Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dicampakkan Setelah Melahirkan

Dicampakkan Setelah Melahirkan

Selang satu kedipan mata hujan turun deras hingga membasahi mereka berdua. “Nad, ayo!” Ethan datang memayungi tubuh Nadia agar tidak kebasahan. Sementara itu Alby hanya diam dengan perasaan yang panas. Ia melihat bagaimana Nadia langsung bersedia berteduh di bawah payung itu. “Maaf, Alby. Aku akan bawa payung lagi.” Ethan bicara dengan sopan.
1036.5K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as payung teduh diam
Read
+Library
Love Between Blood and Tears

Love Between Blood and Tears

Ia tidak bermaksud untuk mengusir dua orang itu, tapi pengusiran halus akan menjadi solusi terbaik untuk mengatasi tubuh Thea yang kehujanan dan Antonio yang terlihat sangat lelah. Thea membentangkan payung berwarna biru yang diberikan Mark sebelumnya dan berjalan menerobos hujan bersama Antonio. Di tengah perjalanan, Antonio mengambil alih payung itu agar bisa diangkat lebih tinggi dan mereka tidak terlalu basah oleh tetesan air dari bagian ujung payung. Mark melambaikan melambaikan tangannya dan berteriak, "Selamat istirahat kalian berdua!"
3.9K viewsOngoingAdded to Library 109 Times as payung teduh diam
Read
+Library
Terpikat Janda Tajir

Terpikat Janda Tajir

Ggrreeengg Jaja menoleh saat pintu gerbang besar itu terbuka. "Jaja, ayo masuk dulu! Hujannya deras banget," suara Yasmin sayup terdengar karena tersapu derasnya air hujan. Yasmin memberikan payung besar pada Jaja. Lelaki muda itu membuka payungnya dan berjalan mengekori Yasmin. Tubuh Jaja sudah menggigil hebat kedinginan. Selesai menggembok kembali gerbangnya, Yasmin berjalan ke dalam rumah yang diikuti oleh Jaja.
9.4138.4K viewsCompletedAdded to Library 4.3K Times as payung teduh diam
Read
+Library
Jodoh Jebakan Dari Opa

Jodoh Jebakan Dari Opa

: Membuat Momen Payung Bersama. Ia menunggu di depan kampus Anaya, padahal cuaca cerah. entah keajaiban macam apa, lima menit sebelum Anaya keluar, hujan turun deras. “YES! Alam mendukungku!” serunya sambil membuka payung warna biru muda. Begitu Anaya keluar, ia langsung berlari menghampiri dengan wajah berbinar. “Ayo, Saset, kita pulang!” katanya sambil menunduk agar payungnya cukup melindungi mereka berdua.
101.5K viewsCompletedAdded to Library 42 Times as payung teduh diam
Read
+Library
Menikahi CEO, Penyesalanku

Menikahi CEO, Penyesalanku

“Ambillah. Pemilik tempat ini yang membuatnya. Dia pernah bilang pada aku, kalau aku melihat seseorang menunggu di depan pintunya saat hujan, aku harus memberikan ini.” Tangan Arif gemetar ketika menerima payung itu. Pegangannya terbuat dari kayu zaitun yang dipoles halus. Di sana, terukir dengan tulisan tangan aku, satu baris teks. [Badai selalu akan berlalu. Tetap bahagia di jalur kamu sendiri.] Dua kalimat yang sederhana itu menyambar Arif seperti petir, menghancurkan sisa-sisa khayalan terakhirnya.
7.4K viewsCompletedAdded to Library 208 Times as payung teduh diam
Read
+Library
Superhero, Inc. (Bahasa Indonesia)

Superhero, Inc. (Bahasa Indonesia)

Four mendorong musim panas ke depan untuk menjadi jalan Kazam. Aku bangkit dari jatuhku. Miss Cloudy melemparkan payungnya, aku menerimanya. “Pakailah untuk menyerang Kazam dari udara,” ucap Miss Cloudy. Aku buru-buru membuka payung, lalu terbang ke belakang. Satu tanganku memegang gagang payung, tanganku yang lain mengeluarkan tanaman rambat untuk mencambuk Kazam. Aku mencambukinya dengan gerakan cepat. Sampai Kazam tidak bisa melawan. Kazam pun minta ampun.
1012.4K viewsOngoingAdded to Library 298 Times as payung teduh diam
Read
+Library
Orang ketiga.

Orang ketiga.

Hujan belum juga reda, tapi dinginnya sudah menembus sampai ke dalam dada Anggi. Ia menunduk, menatap jemarinya yang bergetar di pangkuan, lalu pelan-pelan mengangkat wajah. “Jadi begitu mudahnya untukmu, ya?” suaranya hampir tak terdengar di antara gemuruh hujan. “Semudah membuang payung yang sudah rusak.” Diego tidak menjawab. Tatapannya kosong ke depan, wajahnya setengah tersembunyi di balik bayangan.
101.8K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as payung teduh diam
Read
+Library
HASRAT TERLARANG ADIK TIRI

HASRAT TERLARANG ADIK TIRI

Sambil membuka bungkusan itu, pikirannya kembali melayang pada Kael. Malam hari, hujan turun lagi. Tidak deras, tapi cukup membuat udara lembap dan dingin. Talia berdiri di depan gedung sambil menatap jalanan yang mulai basah. Ia membuka tas. Di dalam ada payung kecil yang ia bawa. Ia terdiam sejenak, lalu tersenyum tipis tanpa rasa senang. Talia melangkah keluar. Ia mengeluarkan payung dari dalam tas, membuka pengaitnya, dan memastikan mekanismenya masih berfungsi dengan baik. Beberapa detik kemudian, seseorang mendekat.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as payung teduh diam
Read
+Library
Antara Mantan dan Selingkuhan

Antara Mantan dan Selingkuhan

"Malam jangan berlalu, jangan datang dulu terang, telah lama ku tunggu, ku ingin berdua denganmu, biar pagi datang, setelah aku memanggil ...." - Mari Bercerita, Payung Teduh ___________________ Mone mengarahkan mobilnya menuju bilangan Grand Indonesia, Pandu yang tidak mengetahui tujuan Mone bingung saat Mone sudah memasuki area parkir Gedung Mall ini.
105.4K viewsOngoingAdded to Library 118 Times as payung teduh diam
Read
+Library
Selingkuhannya Pengasuh Anakku

Selingkuhannya Pengasuh Anakku

tanya Sekar menoleh pada Sanjaya yang tengah membuka sabuk pengamannya. "Iya turun, apalagi udah Magrib kita salat dulu. Nanti ku antar pulang!" Kata Sanjaya sambil membukakan pintu namun tidak lantas turun dan memandangnya air hujan yang begitu deras. "Tunggu di sini, jangan turun dulu ya? aku mau ngambil payung!"
107.7K viewsCompletedAdded to Library 263 Times as payung teduh diam
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status