SUAMI DAN MERTUA DARI SYURGA
Udara sore terasa sejuk, angin dari jendela kamar membawa aroma sejuk dari awan mendung pertanda akan turun hujan.
Saat ia hendak keluar dari kamar, langkahnya terhenti. Dari balik jendela, ia melihat ibunya berdiri di atas kursi tinggi, tangan terjulur ke arah jemuran yang menggantung di tali jemuran bambu.
Dada Ahmad berdesir.
"Ma!" serunya sambil berjalan cepat ke luar kamar.
Ibunya, Sari, menoleh sekilas, tapi tetap sibuk menarik jemuran yang tersangkut. "Apa, Nak?"
Bab Populer