Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Keturunan Terakhir

Keturunan Terakhir

Tetua ke 2 tak bisa menahan tawanya lalu ia tertawa terbahak-bahak. Hahahahaha Yang lain juga ikut tertawa, tidak terkecuali Indah yang awalnya merasa bersalah kini ikut tertawa. Tetua ke 2 mengambil kantongan yang terbuat dari kain berwana emas. Ia mengeluarkan sebuah cery berwarna ungu lalu memberikannya pada tetua ke 4 yang terluka. "Makanlah buah cery penyembuh ini kau akan sembuh dalam hitungan detik."
1014.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 411 kali sebagai penutup
Baca
+Pustaka
Lentera Terakhir

Lentera Terakhir

Deryn kembali berjalan mundur, karena wanita tua tersebut melangkah, mendekati pintu. "Pastikan kau menutup pintu dengan benar nanti, jangan biarkan serangga itu kembali naik," ucap wanita tua tersebut untuk terakhir kalinya. Hanya butuh dua detik saja, pintu langsung tertutup lagi. Dan serangga pun berbondong menikmati sumbangan nyawa secara gratis. Tiada teriakan yang terdengar, sekalipun rasa sakit merayapi sampai ulu hati.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai penutup
Baca
+Pustaka
Penyintas

Penyintas

--------------------- Bersambung. ---------------------
3.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai penutup
Baca
+Pustaka
Akhir Yang Bahagia

Akhir Yang Bahagia

tutur Rara. “Aneh banget bintang tamu lo,” kekeh Jevan. “Untungnya ketika mereka udah selesai tampil, mereka langsung balik,” ujar Rara. “Lo sendiri gimana? Kita pisah ruangan kan.” “Bintang tamu gue belum balik. Katanya mereka ingin pulang sekitar jam dua, mereka ingin tahu kelanjutan acaranya,” sahut Sandra. “Untung kita bagian dokementasi ya, jadi gak harus ngawasin orang,” ucap Jevan menatap Naren.
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 168 kali sebagai penutup
Baca
+Pustaka
KAUM TERAKHIR

KAUM TERAKHIR

KAUM TERAKHIR 6. Makan Malam Pembawa Petaka "Maafkan saya, Yang Mulia Lord!" Kyana segera menundukkan kepalanya kembali. Di dalam hati, dia sudah menyumpah serapahi kecerobohannya. Bisa-bisanya dia tidak fokus dalam berjalan hingga berakibat fatal seperti ini?
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai penutup
Baca
+Pustaka
Mengandung Pewaris Tuan CEO

Mengandung Pewaris Tuan CEO

Urus saja urusanmu sendiri. END OF SEASON 1 TERIMAKASIH, SUDAH MEMBACA SAMPAI HALAMAN INI ^^ ***
1043.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 870 kali sebagai penutup
Baca
+Pustaka
Mawar Berduri di Istana Kaisar

Mawar Berduri di Istana Kaisar

Selir selanjutnya segera memberikan hadiah pada ibu suri. Setelah semua selir memberikan hadiah mereka, hidangan pembuka untuk makan siang ini segera dihidangkan dan dilanjutkan dengan hidangan utama. Begitu hidangan utama selesai disantap, hidangan penutup pun dihidangkan. Hidangan penutup ini terbuat dari buah plum. Saat semua orang hendak memakan hidangan penutup mereka, Yuyan berkata dengan suara keras, "Tunggu! Jangan makan makanan itu, Yang Mulia."
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai penutup
Baca
+Pustaka
Jika Waktu Berakhir

Jika Waktu Berakhir

ucap Sandi. Iskha akhirnya menyerah lalu kembali ke tempat teman-temannya. “Sebel!” gerutunya. “Aku nggak mau jawab.” “Ya udah, aku makan coklatnya,” ucap Faiz sambil membuka bungkus coklat tersebut, setelah itu ia menggigit coklatnya. “Mau?”
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 188 kali sebagai penutup
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status