Diary Sang Kupu Kupu Malam
Aku begitu tak paham beberapa butir perjanjian yang memang banyak menggunakan istilah yang baru aku ketahui di sana.
Ladies club, singer, bartender, cashier, seksi dancer, banyak sekali kata-kata asing yang aku tak pahami. Maklum, selain aku yang memang tak mengerti istilah asing dan sama sekali tak mengerti bahasa asing yang berada di perjanjian itu membuat aku jadi sedikit pusing memikirkannya. Sudahlah, bagiku sudah paham dengan inti perjanjian yang aku baca sekilas saja itu sudah cukup. Tanpa ragu, coretan tinta aku ukir di sana, di atas perjanjian bermaterai itu.
“Ini sudah selesai..”