Ipar Ipar Serakah
seru Mamakku pada Joko sembari menatap sinis ke arahku.
Sepanjang jalan aku hanya diam tak banyak bicara, berbeda dengan Joko yang terus berceloteh memamerkan beberapa barang keperluan sekolah yang baru dibelikan oleh mamak dan babak beberapa hari lalu. Seperti, seragam, sepatu, tas, , pinsil, penghapus, serta rautan. Aku hanya memilih menjadi pendengar saja sembari menahan perih di hati ini.
***
Hot Chapters