REKAMAN DESAH DARI SEKRETARIS SUAMIKU
“Selamat pagi, Sayang. Bagaimana kabarmu, aku kangen … kamu juga kangen aku, kan? Apa sudah lihat video yang barusan kukirim?”
Darah rasanya berdesir, jantungku berdetak dua kali lebih cepat mendengar suara perempuan di ujung sana memanggil Sayang. Panggilan itu ditujukan pada siapa? Suamikukah?
Aku menjauhkan ponsel dari telinga, melihat sekali lagi nama yang tertulis di layarnya. Panggilan ini benar dari Fina. Akan tetapi, kenapa dia memanggil Mas Bima demikian. Setahuku karyawan kantor memanggil Mas Bima dengan sebutan Pak. Lagipula, sapaan romantis tidaklah tepat digunakan untuk memanggil antar rekan kerja. Terlebih posisi Fina adalah sekretaris yang tahu Mas Bima sudah beristri. Bukanka
Bab Populer