Filtrar por
Status de atualização
TodosEm andamentoConcluído
Ordenar por
TodosPopularRecomendaçãoAvaliaçõesAtualizado
Ada Apa dengan Bia?

Ada Apa dengan Bia?

ajak Ryan kepada Deni. "Siap, Bang Jago. Traktiran mah nggak bakal nolak gue. Sering-sering aja lo dapet nilai bagus biar gue makan gratis terus." Deni dan Ryan pun beranjak meninggalkanku yang kembali berkutat dengan rumus-rumus matematika yang entahlah aku sendiri juga tak tahu rumus apa ini. Berkali-kali kubuka buku paket yang kumiliki, tetapi tetap saja otak kecilku tak mampu memahaminya. Terbesit dalam pikiran untuk pergi saja ke kantin untuk ikut makan bersama Deni dan Ryan. Namun, jika kulakukan, tugas ini tak akan selesai-selesai, padahal Pak Anjar--guru Matematika--menghendakiku untuk mengumpulkannya hari ini saja.
106.6K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 152 Vezes como penemu matematika
Ler
+Biblioteca
Memories in High School

Memories in High School

Seperti halnya Gema Valeron, lelaki bertubuh gemuk itu belum mengisi soal ulangan dari nomor satu sampai lima. Berkali-kali Gema menggaruk kepalanya yang tak gatal karena pusing mengingat rumus-rumus matematika. Tapi hasilnya nihil, tidak ada satupun rumus matematika yang diingatnya karena dirinya jarang sekali belajar. Gema belajar ketika hanya hendak ulangan saja, jika tidak ulangan? Gema membantu Ibunya yang berjualan.
4.3K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 141 Vezes como penemu matematika
Ler
+Biblioteca
NONA JANDA TERJERAT BERONDONG

NONA JANDA TERJERAT BERONDONG

Boram melihat tampang-tampang lucu dan bosan mereka saat tidak menemukan jawaban yang sesuai. "Matematika itu ilmu pasti. Kalian hanya tinggal mempelajari rumus yang tersedia dan belajar memahaminya dengan mengganti angka-angkanya saja. Lebih mudah dibandingkan memecahkan kode perempuan yang kadang tidak jelas. Meskipun yang dibutuhkan hanya kepekaan." "Ibu mah gampang bilang begitu. Kami kan memang di lahirkan untuk tidak selalu peka apalagi dengan kode-kode para perempuan. Sama aja kayak matematika bikin pusing."
9.88.0K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 182 Vezes como penemu matematika
Ler
+Biblioteca
Stuck With Mr. Devil

Stuck With Mr. Devil

"Matematika itu mudah kok kalau kamu sudah paham memecahkan rumusnya. Sama seperti bermusik, saat kita sudah mengerti memainkannya, semuanya jadi terasa mudah 'kan? Tapi, bermusik dan matematika itu perlu belajar yang tekun supaya bisa mahir." Nevano mengembuskan napas. Bibirnya kembali cemberut. "Ayolah, kamu pasti bisa. 'Kan ada Bunda di sini yang akan bantu kamu, atau kita cari guru tutor yang bagus. Biar kamu nggak kesulitan lagi sama matematika." Agnia mengusap lagi puncak kepala Nevano. "Dan papa itu pinter matematika loh. Kamu bisa minta ajarin papa nanti gimana caranya menguasai matematika."
1017.9K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 609 Vezes como penemu matematika
Ler
+Biblioteca
The Magic Of Friddenlux

The Magic Of Friddenlux

The Magic Of Friddenlux Episode 32 Hari yang cerah di sekolah Remeny. Tampak seorang guru sedang mengajarkan bagaimana menyelesaikan soal matematika. Tidak ada yang aneh hari itu di dalam kelas. Semuanya tampak normal, guru mengajar dan murid mencatat. Hingga pelajaran selesai, tidak ada hal mencurigakan muncul di sekolah. "Audrey, tolong bawakan buku ini ke ruang guru ya," pinta guru itu.
9.926.6K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 744 Vezes como penemu matematika
Ler
+Biblioteca
Obsesi Liar CEO

Obsesi Liar CEO

"Baiklah, besok ada pelajaran Matematika Dasar." Grace pun beringsut untuk mengambil buku cetaknya dan buku corat-coretnya yang dia khususkan serta ponselnya sebagai kalkulator. Grace membuka halaman yang pernah dosen bidang studinya membahas. Kali ini dia akan mengerjakan soal essay saja yang sebanyak 5 butir. Dia pun merobekkan kertas satu lembarnya sebagai isian lalu dia membaca soal tersebut, membalikkan lembaran demi lembaran buku itu untuk mencari jawabannya. Setelah dia mendapatinya, Grace menulisnya dengan menggunakan pensil di buku selembar itu lalu kembali membacanya, begitu seterusnya.
1046.8K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 1.2K Vezes como penemu matematika
Ler
+Biblioteca
Sangkar Kupu-kupu

Sangkar Kupu-kupu

Ujar mas rama. “mmm iya bentar dulu, gw kan lagi belajar matematika mas.” “ ih bentar dulu kenapa sih, nanti gw salah.” “ gini deh mas, mendingan nih gw kasih rumusnya gw ke lo, terus lo coba sendiri dulu, nanti gw periksa. Gimana?” ucapku sambil mengerjakan soal soal latihan matematika. “ oh gitu…yowes, mana sini rumus akuntansi yang lo bilang.” Ucap mas Rama
103.3K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 120 Vezes como penemu matematika
Ler
+Biblioteca
Mati Satu Tumbuh Seribu

Mati Satu Tumbuh Seribu

Aku berkata dengan tegas, tatapan mataku juga makin tajam. "Ke mana?" Wita bertanya dengan ekspresi bingung. "Ke tempat Rani untuk mengantarkan hadiah istimewa," jawabku sambil tersenyum penuh arti. Sepuluh menit kemudian, aku membuka blokir kontak Galang dan mengirimkan sebuah alamat padanya. Warganet suka menonton drama, bukan? Kalau begitu, mari kita beri mereka tontonan yang lebih seru!
8.2K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 204 Vezes como penemu matematika
Ler
+Biblioteca
The Billionaire's Little Victim

The Billionaire's Little Victim

Setiap murid diberikan satu unit meja kerja yang dilengkapi dengan papan tulis kaca dan peralatan kalkulasi manual. ​Materi pelajaran yang diberikan oleh para instruktur di sana sangat spesifik. Pada jam pertama, mereka mempelajari matematika murni tingkat lanjut, terutama mengenai teori peluang dan kalkulus matriks.
10706 visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 21 Vezes como penemu matematika
Ler
+Biblioteca
Mission of Coordinate

Mission of Coordinate

Sisa satu jam benar-benar dimanfaatkan Keenan untuk menyelesaikan dan mengoreksi ulang sebelum dikumpulkan. Di ruang sebelah, Arga masih bergulat dengan soal nomor ke-30 pelajaran matematika. Tipe soalnya sama seperti yang ia pelajari semalam. Semalam ia sudah menanyakan caranya kepada Keenan dan ia sangat paham, tetapi entah mengapa pikirannya saat ini blank dan ia mengutuk dirinya sendiri. Ia terus mengetuk kepalanya dengan pulpen supaya otaknya bisa berjalan optimal. Peluh juga sudah mulai membasahi sekitar wajah Arga. Karena menyadari sudah banyak memakan waktu untuk satu soal, akhirnya ia melewati nomor itu dan berusaha mengejar waktu.
107.5K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 208 Vezes como penemu matematika
Ler
+Biblioteca
ANTERIOR
1
...
456789
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status