Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terhasut Rayuan Presdir Dingin

Terhasut Rayuan Presdir Dingin

"Ayo, Sayang. Dimakan dulu buahnya!" Riani tersenyum sambil perlahan menyuapi Irene dengan semangkuk buah yang ia potong-potong sendiri. Tutur katanya begitu manis, dengan perlakuannya yang terasa begitu hangat, berbanding terbalik dengan sikapnya kepada Amira selama ini.
101.1K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as pantun rayuan
Read
+Library
Kualihkan Harta Saat Suamiku Tak Setia

Kualihkan Harta Saat Suamiku Tak Setia

Lirihku lagi dengan hati berbunga-bunga. Tiba-tiba Mas Rayyan mengirim lagi sebuah pesan. Kali ini lewat voice note. Dia membaca di kertas tersebut. “Aku tunggu Mas Rayyan melangkah, memakai sepatu ini dengan gagahnya untuk memasangkan cincin di jariku.” “Aku pun menunggu Ria berjalan dengan cantiknya untuk menghampiriku setelah kata sah terucap.” “Masya Allah… Soo Sweet,” ucapku dengan mata berbinar.
1070.8K viewsCompletedAdded to Library 2.3K Times as pantun rayuan
Read
+Library
Aira's

Aira's

32. Aira's PURNAMA RASA Hari ini purnama menjadi raja Bintang senantiasa bermanja pada malam Purnama menerima tawa Hanyut pada nada, serayu malam Desir darah mengempas nestapa Rangkulan penuh adalah arti Senyum mengembang bak purnama Selaras dengan hati mengucap bahagia pada sebait puisi Malam memanglah temaram
1014.7K viewsCompletedAdded to Library 559 Times as pantun rayuan
Read
+Library
To Be His Bride (Season 1)

To Be His Bride (Season 1)

Jawab Halil menimpali. "Tinggal tunggu waktu yang tepat aja." Lanjut Rayyan dengan senyum di wajahnya. "Seringnya tuh, gajah di pelupuk mata gak kelihatan, semut di ujung pulau kelihatan." Lanjutnya ambigu.
104.9K viewsCompletedAdded to Library 137 Times as pantun rayuan
Read
+Library
Membagi Jatah Untuk Ipar dan Mertua

Membagi Jatah Untuk Ipar dan Mertua

Usai jalan-jalan pasti berakhir dengan desahan Massayu dan dengusan ‘badai’ sang pejantan tangguh ini. Inilah ramuan hebat dari Paman Balak yang dulu pernah memandikan Raymond di Kalimantan Tengah, ini juga yang bikin Tante Melly kelabakan layani Raymond, selama bersama di Australia dulu. Raymond senyum-senyum saja dan bilang milik Massayu bikin dia kecanduan. Dengan bercanda Raymond bilang milik Massayu selalu rapet dan minta sang istri jangan buru-buru hamil dulu.
9.52.3M viewsCompletedAdded to Library 58.1K Times as pantun rayuan
Show Reviews (76)
Read
+Library
littlematchstick
lumayan rame ceritanya, namanya cerita bebas dibuat meskipun gak masuk akal, bisa2nya orkay yg duitnya triliunan kalah info sama buronan ??? buronan tahu semua info detail orkay siapa tp orkay kesusahan cari info buronan dimana ??? kocak abisss .........
Adelia
maaf mengotori kolom komentarnya izin promosi cerita aku, aku harap kakak dapat membaca cerita aku dan memberikan nilai kepada cerita aku terimakasih kak Judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku.
Read All Reviews
PULANG DARI RANTAU

PULANG DARI RANTAU

Cahaya tersenyum, lalu dia mengusap pipi Kirana. “Nanti Mama buatkan, ya!” tukasnya seraya tersenyum. “Wah kamu suka ya, Sayang! Tante ada buat banyak, tapi ternyata Aidan gak suka nastar, sukanya malah bolu pandan. Nanti Tante bungkusin buat kamu, ya!” tukas Rara bersemangat sekali. Melihat Kirana yang tampak penurut membuatnya ingat pada masa kecilnya dulu. Kalau bertamu ke rumah tetangga apalagi yang bisa dikatakan orang kaya, pasti menoleh dulu pada Ibu untuk meminta persetujuan. Dia bahkan langsung bangkit lagi untuk mengambil nastar buatannya yang cukup banyak.
9.835.5K viewsCompletedAdded to Library 921 Times as pantun rayuan
Read
+Library
Akhirnya Kau Mencintaiku

Akhirnya Kau Mencintaiku

Rayan sedang berendam di air hangat, Pengasuh menuang essence pada hathup yang sudah dipenuhi busa sabun. Vanila mint adalah wangi kesukaannya Rayan, tercium wangi dan sangat manis juga segar. Rayan berdiam diri saja, otak pintarnya terus mengingat ucapan Rea yang salah bicara 'ibu ibu ibu' kata itu terus terngiang di kepala Rayan. Kenapa tante itu menyebut dirinya ibu? Apakah dia mau jadi ibunya? Itu yang dia pikirkan saat ini.
1047.1K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as pantun rayuan
Read
+Library
Catatan Rumi

Catatan Rumi

"Adek enggak boleh nanya gitu. Kita sebagai manusia harus bisa pasrah sama ketentuan Allah. Adek jangan nyerah. Semua ini hanya ujian. Adek juga harus yakin bahwa setelah hujan ada pelangi." "Tapi enggak selamanya setiap hujan ada pelangi, bi. Rumi bener-bener capek." suaranya terdengar gemetar lemas. "Aku beneran pengen pergi dari sini. Bunuh saja Rumi, bi. Bunuh Rumi."
2.7K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as pantun rayuan
Read
+Library
Aduh, Sayang Jangan Goda Aku Terus

Aduh, Sayang Jangan Goda Aku Terus

“Lu ‘kan ….” Renita menyipitkan matanya. Jarinya tertuju pada hidung Rayan yang kembang kempis menghirup campuran aroma alkohol dan parfum yang menyengat dari tubuh wanita itu. Rayan mengangguk tegas. “Iya, ini aku. Masih ingat aja. By the way kamu makin seksi, Re.”
9.955.2K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as pantun rayuan
Read
+Library
Sang Penunggu Pengantin

Sang Penunggu Pengantin

Tapi bukankah orang tua Mas Bayu sudah meninggal dan Kenapa aku bisa sampai disini? “Tapi Rara putri kita satu-satunya Pah, kamu tega mengorbankan putri kita satu-satunya Pah?!” bentak seorang wanita dengan suara yang bergetar. “Salah satu dari kita harus ada yang berkorban Mah, atau kita semua akan mati!!” tegas dari suara seorang pria. {Bersambung}
102.3K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as pantun rayuan
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status