Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Skandal Sang Sopir

Skandal Sang Sopir

"Enggak usah sindir-sindir begitu, deh. Kalian hanya iri dengan temenku, toh?" "Iri? Apa yang mau diiriin dari janda, sih, Mbak?" "Jaga ucapanmu!" Srirahayu melangkah bermaksud ingin memberikan pelajaran pada karyawati tersebut. Namun, Diandra lebih cepat menarik tangannya hingga langkah Srirahayu terhenti. "Mbak, jangan," pinta Diandra sambil menggeleng. "Biar aku pelintir mulutnya, Ket. Aku ndak suka ada orang yang hobinya nyinyirin orang lain. Terlebih kita satu tim kerja loh."
108.6K viewsCompletedAdded to Library 224 Times as pantun sindiran buat teman
Read
+Library
Pembalasan Dendam Sang Putri Adipati

Pembalasan Dendam Sang Putri Adipati

“Lihat saja, dia langsung marah, ‘kan?” “Jangan marah dong. Kita itu teman. Kami cuma bercanda kok.” “Benar, Panji. Kalau itu nggak benar, buat apa kamu marah?” Beberapa pemuda itu memberi isyarat mata pada satu sama lain, lalu langsung membuat Panji bungkam. Panji berseru marah, “Itu memang nggak benar kok! Siapa suruh kalian bicara sembarangan! Kalau kalian masih berani asal bicara, jangan salahkan aku bertindak kasar sama kalian!”
9.3256.9K viewsCompletedAdded to Library 9.5K Times as pantun sindiran buat teman
Show Reviews (46)
Read
+Library
Rini Hamid
beberapa kali baca novel diaplikasi ini, novelnya bagus, alurnya menarik, tp yg bikin bosan dan malas, terlalu panjang bab nya sampai ratusan bahkan ribuan, akhirnya.. malas sendiri dan memilih TDK melanjutkan membaca, sebagus dan semanarik apapun pasti bosan.......... semoga novel ini tdk demikian
Tetty Mulyowati
semoga cerita. ini tdk melulu tentang wanita yg tertindas,dianiaya dibuly,selalu jd korban pelecehan dan penganiyaan....sedih saya wanita yg ingin membaca dan mendengar wanita yg bahagia aman,nyaman,dan disayangi...apa trend nya begini cerita2 sekarang....
Read All Reviews
Pamanmu Adalah Suamiku

Pamanmu Adalah Suamiku

Alena kembali bertanya pada wanita itu. Dia mengernyit tatkala melihat wanita itu tertawa. Dia bingung apakah pertanyaannya begitu lucu sehingga dia menertawakannya. Alena masih berusaha bersikap tenang dalam menghadapinya. “Jika kamu hanya akan tertawa lebih baik penyingkir! Aku tidak ada waktu untuk menemanimu!” ujar Alena yang sudah tidak bisa membuang waktunya. “Sepertinya kamu sibuk sehingga tidak bisa menemani aku. Tidak seru. Mengapa pamanku itu menikah denganmu?”
102.2K viewsCompletedAdded to Library 77 Times as pantun sindiran buat teman
Read
+Library
Istriku Teman Anakku

Istriku Teman Anakku

sahut Gibran cuek, makin meledaklah tawa mereka. “Aduhh benerankah? Jadi kepingin, apakah bendanya lebih besar dari punya Kang Dadang pacarku,” sahut yang lain lagi, makin kagetlah Gibran. “Kenapa mereka jadi makin ganjen begini ya,” pikirnya. “Jangan heran ya Mas Gibran, kami semua udah janda loh!” kali ini Euis yang menimpali omongan temannya. “A-pa…ja-janda…?” hampir saja Gibran ke injak rem, bukan menginjak gas saking kagetnya.
1024.0K viewsCompletedAdded to Library 598 Times as pantun sindiran buat teman
Read
+Library
Tamparan Sang Kakak

Tamparan Sang Kakak

Namun, setelah mendengar namaku, manajer itu bukannya memverifikasi, malah tertawa terbahak-bahak dengan suara yang melengking dan menusuk telinga. Dia tertawa sambil menggoyangkan bahunya, menarik lebih banyak perhatian orang. Kemudian, tiba-tiba dia mendekat, merendahkan suaranya dan berbicara dengan suara yang hanya bisa didengar kami berdua, “Masih mau pura-pura? Aku sudah sering melihat wajahmu di postingan teman-teman Oscar, pacarku!” “Dasar wanita nggak tahu malu, si jalang yang diam-diam menggoda pacarku!”
13.3K viewsCompletedAdded to Library 439 Times as pantun sindiran buat teman
Read
+Library
Just Friend ( INDONESIA )

Just Friend ( INDONESIA )

Ucapan wanita imut ini berhasil membuat semua orang diruangan itu berhenti dangan aktivitas mereka dan melihatnya, sedangkan pria gendut hanya bisa nyesek mendengar pacar manisnya 'Untung cinta' ucap gendut dalam hati. Wanita imut mengerucutkan bibirnya dan melambai di depan wajah pria gendut, merasa sebal karena diacuhkan, "Ishhh! Raihan jahat, kok kamu ngaa jawab sih" ucapnya dengan nada kesal dan berjalan sambil menghentakkan kakinya. Raihan yang masih blank langsung sadar saat melihat kekasihnya ngambek, bisa berabe jika itu sampai terjadi!
3.0K viewsOngoingAdded to Library 100 Times as pantun sindiran buat teman
Read
+Library
Dance in the Rain

Dance in the Rain

"Sadis bener. Baru ini gue lihat seorang Baruna Aksara, si lautannya kata-kata, mental ngadepin adik kelas. Ups, sori, adik kelas yang ini tipe si bunga es sih." Seorang teman sekelas sekaligus sahabat yang sudah kukenal sejak mengenakan popok - Narendra - mengejekku saat melihat adegan yang baru saja terjadi. Dengan kesal aku menendang bokong laki-laki itu. Bisa-bisanya dia muncul di saat momen memalukan tadi. "Brengsek, lo!" "Hahaha ... ada juga akhirnya cewek yang nggak mempan sama rayuan lo."
103.3K viewsCompletedAdded to Library 78 Times as pantun sindiran buat teman
Read
+Library
VERDINDA

VERDINDA

Dinda dengan segera mengotak-atik ponsel itu dan nampak sedang mengetikkan sesuatu dengan gerakan tangang yang sangat lincah dan cepat. "Gue masukin nomer gue ke hape lo, siapa tau lo kangen sama gue, pengen ketemu gue... nggak Ver, becanda. Maksud gue siapa tau lo butuh teman kaya gue gini buat bisa jadi tempat lo curhat. Asyik kan gue?" kekeh Dinda melanjutkan minumnya. "Mau kan jadi teman gue?" tanya Dinda lagi.
103.7K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as pantun sindiran buat teman
Read
+Library
My First Love is Paman (TAMAT)

My First Love is Paman (TAMAT)

ucap Ira mengelak. "Kau juga punya teman?" "Punya lah! aku punya banyak teman, paman saja yang gak punya kan?" ucap Ira membanggakan diri, seraya melipat kedua tangannya. Lingga tersenyum tipis melihat tingkah Ira seperti bocah, mana ada seorang teman yang mengatakan langsung teman lainnya jelek, sudah jelas itu tidak akan pernah ada. "Sudahlah, kita turun ke bawah," ajak Lingga seraya mengelus pucuk kepala gadis itu.
1013.8K viewsCompletedAdded to Library 289 Times as pantun sindiran buat teman
Read
+Library
Kupu-Kupu Kertas

Kupu-Kupu Kertas

rayu Mayang manis. "Ada keperluan apa? Bukannya kamu semalam sudah libur seharian? Pulang-pulang bawa oleh-oleh kepala benjol lagi. Apa kamu kepengen mematahkan kaki hari ini?" Sindiran sarkas Bu Mitha membuat Mayang nyengir. Bu Mitha memang ajaib dalam merangkai kata. "Tidak dong, Bu. Kalau kaki saya patah, nanti yang merawat Ibu siapa? Yang ada kita jadi duo pincang dong." Mayang mencoba mengalihkan sindiran Bu Mitha dengan canda.
1031.5K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as pantun sindiran buat teman
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status