Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
WAJAH ASLI ISTRI BARUKU

WAJAH ASLI ISTRI BARUKU

Mungkin ia akan mengambil Difa untuk diserahkan pada kami. Benar saja, tak selang lima menit, wanita itu telah datang bersama anak lelaki yang kondisinya menyedihkan. Badannya kurus kering, rambut gimbal dan wajah kusam. Saat melihat ibunya, Difa menghambur dengan memanggil mama. Lalu, ibu dan anak itu menangis sambil berpelukan.
9.7177.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.1K kali sebagai pendosa kecil ibu dan anak
Baca
+Pustaka
Enggan Punya Anak

Enggan Punya Anak

Hebat sekali. Satu hal yang kusadari dari semua ibu yang memiliki anak bayi maupun balita. Mereka selalu berjalan dengan sangat cepat seperti dikejar waktu meskipun hanya melakukan hal kecil yang tidak begitu penting. “Sendirian ke sini, Far? Suamimu masih kerja di perusahaan A?” “Iya, Mbak. Masih. Alhamdulillah, gajinya udah tetap. Sering dapat bonus juga.”
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai pendosa kecil ibu dan anak
Baca
+Pustaka
Ibu Susu Kesayangan Duda Tampan

Ibu Susu Kesayangan Duda Tampan

ucap Abraham. "Siap, Pak, nanti saya langsung menuju ke sana." Abraham mengangguk, dan mereka pun berpisah, Ayleen ke kamar mandi, sementara Abraham ke taman yang disediakan cafe tersebut. Duda berusia 40 dengan tampang tiga puluhan itu berjalan santai dengan stroller berisi bayi di tangannya. Aksinya itu menyita perhatian para wanita, tak sedikit dari mereka yang merasa kagum, bahkan sampai menunjukkan penampakan itu pada pasangan mereka, seolah tengah menjadikan Abraham sebagai panutan, bahwa seperti itu lah suami dan ayah yang baik.
9.7103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai pendosa kecil ibu dan anak
Baca
+Pustaka
Asmodeus, Si Pembunuh Berantai

Asmodeus, Si Pembunuh Berantai

Memakan kentang goreng, melihat ke arah jalan yang mulai sepi dari hiruk-pikuk kehidupan manusia. Seorang wanita, turun dari bus bersama kedua anaknya. Berusia sekitar 7 tahun dan 12 tahun. Terdengar selintas, Sang anak yang paling kecil meminta untuk di gendong kepada Ibunya. "Ibu lelah Nak, jalan kaki saja yah" Sebagai seorang kakak, anak yang berusia remaja berjongkok di hadapan nya "Yuk sama kakak gendong"
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai pendosa kecil ibu dan anak
Baca
+Pustaka
Obsesi Terlarang

Obsesi Terlarang

Sementara Kejora berjalan anggun, menampilkan sebuah kata serasi bagi mereka oleh mata yang memandangnya. Mereka duduk mengantre dan Kejora melihat sekelilingnya. Ada ibu muda yang menggandeng putranya yang berusia lima tahun, barangkali ibu muda itu akan memberikan adik untuk putra kecilnya. Lalu di sebelahnya ada wanita yang hamil tua dan suaminya tengah merangkul pundak istrinya penuh cinta. Lalu dirinya? Tak jauh berbeda jika dilihat kasat mata. Keduanya seperti menjadi pasangan serasi yang tak memiliki cela jika tak diceritakan.
1053.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai pendosa kecil ibu dan anak
Baca
+Pustaka
KKN Di Desa Metanoia

KKN Di Desa Metanoia

desah Ditta menghentikan langkah di samping tempat sampah dekat eskalator, berjongkok ia sambil meremas tangan Dika yang hendak memijat tengkuknya. "Ibu bu bu buuu," panggil anak kecil berusia kurang dari dua tahun itu, bocah yang masih dalam pegangan dan pengawasan ayahnya menghampiri sang ibunda yang berjongkok, "dalapapap?" tanya anak yang tergolong cepat untuk berjalan dan tumbuh gigi, namun lambat untuk berbicara.
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai pendosa kecil ibu dan anak
Baca
+Pustaka
Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank

Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank

Di dekapannya, wanita itu menggendong seorang bayi yang terus menangis rewel. ​Namun, yang membuat dada Kael terasa seperti dihantam palu godam adalah pemandangan di belakang wanita itu. Di ruang tamu yang beralaskan tikar tipis berlubang, belasan anak kecil berusia lima hingga sepuluh tahun sedang duduk meringkuk. Tubuh mereka sangat kurus, pakaian mereka penuh tambalan, dan mata mereka menatap Kael dengan tatapan kosong bercampur takut. Beberapa dari mereka memegangi perut yang kempes.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai pendosa kecil ibu dan anak
Baca
+Pustaka
Pesona Ibu Kos Kesayanganku

Pesona Ibu Kos Kesayanganku

balas Mbak Maya seakan benda Andi bisa dikecilkan padahal memang segitu sudah ukurannya. "Astaga mbak mana bisa dikecilin, ukurannya memang sudah begini, mbak gak tahu sih kalo wanita itu paling doyan loh yang besar-besar, mbak belum coba sih," balas Andi terus semakin berani menelusuri tubuh molek Mbak Maya.
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai pendosa kecil ibu dan anak
Baca
+Pustaka
Anak yang Kubenci

Anak yang Kubenci

Bikin kesel! Pandanganku melayang pada Ibu dan Kayla di sebelah sana. Ibu duduk di amben kayu beralaskan kasur tikar tipis berwarna biru. Kayla kecil berdiri di depannya sambil membawa boneka kain berwarna pink. "Embah, ini tangannya mau lepas," katanya dengan menunjukkan tangan boneka kain miliknya yang rusak. Tangan boneka itu nyaris putus mungkin karena sudah aus.
108.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 319 kali sebagai pendosa kecil ibu dan anak
Baca
+Pustaka
CEO Galak Itu Mantan Pacarku

CEO Galak Itu Mantan Pacarku

Awan mengulurkan tangannya kepada Raya yang masih terduduk bersandar di kursinya. "Bentar lagi napa." Ucap Raya sambil terus mengelusi perutnya. "Di gendong atuh pak, kasian ibunya mungkin kelelahan. Takut bayinya kenapa-napa kalau dipaksa jalan." Ucap seorang ibu muda yang sedang menggendong anak perempuan berusia dua tahun.
5.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai pendosa kecil ibu dan anak
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status