Suami Tak Bergunaku Menjadi Bosku
Aku memiringkan kepalaku dan menatapnya, "Masa bukan?"
Tubuh kekar pria itu menegang lagi.
Seolah sedang menahan suatu emosi, dia berkata dengan suara serak, "Benar, aku suamimu. Coba panggil aku beberapa kali lagi, aku ingin sekali mendengarnya."
Panggil apa?
Aku menatapnya dengan bingung.
Dia mendekatiku dan mengembuskan napas hangatnya ke telingaku sebelum berkata, "Sayang, panggil aku suami beberapa kali lagi."