Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Elang (Pembalasan Sang Putra Terbuang)

Elang (Pembalasan Sang Putra Terbuang)

Matanya berkilat buas. "Apa rencana Anda?" tanya Kailan. Elang berbalik, menatap layar monitor yang menampilkan kelap-kelip lampu neon 'Paradise Club'. "Tidak ada rencana," jawab Elang dingin. "Aku ingin mereka melihat hantu masa lalu mereka datang. Aku ingin melihat wajah mereka saat mereka sadar... bahwa mereka seharusnya membunuhku saat punya kesempatan!"
101.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 39 Beses bilang buah pelir
Read
+Library
Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

"Untuk membantu... penglihatan." Pria tua itu tersenyum tanpa gigi. "Ah, Debu Ilusi. Barang langka akhir-akhir ini." Dia menatap Elara dari atas ke bawah. "Harganya mahal." "Kami mampu membayarnya," kata Elara, menunjukkan sedikit emas dari kantongnya.
1023.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 491 Beses bilang buah pelir
Read
+Library
Dendam Penguasa Di Tubuh Selir Lemah

Dendam Penguasa Di Tubuh Selir Lemah

gumamnya. Tepat sebelum tusuk konde Selir Qi akan menusuk punggung Pelayan, sebuah tusuk Konde dengan bunga kecil berwarna putih, melayang keluar dari tandu, dan menancap di bahu kiri Selir Qi. Stabbb!... "Kyaaaa!" Pekik Selir Qi.
4.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 168 Beses bilang buah pelir
Read
+Library
Cermin Malapetaka

Cermin Malapetaka

Mengingat usia, Raja Kerajaan Niswa sudah perlu turun jawabatan. Di Kerajaan Flambuana, Pangeran Revan tengah mengasah kemampuan memanahnya. Ya di sebuah ruangan khusus untuk berlatih dengan peralatan yang komplit. Tiba tiba saja fokusnya goyah. Ada sesuatu menyelip di pikirannya. Ia teringat dengan kecantikan paras cantik Putri Aleta. Itulah hal yang membuatnya gusar, bidikannya melenceng beberapa kali dari target. Ingatan itu terus menggerogoti pikirannya, hingga ia dibuat kewalahan. Ia memilih untuk menghentikan latihannya.
103.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 120 Beses bilang buah pelir
Read
+Library
MELAWAN PELAKOR

MELAWAN PELAKOR

"Ah cantik itu relatif mas. Sama seperti perumpamaan pernikahan. Jika wanita jatuh pada lelaki yang tepat, ia akan jadi ratu," "Kalau jatuh pada lelaki yang salah?" "Jadi selir mungkin. Tapi ya aneh zaman sekarang mana ada selir, yang banyak jadi pelakor." jawabku asal. "Kamu jangan sering lihat sinetron-sinetron atau cerita yang membahas pelakor Nis. Jadi baper sendiri kan." "Tapi pelakor itu nyata adanya mas." "Terserah kamu lah. Ayo berangkat."
9.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 276 Beses bilang buah pelir
Read
+Library
Sang Pejuang Pilihan Cahaya

Sang Pejuang Pilihan Cahaya

puji Elora dengan tersenyum. Jiro membuat gerakan seperti seorang pejuang pemberani, membuat Elora tertawa saat melihatnya. Ibu dan anak itu bersenda gurau dan tertawa di malam yang tenang itu. Di salah satu sisi luar pada alam itu yang tertutup oleh segel tersembunyi. Seorang pria paruh baya berpakaian serba merah, mendekat ke arah segel pelindung yang terlihat transparan itu.
1.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 49 Beses bilang buah pelir
Read
+Library
Ternyata Suamiku Bukan Pria Biasa

Ternyata Suamiku Bukan Pria Biasa

Pelipisnya telah basah oleh peluh. Iris kelabu itu terus berlarian, terus bergetar dan terus berpendar pada titik titik bias. “Ssshh… Rion… lihat aku.” Elara menahan kedua tangannya di pipi pria itu. “Tatap saja aku. Aku tahu kau tidak akan menyakitiku.” “Aku--” “Kau tidak akan!” tegas Elara. Tangannya menguat di pipi Arion. “Lihat aku. Lihat saja aku.”
1098.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.4K Beses bilang buah pelir
Ipakita ang mga Review (59)
Read
+Library
Pati Toba
Bagi yg baru berkunjung ke beranda cerita ini dan berniat utk mulai membaca bab 1 nya, kalian berada di jalur yg tepat. Pokoke dijamin gak bakal nyesal deh. Romantisnya dapet, actionnya dapet (serasa nonton film beneran), komedinya jg ada. Pokoknya author sgt pintar mengolah jln ceritanya.
reefisme
Dear ReeFellows!! Author sudah luncurkan buku baru ya... Silakan klik profil Author, atau lakukan pencarian dengan judul "DIBALIK KEMUDI SANG PEMEGANG KENDALI". Hope you will enjoy it as much. Happy reading!! 17.02.25
Basahin ang Lahat ng Review
MERTUA PELIT, MENANTU CERDIK

MERTUA PELIT, MENANTU CERDIK

kata Pur. "Waalaikumsalam, kok udah pulang? Katanya tadi mau mancing?" "Celanaku tersangkut carang bambu, sobek nih! Kamu jahit dululah!" kata Purnomo sambil memperlihatkan pantatnya. "Ya ampun, kan aku sudah bilang, beli celana baru, celana kamu ini sudah tambalan ada kali sepuluh tambalan, sudah saatnya pensiun!" kata Lina.
103.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 135 Beses bilang buah pelir
Read
+Library
Selir Pangeran Murong

Selir Pangeran Murong

Selir Hui menelisik detail setiap inchi tubuh Xin Qian yang terbalut jubah hitam bermotif Qilin milik putranya. Dipandangi seperti itu, Xin Qian merasa tidak nyaman. Sayangnya, meski merasa tidak puas, dia tidak bisa berbuat apa-apa. "Nona Xin Qian, maafkan aku yang sudah tua ini. Mataku sudah mulai rabun. Anda memakai pakaian pria, Selir ini sampai tidak bisa melihat," ucap Selir Hui ramah.
9.888.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.8K Beses bilang buah pelir
Read
+Library
PELAKOR BERKELAS

PELAKOR BERKELAS

Sebenarnya, video semacam apa yang dilihat oleh Raka? Dalam rekaman video tersebut, terlihat bagian dada seorang perempuan. Dada tersebut tampak begitu montok serta mulus, dengan kulit yang berwarna putih bersih. Mulanya, rekaman video fokus ke seuntai kalung dengan liontin safir Ceylon, yang kini melingkari sebuah leher jenjang. Di dalam video, terlihat ujung jari yang lentik bergerak menyusuri untaian kalung. Sejalan dengan gerakan jari tersebut, maka rekaman video pun semakin turun, turun, dan terus turun.
1042.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.4K Beses bilang buah pelir
Ipakita ang mga Review (27)
Read
+Library
Rae_1243
Kakak-kakak, Bagi yang sebelumnya sudah memasukkan cerita ini ke Pustaka, bisa dihapus dulu baru ditambahkan lagi, ya. Sebab saya melakukan revisi cerita beberapa hari lalu dan baru akan update setelah buku dihapus dulu dari Pustaka. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Salam sayang, Rae
NURUL LAILI MUFIDA
kharisma ibu yg baik, dalang dri semuanya kan raka lidia bisa jahat juga krena raka, jdi semoga anak kharisma bs kembali ke jalan yg benar lagi untuk lidia perlu sedikit terapi khusus sebelum diberi pasangan yg tepat
Basahin ang Lahat ng Review
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status