SURA, PANGERAN TERBUANG
Tanpa disangka, aura lembut membungkus pohon persik, lalu—
“Salam, Tuanku Yang Agung,” sapa suara lembut yang keluar dari arah pohon.
“Salam, Nona Muda,” lanjut suara itu pada Lin Boa.
Sura terperanjat. “Hah?! Pohon persik bisa bicara?”
“Tuan, pohonnya benar-benar bicara!” Lin Boa menjerit kecil.
“Terima kasih, Tuanku, telah memberkahi hamba dengan kesadaran dan kehidupan baru,” ujar pohon itu anggun.
ตอนยอดนิยม