Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SI KEPALA BATU JATUH CINTA

SI KEPALA BATU JATUH CINTA

jawabnya kesal. Aku dan Bram menghampiri Papi, yang sedang bersantai di ruang tamu. "Pi. Ada fans fanatik Papi nih," ucapku sambil menggoda Bram. "Siapa?" tanya Papi heran. "Saya Bram Mahendra, Pak. Anak dari Reno Mahendra," jawab Bram, menjelaskan. "Oh anak Reno! Ayahmu itu adalah sahabat serta rekan bisnis saya dulu." Papi bersemangat sekali mendengar nama itu.
106.5K viewsOngoingAdded to Library 247 Times as papi papi
Read
+Library
Status WA Suamiku yang Disembunyikan

Status WA Suamiku yang Disembunyikan

"Ish! Enggak sabar buat nimpuk orang yang jahat sama kita!" Kami berjalan beriringan menuju lift. Dari arah koridor kanan tampak Papi berjalan ke arah kami bersama dua anak buahnya. Melihat lelaki berkharisma itu, aku dan Mas Reno berhenti melangkah. Papi tersenyum saat melihat kami. Kemudian menepuk punggung Mas Reno. "Gimana rasanya jadi karyawan?" "Cape, sih, Pi. Tapi obat capenya dekat, Reno senang-senang aja," ucapnya sambil melirikku.
10112.8K viewsCompletedAdded to Library 2.7K Times as papi papi
Read
+Library
Pesona Tampan Papa Angkat

Pesona Tampan Papa Angkat

tanya Bianca. “Ya misalnya dengan memberikan nomor handphone Papamu yang super tampan itu Bi,” ujar temannya. “Kalian naksir dengan Papaku?” “Wanita mana yang tidak tergila-gila dengan Papamu Bi, padahal aku baru melihatnya sekali tapi wajah dan tubuh kekar Papamu itu selalu terngiang-ngiang di kepalaku,”
8.715.3K viewsCompletedAdded to Library 444 Times as papi papi
Read
+Library
Jangan Berhenti Mencintaiku!

Jangan Berhenti Mencintaiku!

tegas Papi Suasana ruang tamu semakin memanas, Papi tidak mengindahkan omongan Mami, jempolnya bergerak cepat di atas layar ponsel, mencari kontak rekan bisnisnya. Di tengah panasnya suasana ruang tamu, Angga berdiri dan beranjak dari sofa “sepertinya sudah tidak ada yang perlu dibicarakan lagi, karena Om sudah sepakat untuk mengurus semua ini sendiri. Kalau begitu saya izin pamit”
10576 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as papi papi
Read
+Library
Pesona Perawat Papa

Pesona Perawat Papa

“Jangan ngomong sama papa deh Bim, Papa tuh kesel sama kamu! Sudah Papa bilang, jangan sekali-sekali kamu bermain api atau melakukan kesalahan. Papa udah memperingati kamu ya!” Pak Abdi berkata seperti sedang bermain teka-teki dan Bimo masih belum mengerti arah pembicaraan papanya. “Ngomong apa sih Pah? Kalau ngomong yang jelas. Nggak usah lah pakai sok misterius segala. Pakai kode-kodean. Emangnya aku anak ABG!”
1064.1K viewsCompletedAdded to Library 2.4K Times as papi papi
Read
+Library
Bermain Api Dengan Tetangga

Bermain Api Dengan Tetangga

Ini kesempatan emas. Buru-buru Arumi membuka handphonenya, untung saja layar handphone itu belum mati. Jika mati tak bisa lagi Arumi membukanya, karena menggunakan kata sandi. Jari-jemarinya bergerak cepat menggulir layar, membaca satu persatu chat yang tertera di aplikasi W******p. Arumi melihat catatan panggilan, yang terbanyak bukan dirinya, namun kontak dengan nama "Tetangga"
645 viewsOngoingAdded to Library 14 Times as papi papi
Read
+Library
Dekapan Hangat Papa Rivalku

Dekapan Hangat Papa Rivalku

Kata asistennya, -pria kedua tadi-, pak bos sedang zoom meeting. ‘Daging kayanya nih om bos,’ batin Mikha, girang. “Kama.. Kama..” Mikha menggaungkan nama itu. Nama dari klien yang menyewa jasanya malam ini. Jam 7 malam, Paizani Kama Kanigara, duda anak satu yang sangat tampan di usianya yang sudah menginjak kepala empat ini, keluar dari kamar. Kemeja hitam lengkap dengan jas. Jam Rolex, postur 40 tahun yang masih atletis. Ia berdiri, lalu melihat pasangannya malam ini.
467 viewsOngoingAdded to Library 9 Times as papi papi
Read
+Library
Sang Penguasa

Sang Penguasa

Tapi tidak disangka ternyata orang di balik ini semua adalah Paul. "Tu-Tuan muda Paul…" Melihat Paul masuk ke dalam, Brian dan yang lainnya ketakutan menundukkan kepalanya, "Maaf, kami gagal." "Dasar tidak berguna! Pergi!" Ucap Paul dengan kesal. Brian dan yang lainnya langsung pergi meninggalkan restoran. Tanpa rasa takut Paul berdiri di depan Fugaku Meteor, "Fugaku, kamu mau apa?"
8.8146.2K viewsCompletedAdded to Library 5.7K Times as papi papi
Read
+Library
Sang Penguasa

Sang Penguasa

“Tapi apa yang bisa kita lakukan, Tuan Balik? Mereka punya pasukan dan senjata. Kita hanyalah penduduk biasa. Bagaimana mungkin kita bisa melawan?” Pria bertopeng itu, yang dikenal dengan nama sandi Balik, tersenyum tipis di balik topengnya. “Justru karena kita adalah rakyat biasa, kita bisa menghancurkan mereka. Lihatlah sekeliling kalian. Setiap orang di sini tahu setiap sudut jalan, setiap lorong sempit di kota ini. Kita tahu tempat-tempat yang tidak pernah bisa ditemukan oleh prajurit-prajurit Rehan. Mereka mungkin bisa mengambil alih kota-kota besar dan benteng, tetapi mereka tidak pernah bisa menguasai hati kita.”
101.5K viewsOngoingAdded to Library 33 Times as papi papi
Read
+Library
Sentuhan Panas Papa Tiri Suamiku

Sentuhan Panas Papa Tiri Suamiku

"Papi kangen banget sama kamu, Noa. Mami kamu juga bilangnya besok mau ketemu kamu, terus mau dinner bareng sama kamu dan Enzo. Tadi juga Papi ngobrol banyak tentang kamu bareng Pak Barra." Rinoa membalas pelukan papinya. Namun matanya masih terfokus pada Barra yang berdiri tak jauh dari sana. Begitu juga dengan Barra yang sama-sama saling pandang dengan Rinoa, ada senyuman yang Barra layangkan dari jauh. "Noa juga kangen sama Papi. Ummm ... kalau besok Mami mau ajak dinner, sepertinya Enzo nggak bisa deh. Dia masih di Singapura, Pi," jelas Rinoa sambil mengurai pelukannya.
3.4K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as papi papi
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status