Perawan Rasa Janda
Dia tak pernah berpura-pura bersikap manis di hadapanku cenderung blak-blakan dan apa adanya.
“Pak, yang bener aja, jangan sembarangan narik tangan orang. Pakai kenceng lagi tarikannya, untuk tangan ini buatan Tuhan bukan buatan pabrik yang berlisensi SNI, pasti udah putus tanganku ini.”
Mala terus saja menggerutu saat aku tetap menarik tangannya dan aku bawa ke ruang depan hingga sampai teras.
Saat kami menunggu sopir menyiapkan mobil yang akan kami tumpangi dengan berdiri di teras untuk beberapa saat, Nita sudah berhasil menjangkau kami.