Dimanja Tiga Majikan Cantik
Kalau ini terjadi kemarin, aku pasti sudah panik setengah mati.
Aku pasti akan menepis tangannya, memarahinya, atau bahkan menepikan mobil karena takut dia melakukan hal terlarang. Tapi kali ini, aku tidak menghindar. Aku tidak menepis. Aku tetap memegang setir dengan tangan kanan, menjaga laju mobil agar tetap stabil di jalur kiri.
Sementara itu, tangan kiriku bergerak menangkap pergelangan tangannya yang sedang bergerilya di perutku.