Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tangisan Bayi Di Depan Pintu Rumahku

Tangisan Bayi Di Depan Pintu Rumahku

"Dari mana saja kalian? Papa sudah setengah jam menunggu di sini, ada hal penting yang harus dikatakan pada kalian berdua." Aku mengeluarkan kunci dari dalam tas, lalu memasukan pada liang kunci di pintu rumah. Setelah itu aku membuka pintu dan mendorongnya masuk, menatap ayah mertuaku dengan pandangan sopan. "Ayo masuk dulu Papa, tidak enak kalau hal penting itu dibicarakan di luar rumah." "Iya, Pa mari kita bicarakan di dalam." Mas Gibran juga ikut mengajak ayah mertuaku masuk. "Tumben banget Papa datang langsung ke rumah, tanpa mamah pula."
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai pegangan pintu rumah
Baca
+Pustaka
TETANGGA SEBELAH RUMAH

TETANGGA SEBELAH RUMAH

Tetangga Sebelah Rumah Part 2 Tak lama terdengar suara pintu diketuk, Tok! Tok! Tok! Aku pun langsung bergegas menuju ke ruang tamu untuk segera membukakan pintu. Dan ternyata yang datang adalah Mbak Ella, dia membawa sepiring pisang goreng di tangannya.
3.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai pegangan pintu rumah
Baca
+Pustaka
Mistery of Life : Daffa Albana

Mistery of Life : Daffa Albana

bentak pria itu. “Iy ... ya, Tuan.” Rangga mengecek kembali beberapa tombol. Tapi kali ini bukan berada di dinding, namun berada di sisi pinggir daun pintu yang telah merapat dan berada di posisi tengah saat ini. Jika dilihat sekilas, tombol itu seperti lubang kunci yang disediakan untuk mengunci atau membuka pintu tersebut. “Sudah?! Ayo kita pergi, aku sudah muak berada di bangunan tua ini.” Pria tua itu mendengus sambil mengetatkan pegangan tangan kirinya kepada anak kecil itu.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai pegangan pintu rumah
Baca
+Pustaka
Booking Terakhir

Booking Terakhir

Raka menggeleng mantap, "Dari awal kita selalu disuruh ikut aturan orang lain, sedangkan kalau aturannya curang, kenapa kita harus terus bermain?" Lalu seluruh rumah mulai berubah, seperti membuka diri. Dinding bergeser dan lantai terbelah. Rak rak buku bergerak membentuk lorong baru yang diujungnya terlihat sebuah pintu besi tua. Di atas pintu itu tertulis dengan jelas: RUANG PENYIMPANAN NAMA Pria berkacamata langsung memucat. "Tidak, itu nggak boleh terbuka!"
10572 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai pegangan pintu rumah
Baca
+Pustaka
Lupa Cara Pulang

Lupa Cara Pulang

“Pikirkan kembali. Tanyakan pada hatimu. Kau hanya punya satu kesempatan.” Ketukan di pintu makin keras. Duk! Duk! Duk! Kini terdengar seperti tangan yang menghantam penuh amarah. Pegangan pintu mulai bergerak. Rey mundur, sementara para penghuni rumah berdiri membentuk lingkaran di sekelilingnya. “Cepat!” teriak mereka. “Ingat siapa dirimu!”
952 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai pegangan pintu rumah
Baca
+Pustaka
Awas! Jangan Diganggu! Master Supranatural Membongkar Aibmu

Awas! Jangan Diganggu! Master Supranatural Membongkar Aibmu

Sekembalinya ke kontrakan sederhananya, ia mulai mengukur dan menata ulang tata letak rumah Bu Yanti. "Bu Yanti," panggil Riana lembut. Ia berdiri di depan pintu depan rumah. "Dalam ilmu energi tata ruang klasik, pintu utama itu diibaratkan sebagai 'Mulut' tempat masuknya energi alam semesta atau rezeki utama rumah ini. Ibu memang pasang pintu teralis kawat nyamuk tambahan di luar pintu utama demi keamanan, tapi Ibu nggak sadar kalau model pintu teralis yang jaring-jaringnya rapat dan kotor berdebu begini, bikin 'Mulut' rezekinya mampet. Alirannya jadi seret masuk ke dalam rumah. Akibatnya, rezeki atau peluang usaha yang masuk ke keluarga Ibu juga otomatis bakal selalu kepotong setengah dan
438 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai pegangan pintu rumah
Baca
+Pustaka
Atasanku, Suami Keduaku

Atasanku, Suami Keduaku

Gerimis dari sore belum juga berhenti sampai Panca tiba di rumah malam hari. “Kebiasaan selalu lupa nyalain lampu luar,” sungut Panca saat mendorong pagar dan berjalan menuju pintu samping yang berbatasan langsung dengan carport. “Mayang ….” Panca mengetuk pintu. Dari dalam rumah Panca mendengar langkah kaki mendekat kemudian anak kunci yang diputar dan wajah Mayang yang muncul di balik pintu.
9.9358.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.0K kali sebagai pegangan pintu rumah
Tampilkan Ulasan (189)
Baca
+Pustaka
juskelapa
Hai, pembaca. Kita sudah sampai di bab 280. Sekarang kita memasuki penghujung cerita Arsya-Indah. Terus dinantikan ya. Doakan setelah cerita ini selesai juskelapa menulis cerita baru sesuai rencana. Terima kasih untuk dukungan dan doanya selama ini.
Uswatunhasanah
isinya sangat mengharukan,rangkaian kata perkalimatnya mudah dimengerti .mudh dicermati,bahasanya ringan ,alurcerita membuat ketagihan dengan klanjutannya.dan yg oasti tidak mudah ditebak isi dan endingnya..
Baca Semua Ulasan
ARWAH CINTA PENASARAN

ARWAH CINTA PENASARAN

anya pintu rumah di kunci pada sore hari begini.Pak Bahri menghubungi telephon rumah. Tiga kali dering akhirnya panggilannya pun terangkat “Assalamualaikum”“Waalaikum salam”“Baik odah, kenapa pintu runah dikunci ?” Tanya Pak Bahri pada Bik Odah.“Apa ? dikunci ?” Bik Odah heran, sebab sepanjang sejarah ia menjadi asisten rumah tangga dirumah ini ia tidak pernah mengunci rumah disore hari begini.“Hallo, bik Odah tolong buka pintunya.”“I..iya tuan, pintunya tidak dikunci tuan, sebentar tuan saya buka ya tuan.”Mendengar penjelasan bik Odah bahwa pintu tidak dikunci secepat kilat Pak Bahri pun membiarkan lengannya menyentuh gagang pintu mencoba membuka pintu kembali.“Astaghfirullah”Pak Bahri mund
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai pegangan pintu rumah
Baca
+Pustaka
Benalu di Rumahku Ketika Suamiku Terkena PHK

Benalu di Rumahku Ketika Suamiku Terkena PHK

Kalau naik angkutan umum, satu jam perjalanan, belum tentu Alisya dan putrinya tiba. Pagar rumah itu teramat tinggi, jalinan besi kokoh itu menghalangi pandanagn untuk melihat keberadaana sebuah gedung mewah di dalam. Pintu pagar terbuk, seorang security terlihat duduk dengan sebuah alat di hadapannya. Di dalam pos jaga. Begitu mobil masuk, pintu pagar tertutup lagi secara otomatis. “Ini yumah tiapa, Mamma? Mammma nggak telja?”
9.71.0M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30.4K kali sebagai pegangan pintu rumah
Tampilkan Ulasan (74)
Baca
+Pustaka
Ayusqie
Di luar hujan, numpang neduh ya kak author. Siapa tau kaka2 di sini mau neduh juga di karyaku, judulnya SUSAHNYA JADI MAS JOKO, author Ayusqie.        Pecah nih, kak. Romancenya bikin ngilu, kocaknya menggelitik, n sedihnya bikin mewek. Silahkan mampir ya kak. Terima kasih kk author dan kk2 semua.
JP
Ijin promote thor. REVENGE menceritakan derita wanita yang tidak tahu apa-apa disiksa sampai hampir mati hanya dengan satu tuduhan, Pelakor. Bangkit dari kematian berbekal sedikit ilmu bela diri, Claudia melacak semua orang yang membuatnya menderita. Mampir kak buat reviewnya. Thanks.
Baca Semua Ulasan
Atasan Duda Itu Mantan Pacarku

Atasan Duda Itu Mantan Pacarku

Taman yang cukup besar dengan sungai yang membelah menjadi penyambut ketika akan memasuki kawasan perumahan. Mobil berhenti di sebuah rumah dengan dominasi cat berwarna putih tanpa pagar. Rumah itu berukuran cukup besar dengan halaman yang lumayan luas terbentang berupa sebuah taman. Konsep perumahan disini memang tanpa pagar dan memberlakukan One Gate System dimana jalan masuk dan keluar hanya satu dengan penjagaan. Keamanan perumahan juga didukung dengan dibangunya tembok yang mengelilingi kawasan perumahan. “Turun, malah bengong,” ucap Mas Danta dan lagi-lagi menarik hidung kemudian mengoyangnya.
9.561.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai pegangan pintu rumah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status