Pelan-Pelan, Mas Kaisar!
Pria itu meminta Liona untuk tidak menyentuh miliknya dengan kasar, apalagi memutar-mutar, menggerakkannya ke depan dan ke belakang seperti tuas persneling.
Liona yang mengerti maksud Kaisar, menganggukkan kepalanya dan kembali melanjutkan permainannya.
"I-i-iya, di situ, enak. Ah, kayak gitu, dimainin ke atas dan ke bawah, bukan di dorong dan di tarik kayak tadi, ah...." Kaisar mengerang, gerakan Liona yang memainkan miliknya ke atas dan ke bawah, membuatnya merasa gila.
Hot Chapters