Perjanjian dengan Makhluk Gaib
protes santri putra lain yang kesal dengan sikap Fauzan yang angkuh karena sudah terpengaruh oleh khodam leluhurnya.
“Iya, aneh banget, kamu tuh santri jadi harus belajar bicara yang sopan dan enggak boleh angkuh begitu, lagi pula mendengarkan bacaan ayat suci Al-Quran itu bisa mendapatkan pahala, jadi tidak seharusnya kamu mengusir dia, tapi kalau merasa terganggu karena berisik, kamu kan bisa bicara baik-baik, jangan nyolot kayak gitu!" timpal santri putra berpeci hitam.
“Terserah gue lah, kalau elu gak suka sama gue, elu pindah pondok aja sana!” ketus Fauzan sambil tersenyum sinis.
Hot Chapters