Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terjerat Cinta Palsu CEO

Terjerat Cinta Palsu CEO

"Serius dia yang membuatnya?" ucap seorang pengunjung SDMA--San Diego Museum of Art--ketika berada di spot lukisan-lukisan milik Dean. Dia berdiri di depan mahakarya berjudul Pazza di te yang diambil dari bahasa Italia yang berarti gila untukmu. Berusaha tidak percaya, tapi nama pelukis yang tertera di bawahnya bukan sebuah halusinasi semata. Dia menganga lebar, berdecak kagum atas buah tangan pria yang selama ini selalu dikira orang-orang sebagai lelaki pemikat wanita, namun pecundang.
2.9K viewsCompletedAdded to Library 80 Times as pens artinya
Read
+Library
Ketika Istri Kedua Jatuh Cinta

Ketika Istri Kedua Jatuh Cinta

Dasar! "Lebih besar dari jarum?" Vian tampak ingin tahu. "Apa, Pa?" Evan berpura sibuk menatapi telapak kaki Kia. "Pensil," jawabnya asal. "Pensil? Siapa yang berani tusuk Ibuk pakai pensil, Papa?" Decakan Evan terdengar. "Tanya lagi, Papa enggak sayang Vian, ya?" Vian merapatkan bibir. "Oke. Enggak tanya lagi," tandasnya.
1026.2K viewsCompletedAdded to Library 549 Times as pens artinya
Read
+Library
Surat dari Pasien Rumah Sakit Jiwa

Surat dari Pasien Rumah Sakit Jiwa

Aku menghampiri Romi yang tengah termangu menatap langit malam ini yang cerah dan memilih untuk duduk di kursi kayu di depan kamarnya. Romi tersenyum. "Suster, tahu nggak perbedaan antara pensil warna dan Suster?" tanyanya seraya mengulurkan sebatang pensil yang dililit segulung kertas kecil. 'Surat lagi?' Aku membatin. Lalu segera memasukkan pensil itu ke dalam saku baju. "Nggak tahu. Emang apa bedanya?" tanyaku. Romi tertawa. "Kalau pensil warna bisa mewarnai kertas gambar. Kalau Suster, bisa mewarnai hari-hariku," sahutnya cengengesan. Aku tertawa.
1049.3K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as pens artinya
Read
+Library
Bangkitnya Kekuatan Luar Biasa Sang Karyawan Magang

Bangkitnya Kekuatan Luar Biasa Sang Karyawan Magang

“Itulah harga dari kekuatanmu. Dan ini belum puncaknya. Kau baru menyentuh ujung pena.” Danu mendekat. “Ajari aku. Jangan biarkan aku gagal seperti Penjaga sebelumnya.” Rendra berdiri. “Maka terimalah ini … warisan terakhir kami.” Ia menjulurkan tangannya, dan dari antara api yang tidak membakar, muncullah sebuah pena—terbuat dari logam merah, ukiran huruf-huruf kuno menyala samar. “Ini adalah Pena Api. Bukan alat tulis, tapi pemahat takdir. Kekuatanmu berasal dari kata. Dari makna. Dari jiwa yang bisa membangun … atau menghancurkan.”
101.3K viewsCompletedAdded to Library 45 Times as pens artinya
Read
+Library
EGO

EGO

Mae Takataereseleros
dan "kenal" "Art style adalah benda mati yang merupakan visualisasi dua dimensi dari makhluk hidup." "Apa yang kamu maksud itu... Nama sketsa, gambar, atau lukisan?" tanya pemuda itu, ia tertarik dengan perbincangan kali ini. Dilepaskannya gagang sendok. Mengambil gelas minumnya untuk menelan seteguk air. "Tepat." Balas Elzora. Obrolan sederhana membawa pikiran pemuda itu dalam kesenangan yang sempat hilang. Sampai tak sadar bahwa mereka belum saling mengenal.
4.1K viewsOngoingAdded to Library 118 Times as pens artinya
Read
+Library
Penyesalan CEO: Mantan Istri Melahirkan Pewaris Rahasia

Penyesalan CEO: Mantan Istri Melahirkan Pewaris Rahasia

Pensil mungil di tangannya bergetar sedikit setiap kali ia menarik garis, seolah setiap huruf yang tercetak harus sempurna, tak boleh goyah. Lidahnya menjulur sedikit keluar dari bibir, tanda ia sedang sangat berkonsentrasi. Saat akhirnya titik terakhir ia bubuhkan, ia mengangkat bukunya setinggi wajah, memperlihatkannya pada Rini. Tulisan sederhana, dengan goresan huruf agak miring dan masih kaku, berbunyi: Bu Widya, saya juga mau izin tidak masuk sekolah.
10140.5K viewsCompletedAdded to Library 5.5K Times as pens artinya
Show Reviews (17)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Dinlea
novel ini bagus ceritanya.. cm terkadang ada rasa utk menskip krn bahasa yg digunakan terlalu bagus.. shg aku yg kurang pandai ini lebih suka bahasa yg langsung tp the poin dari cerita. tanpa perumpamaan.. maaf y Thor mksh
Read All Reviews
My Husband's Secret

My Husband's Secret

Terdapat banyak warna pensil yang diberikan si penjaga. Butuh setengah jam untukku membuat bulatan kepala, satu bulatan lonjong untuk badan, empat garis untuk tangan dan kaki, serta tiga titik untuk mata dan hidung. Bagiku, itu gambar terbaik. Saat melihat punya Melica, gambarnya tak jauh beda. Kupikir, orang cerdas bisa menggambar dengan bagus. Ternyata sama saja. Kemampuan seseorang memang berbeda-beda.
1022.7K viewsCompletedAdded to Library 611 Times as pens artinya
Read
+Library
Bus Penyelamat

Bus Penyelamat

Reaksinya itu seakan-akan terlihat seperti orang yang tiba-tiba saja teringat dengan sesuatu. Si penyusup itu hanya menggunakan sebuah pistol kecil. Ia melihat merek senjata yang digunakan oleh si penyusup itu adalah FN Five-seveN. Sebagai seorang pemburu handal yang telah lama memegang senjata api, Pak Dunto tahu betul bahwa senjata itu adalah buatan Belgia yang diproduksi pada tahun 1998. Senjata kecil itu hanya memiliki kapasitas amunisi sebanyak 10 butir peluru.
107.1K viewsCompletedAdded to Library 218 Times as pens artinya
Read
+Library
Cinderella Milik CEO

Cinderella Milik CEO

Mungkin Ella bukan lagi sendiri, tapi ia sangat sendiri. Ella kembali mengamati isi ruangan ini hingga matanya kembali terkunci di satu titik. Sebuah kanvas kosong yang berdiri kokoh karena disangga penyangga kayu. Di depan kanvas terdapat kursi kayu panjang yang diatasnya ada berbagai macam alat tulis dan lukis yaitu pensil, bolpoin, spidol, cat warna dan yang lainnya. Namun Ella lebih tertarik dengan pena bulu merak yang harus dicelupkan ke tinta dulu baru bisa digunakan untuk menulis.
9.527.9K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as pens artinya
Read
+Library
Sang PENEMBUS Batas

Sang PENEMBUS Batas

ucap Elang terharu. “Baiklah Elang. Jagalah dirimu baik-baik di perantauan anakku. Dan cepatlah kembali jika sudah menemukan apa yang kau cari. Paman selalu berdo’a untukmu,” ucap Bernard. Klik.! Elang termenung sesaat, setelah menerima telepon dari pak Bernard, yang kini sudah dianggap Paman olehnya. Elang juga terpikir untuk mentranfer dana ke pantinya. Sebagai bukti rasa sayang dan terimakasih dirinya pada orang-orang panti, setelah urusannya di desa Gunungsari ini selesai.
9.963.9K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as pens artinya
Read
+Library
PREV
123456
...
8
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status