Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

Pena itu terbentuk dari suara-suara pembaca yang terus bergema, dan yang terkuat di antaranya adalah: “Kami tidak ingin akhir bahagia jika itu berarti memalsukan luka-luka yang nyata.” Adrian menggenggam pena itu. Tangannya bergetar. Ia tahu, bab berikutnya bukan tentang pahlawan atau antagonis. Bukan tentang menang atau kalah. Tapi tentang keberanian menulis kebenaran yang menyakitkan. Lena mengangguk. “Sudah waktunya.” Dan di sana, di tengah ruang tanpa warna itu, mereka mulai menulis Bab 17 dengan tangan pembaca sebagai cahaya, dan luka masa lalu sebagai tinta.
1.9K viewsCompletedAdded to Library 71 Times as penulisan bapak/ibu yang benar
Read
+Library
Membawa Benih Sang Mantan

Membawa Benih Sang Mantan

tanya El sambil membolak balikan lembaran itu. “ Hhmm, Ibu El pasti tidak asing dengan tulisan itu, tulisan itu milik Xaquil… “ Betul pak saya tahu itu, saya hapal dengan tulisan tangan anak anak saya, meskipun mereka kembar tulisan tangan mereka juga berbeda dan saya bisa membedakan itu semua”ucap El semakin tidak mengerti maksud dari kepala sekolah. “ Betul ibu, namun jika ibu lihat lebih teliti materi yang Xaquil kerjakan itu bukan pelajaran untuk anak anak di taman kanak kanak, itu untuk anak sekolah dasar” ucap Kepala sekolah.
10103.3K viewsOngoingAdded to Library 4.0K Times as penulisan bapak/ibu yang benar
Read
+Library
Tulang wangi

Tulang wangi

kata ibu gue tegas. “Iya, buk,” gue jawab. Gak ada pilihan lain, gue nurut. Gue muter badan, menuju meja, mengambil pulpen dan buku tulis—padahal gue belum nulis sama sekali. Malam yang janggal ini bikin badan gue sedikit panas, kepala agak pusing. Mau nulis pun rasanya gak bakal fokus. Sebelum masuk ke dalam rumah, ibu gue bilang, “Ibu duluan ya, Dil.”
517 viewsOngoingAdded to Library 11 Times as penulisan bapak/ibu yang benar
Read
+Library
Temen Tapi Demen

Temen Tapi Demen

Karena terkadang yang di matanya bagus belum tentu terlihat cantik di mata wanita. "Perhiasannya jangan lupa, Bu," celetuk sang bapak tiba-tiba. Membuat Ibu menatapnya tajam. "Iya. Beres, Pak," jawab Ibu sambil jarinya membentuk huruf O. "Ngurus suratnya gimana, Pak?" tanya Ibu ingin tahu. Hampir saja ia lupa menanyakannya. "Beres juga, Bu. Semoga semua lancar sampai pada masanya," jawab Bapak sekaligus doa.
108.3K viewsCompletedAdded to Library 183 Times as penulisan bapak/ibu yang benar
Read
+Library
Kisah Cinta Si Ahli Membuat Batasan

Kisah Cinta Si Ahli Membuat Batasan

"Masih belajar apanya, udah lancar gitu. Canggih banget malah. Nggak ada typo lagi! Ibuku aja masih sering salah ketik. Bibi hebat!" Rangkaian chat itu berakhir sampai di situ. Kejanggalan bisa kurasakan dari percakapanku dengan bibi Tutik melalui aplikasi berbagi pesan tersebut. Tata bahasa dan hasil ketikannya yang terlalu rapi membuatku ragu.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as penulisan bapak/ibu yang benar
Read
+Library
Gairah Berbahaya sang Mafia

Gairah Berbahaya sang Mafia

gumamnya. Tetes-tetes air hujan yang membasahi lembaran kertas di tangan pria paruh baya itu dan menghapuskan tulisan di dalamnya yang berisikan kalimat, “Maafkan ibu yang tidak pernah menjadi seorang ibu yang baik untukmu. Tapi, ibu berharap kamu tetap hidup demi ibu dan jangan pernah menyalahkan ayahmu, Cedric. Maafkanlah dia demi ibu. Ini adalah permintaan terakhir ibu kepadamu.”
9.8666.7K viewsCompletedAdded to Library 22.0K Times as penulisan bapak/ibu yang benar
Show Reviews (53)
Read
+Library
Hamfa Merman
"Selingkuh? Aku hanya ingin hidup bersama pria yang layak untukku! Kamu suami rendahan tak pantas untukku!" bentak Alya dengan arogan. Ikuti perjalanan Bara menghadapi perselingkuhan istrinya Alya. Mampukah Bara membalas dendamnya? Langsung baca di novel DERITA WAJAH JELEK
Anhelo
seru bgt ceritanya, highly recommended buat para readers ... ini 1 1 nya novel yg aku paling tunggu tiap hari, ngabisin kuota buat nntonin iklan demi bab selanjutnya hahaha alur crtanya ga monoton, balance aja gtu.. jangan ragu buat baca dah dijamin ketagihan baca ......
Read All Reviews
Teman tapi Khilaf

Teman tapi Khilaf

ucapnya sambil meminta pendapat sang istri. “Aku juga sependapat, tapi masalahnya … bolehkah menggunakan tulisan inspired by true story dalam sampulnya? Sebelumnya aku nggak pernah kepikiran dengan ini, tapi sekarang mendadak bertanya-tanya setelah melihat tulisan tersebut dalam sampel versi cetaknya,” kata Gisca. “Bukannya apa-apa, tapi kisah ini hanya imajinasi dan nggak seratus persen benar sesuai yang terjadi dalam kenyataan.”
1029.8K viewsCompletedAdded to Library 625 Times as penulisan bapak/ibu yang benar
Read
+Library
Transmigrasi Menjadi Guru Terhebat Di Akademi Bela Diri

Transmigrasi Menjadi Guru Terhebat Di Akademi Bela Diri

“Ini yang ditinggalkannya sebelum pergi.” Wibisana menerima surat itu tanpa komentar. Ia membuka lipatan kertas dengan tenang. Tulisan di dalamnya terlihat berantakan. Liar. Sama sekali tidak mengikuti aturan. Namun gaya seperti itu justru sangat sesuai dengan orang yang menulisnya. Wibisana mulai membaca. “Kakak Sulung, kamu terlalu penakut.” “Dari dulu yang kamu katakan selalu menunggu waktu yang tepat, jangan gegabah, jangan bergerak sembarangan.”
106.3K viewsOngoingAdded to Library 131 Times as penulisan bapak/ibu yang benar
Read
+Library
Usai Ciuman Panas di Ranjang CEO

Usai Ciuman Panas di Ranjang CEO

“Jadi yang bapak takutkan… cuma reputasi? Bukan soal kebenaran?” Pram mengetukkan jarinya ke meja kaca, sorot matanya menusuk. “Kebenaran itu relatif, Bitha. Dan saya berhak menentukan mana yang boleh keluar ke publik.” Kini giliran Bitha yang melangkah maju, meski suaranya bergetar. “Kalau begitu, kenapa bapak biarkan saya menulis? Kenapa harus saya? Kalau semua harus sesuai keinginan bapak, lebih baik bikin tim humas sendiri, bukan minta jurnalis!”
1.7K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as penulisan bapak/ibu yang benar
Read
+Library
Selir Medis Penguasa Langit

Selir Medis Penguasa Langit

Tuan Tang dulu pernah mengatakan tulisan Beras Ketan agak tidak menentu dan perlu dibakukan. Sera merasa tidak masalah apakah tulisannya bagus atau tidak di awal, yang penting adalah keseriusan sikapnya, dan sikap Beras Ketan sangat serius. Sera berbicara dengannya, dia mendengarkan dengan perhatian, dan setelah mendengarkan, dia juga sangat serius dan belajar dengan sabar. Tapi Bakpao, ketika menyuruhnya untuk menulis dengan lebih benar, dia membuang pulpennya, mengangkat bahu dan berkata, "Aku tidak akan menulis, aku mau ke jamban."
9.85.3M viewsCompletedAdded to Library 195.3K Times as penulisan bapak/ibu yang benar
Show Reviews (2060)
Read
+Library
ماوار سياع افيف
gimana cerita ny kok sudah tamat ...pdahal petasan kecil belum lahir ...mana danau cermin belum ada jalan pulang ny ...huhuhu...... lanjutin LG thooorr cerita nya ... gak bisa bobok KLO kaya gini gantung ...pdahal di setiap cerita tak tunggu in lhooo ... penasaran sama petasan kecil apakah laki2 atau
Devi Zulfia
terasa seperti mimpi cerita selir medis sudah tamat tapi ternyata betul betul tamat dan dengan berat hati aku harus hapus ini aplikasi karena aku udah malas baca novel yang lain yang aku suka cuma novel ini aja ...
Read All Reviews
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status