Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Luka yang Kau Berikan (Suami Durjana)

Luka yang Kau Berikan (Suami Durjana)

kata Bu Rina sambil menyerahkan speaker kecil dengan lantunan murottal. Aku kembali merebahkan badanku. Suara Murottal dari speaker diatas meja sedikit menimbulkan perasaan tak nyaman. Hendak kumatikan saja tapi teringat pesan Bu Rina supaya jangan dimatikan. Semakin lama, aku jadi gemetaran. Aku tersiksa. Berkali-kali kucoba untuk mematikan murottal tersebut, berkali-kali juga kulawan keinginanku itu. Aku berperang melawan diriku sendiri. Entah kenapa aku seperti ini. Setelah kurang lebih dari tiga jam bertarung dengan diri sendiri, perlahan lahan kuucapkan doa tidur. Sembari aku beristiqfar, tak lama kemudian aku tertidur. Dalam tidurku, aku bertemu dengan Bapak, Ibu dan saudara-saudara ku
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai pengantar tidurku
Baca
+Pustaka
Diantar Ke Rumahku

Diantar Ke Rumahku

Tapi dia mengantuk sekali, sehingga dia akhirnya hanya mengirimkan sebuah pesan saja. ‘Bang, aku telepon besok saja ya. Tadi acaranya panjang sekali. Sekarang aku merasa capek dan ngantuk banget.’ Dia bahkan sudah tertidur, ketika Idris akhirnya membalas pesannya. .**********. Jam 6 pagi, Sondang ke luar dari kamarnya, dan melihat parumaen –menantu- Nantulangnya yang tinggal serumah dengan mereka, sudah bangun untuk memasak di dapur.
107.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 203 kali sebagai pengantar tidurku
Baca
+Pustaka
Aku Menikahi Sahabatku Yang Seorang Gay

Aku Menikahi Sahabatku Yang Seorang Gay

Pukul satu dini hari, kantuk sepertinya masih enggan menghampiri. Aku menyesap secangkir susu coklat hangat dan berharap susu coklat itu mampu membuatku tertidur lelap. Namun hingga lima menit berlalu sejak isi dalam cangkirku tandas, rasa kantuk masih belum mau berteman denganku. Miris. Padahal lantunan instrumen pengantar tidur milik Depapepe yang berjudul Wedding Bell sudah ikut menemani sejak dua jam yang lalu.
1020.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 742 kali sebagai pengantar tidurku
Baca
+Pustaka
Gara-gara Istri Muda Anakku Meregang Nyawa

Gara-gara Istri Muda Anakku Meregang Nyawa

Memintanya berdoa sebelum tidur dan tidak begadang. Ketika kembali ke peraduanku yang dingin, barulah situasi yang menyakitkan ini makin terasa. "Oh, Ibu... andai saja aku menuruti perkataanmu," isakku tertahan. Ada beberapa saat lamanya aku menyesali hidup sembari mengenang masa lalu yang indah. Akhirnya kantuk pun datang setelah kutelan dua butir pil tidur. Hari-hari pun terlewati begitu saja hingga tak terasa jadwal keberangkatan Haris pun tiba.
9.811.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 260 kali sebagai pengantar tidurku
Baca
+Pustaka
Istri Status Pembantu

Istri Status Pembantu

“Diam kalau begitu! Saya ngantuk sekali, Zareen. Baru tidur setengah jam, kamu malah cerewet!” Eh, dia ngedumel? Pak Zaidan, ngedumel?! Tangan beruratnya kembali merengkuh pinggangku dengan wajah mendusel di pundak. Astagaaa, benar-benar posisi yang tidak aman bagi jantung ini ya Allah. “Tidur, Ai. Sebentar lagi subuh, saya mengantuk,” bisiknya pelan sebelum berakhir mendengkur halus.
109.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 199 kali sebagai pengantar tidurku
Baca
+Pustaka
Skandal Asmara Putri yang Terlarang

Skandal Asmara Putri yang Terlarang

Pikiran itu membawa rasa nyaman yang aneh, menyelimutiku seperti jubah yang sangat akrab. Aku berbaring dengan mata terpejam, menunggu tidur atau kembalinya Dimitri—mana pun yang lebih dulu—sementara lilin-lilin kecil itu padam, lilin menggenang di tempatnya. Suara para penjaga yang saling memanggil di kejauhan, denting baju zirah sesekali di koridor, kicauan katak di luar jendelaku—semua itu adalah lagu pengantar tidur yang akhirnya meninabobokanku hingga tak sadarkan diri.
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai pengantar tidurku
Baca
+Pustaka
Marriage Proposal : Kenapa Aku Harus Menikahimu?

Marriage Proposal : Kenapa Aku Harus Menikahimu?

“Kamu mengizinkan aku tidur bersamamu di atas kasur itu?” Sekar bergidik ngeri. Dia mundur selangkah. Aku tertawa kecil. “Tenang saja, tidurlah yang nyenyak. Aku tidur di sini.” Aku duduk dengan santai di sofa. Sekar masuk ke kamar mandi. Ritualnya sebelum tidur dan langsung naik ke atas tempat tidurnya. Membungkus tubuhnya dengan selimut. Sebetulnya aku ingin sekali naik ke tempat tidur bersamanya. Ya ampun. Aku mencoba untuk fokus ke arah TV dan meneguk beer. Keadaan menjadi sunyi, hanya suara TV yang di dengar walaupun volumenya aku kecilkan. Sekar sudah biasa tertidur dengan mendengarkan suara dari TV.
9.910.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 301 kali sebagai pengantar tidurku
Baca
+Pustaka
Cinta & Persahabatan

Cinta & Persahabatan

sambungya “Tidurku cukup nyenyak kak” jawabku “Bagaimana dengan kakak ?” Tanya ku lagi “Ehm , tidurku juga makin nyenyak akhir-akhir ini , mungkin karena kita sering ngobrol sebelum tidur , jadi aku makin sering bermimpi indah sekarang ini.” Jawabnya , yang membuat ku makin malu “Kak , aku bawakan macaroon untuk kakak, semoga kakak suka” kataku sambil memberikan bungkusan kecil yang dihiasi dengan pita merah muda di atasnya
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai pengantar tidurku
Baca
+Pustaka
My Husband's Secret

My Husband's Secret

Aku mengerjap saat mendengar suara seseorang mengucapkan kata ‘aduh’. Ah, aku lagi enak tidur. Kenapa masih ada yang ganggu sih? Sumpah. Ini adalah tidur ternyaman yang pernah kurasakan. Padahal, alas yang digunakan untuk tidur adalah kayu tipis yang dilapisi kain. Apa karena aku kecapean? Sekarang, mataku benar-benar terbuka. Aku baru sadar kalau yang mengaduh adalah Mas Gala.
1022.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 519 kali sebagai pengantar tidurku
Baca
+Pustaka
Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Irama detak jantung di punggungku menjadi lagu pengantar tidur yang meninabobokan logikaku. "Selamat malam, Mas Juna..." gumamku lirih, tanpa sadar mengubah panggilannya sebelum kesadaranku hilang ditelan mimpi yang lebih indah.
9.471.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai pengantar tidurku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status