Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kultivator Tanpa Tanding

Kultivator Tanpa Tanding

Dalam video itu, payung merah menyendiri ditampilkan. Tetes, tetes, tetes ... Payung merah tua berputar santai di langit, darah tanpa henti menetes ke bawah. Darah mengalir seperti banjir, bergegas menuju alam fana, merendam semua di jalannya. Layarnya terbenam di penjara! Tidak ada angin, keseimbangan yin dan yang, langit dan bumi! Ini adalah darah rakyat biasa!
4.4K viewsCompletedAdded to Library 154 Times as payung teduh diam
Read
+Library
Pertemuan Kedua : Dia yang Kembali

Pertemuan Kedua : Dia yang Kembali

Dalam kedamaian, ribuan bunga kencana berguguran menutup hari. “Sial! Harusnya tadi bawa payung.” Keluhan dalam kerumunan mulai terdengar begitu langit semakin gelap. Karena tak ada pilihan, Ayumi memutuskan untuk menerobos hujan. Sepatunya sudah basah bahkan ketika ia belum mencapai jalan utama. Tas yang sudah beralih ke depan dipeluknya erat. Kulit putih itu memucat dengan seragam yang semakin pekat.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 38 Times as payung teduh diam
Read
+Library
Hari-hari Dimanjakan Paman

Hari-hari Dimanjakan Paman

Dia hanya perlu menantikan pertunjukan itu dengan tenang! ... Selesai makan malam, saat Pamela dan Agam keluar dari restoran, hujan masih turun dengan deras di luar pusat perbelanjaan. Di depan pintu pusat perbelanjaan, Ervin melangkah maju dengan memayungi dirinya sendiri, lalu menyerahkan payung kepada majikannya. Agam menerima payung dari bawahannya, lalu mengalihkan pandangannya ke arah wanita yang berada di sampingnya dan bertanya, "Hari ini kamu mau pulang naik apa? MRT atau bus?"
9.51.4M viewsCompletedAdded to Library 35.1K Times as payung teduh diam
Show Reviews (267)
Read
+Library
Mei Ika
aku dh bca pamela, kalana dan agam udah diganti lagi cerita tentang jonson dan di ganti lagi dg philips.. syngnya cerita philips cuma aku baca sebentar. aku kira author bakalan nyelesaiin cerita pamela yg menurut ku belum selesai. teka teki yg belum terpecahkan. tapi sudah di ganti2 pemeran
Anava
Agam dan Pemela menikah lagi dan bulan Madu di bab 1895-1898 (Keluarga berkumpul kembali) loveeee... bgt .... Author sangat pandai membuat hati bertalu², emosi, bahagia benar² bisa membuat pembaca larut dalam kisah... Bikin cerita lagi dong Thor, tp jangan panjang² episode nya ...
Read All Reviews
Pernikahan tidak selalu indah

Pernikahan tidak selalu indah

Dua orang di taman itu yang satu duduk, satunya berdiri di sebelahnya sama-sama sedang marah dan kesal, satunya mengabaikan satunya masih berbicara dengan kesal Hujan semakin deras, Nathan berdiri di sebelah Diana tidak menggunakan payung membuat rambut dan bajunya basah, Diana tidak tahan dia berdiri, menutupi atas tubuh Nathan dengan payungnya yang lumayan besar, Nathan terkejut dengan perilaku Diana yang baik kepadanya, membuat hatinya sedikit hangat tetapi masih mengatakan sesuatu dengan dingin "Jadi kenapa kamu menagis? Memang ya perempuan itu rapuh gampang menangis"
1016.8K viewsCompletedAdded to Library 505 Times as payung teduh diam
Read
+Library
Apple of My Eye

Apple of My Eye

Iyain aja, aku lagi patah hati nih. Air langit menetes satu, dua, tiga, seratus, seribu. Hujan telah turun dan itulah jawabannya. Aku basah dan kedinginan, iyalah Alana dodol kamu nggak pakai payung. Tandanya aku harus melupakannya dan mengambil payung atau setidaknya berteduh. Agar hujan ini tak makin dingin dan menyakitkan. “Mbak, mari pulang?” ajak Om Paupau sambil memayungiku. Aku menangis keras sambil menatap ajudan ayah itu.
1015.1K viewsCompletedAdded to Library 408 Times as payung teduh diam
Read
+Library
Batu Akik Penakluk Wanita

Batu Akik Penakluk Wanita

Hanya berjalan dua langkah Bayu sudah bisa menghampiri Selvi yang sudah lebih dulu berdiri di depan pintu. Di luar matahari sangat terik Bayu membawa tempat berbaring santai dan sebuah payung besar yang bisa ditancapkan di atas pasir. Jika tidak kuat berjemur maka mereka bisa berteduh di sana. Tidak butuh waktu lama Bayu memasang tempat santai dan berhasil menancapkan payung di atas pasir. Berbeda dengan Selvi yang sedang berendam di air laut sambil memercikkan air ke arah Bayu dengan sengaja agar membuatnya basah.
1049.7K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as payung teduh diam
Read
+Library
Badai Berlalu, Bahagia Menyambut

Badai Berlalu, Bahagia Menyambut

Di tengah suasana yang agak kaku, seorang teman mencoba meredakan ketegangan. "Mungkin aku salah dengar. Di sana masih banyak model lain, ayo kita coba lagi ...." Teman lain pun ikut menimpali mendukungnya. Jordy tertawa pelan dan kembali menunduk menatap ponselnya. Suasana kembali menghangat, seolah masalah kecil tadi tidak pernah terjadi.
4.4K viewsCompletedAdded to Library 163 Times as payung teduh diam
Read
+Library
Terlalu Kaya dan Tampan

Terlalu Kaya dan Tampan

Maaf kalau pagi tadi aku ganggu lagi. Aku cuma mau bilang… lain kali kalau hujan, aku janji nggak bawa payung mahal lagi. Aku bawa payung polos 15 ribu dari Indimaret aja. Biar lo nggak takut dibilang matre 😅 Nadia bengong baca pesan itu. Dia ngetik balas… hapus… ngetik lagi… hapus lagi. Akhirnya dia cuma ketik:
1.1K viewsOngoingAdded to Library 30 Times as payung teduh diam
Read
+Library
Rahasia Yang Terungkap

Rahasia Yang Terungkap

“Super sekali nyonya Kane ini.” Keduanya tertawa lalu tenggelam dalam cumbuan menggebu dan melanjutkan ronde terakhir permainan panas sebelum mereka benar-benar terlelap. Di luar, hujan turun dengan deras disertai angin kencang dan petir yang saling bersahutan. Pedro duduk di perapian, ia menggigil ketakutan manakala terdengar suara guntur yang menggema bagaikan suara monster yang menakutkan.
101.7K viewsCompletedAdded to Library 48 Times as payung teduh diam
Read
+Library
Menantu Bayangan : Istri Simpanan Pewaris Tersembunyi

Menantu Bayangan : Istri Simpanan Pewaris Tersembunyi

“Aku juga profesional. Aku cuma kebetulan mau pulang.” Keinarra mendengus kesal. “Kebetulan atau direncanakan?” Reyhan menatapnya dalam. “Kalau aku bilang kebetulan, kamu enggak akan percaya.” Keheningan jatuh. Suara hujan tipis mulai terdengar di luar kaca gedung. Reyhan mengambil payung besar dari satpam dan membukanya untuk keduanya. “Enggak usah,” Keinarra menolak. “Aku bisa sendiri.”
1029.4K viewsCompletedAdded to Library 675 Times as payung teduh diam
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status