaku mendorongku dari lantai atas. Saat membuka mataku lagi, aku kembali ke hari di mana ibu mertuaku meminjam rantai celana dalam dariku.
3.4K viewsCompletedAdded to Library 90 Times as pancaran kasih
Read
+Library
Dua Hati, Satu Kehancuran

Dua Hati, Satu Kehancuran

Setengah bulan sebelum pernikahan, aku dan Radit mengalami pertengkaran hebat. Penyebabnya? Sederhana saja, dia ingin memiliki anak dengan putri profesor pembimbingnya. “Aku dan dia hanya akan melakukan bayi tabung, bukan benar-benar ada hubungan apa pun. Profesorku sedang sakit parah, dan harapan terbesarnya adalah melihat Lisa punya seseorang yang bisa diandalkan di masa depan!” Radit mengatakannya dengan begitu enteng, tapi aku merasakan dingin menjalar ke seluruh tubuhku. “Kita akan menikah dalam setengah bulan lagi, tapi kau malah ingin punya anak dengan wanita lain. Menurutmu itu nggak keterlaluan?” Melihat punggungnya yang menghilang di balik pintu yang dibantingnya keras-keras, aku membuka ponsel dan menulis sebuah status. [ Setengah bulan lagi menikah, tapi ingin ganti pengantin pria. Ada yang berminat? ]
27.4K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as pancaran kasih
Read
+Library
Tersadar Setelah Menikah Bertahun-tahun

Tersadar Setelah Menikah Bertahun-tahun

Saat aku hamil tiga bulan, suamiku menyuruhku menggantikan asistennya minum arak. "Fellyn itu masih muda, badannya lemah, nggak bisa minum. Apa salahnya kamu bantu sedikit?" Aku baru mau bilang kalau aku sudah mabuk, tetapi Andrew secara paksa menyelipkan satu teko arak ke tanganku. "Kamu kira aku nggak tahu toleransi alkoholmu? Sok manja apa sih? Habisin semua!" Sambil berbicara, dia menyanjung para klien di meja itu. "Istriku dulu bertarung sendirian di dunia bisnis. Andalannya ya toleransi alkoholnya ini. Dia nggak pernah tumbang! Kalian minum saja sama dia sampai puas!" Di telingaku langsung dipenuhi sorakan berniat jahat. Dalam pandanganku, Fellyn bersembunyi di belakang suamiku dengan takut-takut sambil terisak manja. "Bos, suasana di sini seram banget, aku mau pulang ...." Tanpa menunggu aku berbicara, Andrew membawanya pergi lebih dulu dengan penuh rasa sayang, meninggalkanku sendirian menghadapi sekelompok pria yang bau alkohol. Aku tersenyum pahit, mendongak dan menenggak habis arak di tanganku. Setelah menahan diri bertahun-tahun, yang kudapat justru penghinaan. Pernikahan ini lebih baik tidak dilanjutkan.
1.4K viewsCompletedAdded to Library 46 Times as pancaran kasih
Read
+Library
Cinta Tanpa Gema

Cinta Tanpa Gema

Seluruh dunia tahu bahwa Fian Prasada adalah seorang maestro piano yang memiliki kemampuan untuk mengenali nada tanpa bantuan apa pun. Namun, tidak ada yang tahu Fian tidak bisa mengenali suara istrinya sendiri, yang sudah dinikahinya selama lima tahun. Saat bulan madu, aku terpisah dari rombongan dan tidak membawa ponsel. Aku meminjam ponsel orang untuk menghubungi Fian, tetapi Fian langsung membentakku, "Penipu!" dan langsung menutup teleponnya. Aku berjalan kaki selama tiga jam sebelum akhirnya sampai di hotel. Fian sudah menunggu di lobi. Saat itu untuk pertama kalinya, Fian kehilangan kendali dan terlihat sedih di depan umum. Suatu kali, aku menyelinap untuk menonton konsernya. Saat acara berakhir, aku terjatuh karena terdorong oleh para penggemarnya yang fanatik. Aku berteriak minta tolong di belakang Fian dengan sekuat tenaga. Namun, hingga aku jatuh pingsan, Fian tidak pernah menoleh sekalipun. Saat itu Fian tidak tidur dan tidak beristirahat di samping tempat tidur rumah sakit. Dia menemaniku selama tiga hari penuh. Begitu melihatku tersadar, dengan mata memerah, Fian mengangkat sebuah alat perekam suara dan mengucap janji dengan sungguh-sungguh, "Aku akan merekam semua suaramu. Lain kali … aku pasti akan mengenali suaramu." Hingga suatu saat, aku menemaninya mengikuti sebuah acara televisi. Tim produksi merekam 20 sampel suara yang mirip, termasuk suaraku. Hanya dengan satu suara saja, Fian langsung bisa mengenali suara kekasih impiannya yang sudah bertahun-tahun tidak dia temui. Baru pada saat itulah aku mengerti …. Alasan Fian tidak bisa mengingat suara adalah karena suara untuk diingatnya ... sudah ada pemiliknya sendiri. Kali ini, adalah kali ke-99 Fian tidak mengenali suaraku.
1.9K viewsCompletedAdded to Library 42 Times as pancaran kasih
Read
+Library
PREV
1
...
3233343536
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status