Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
CINTA DIBALIK CADAR

CINTA DIBALIK CADAR

Katrina pun reflek memundurkan langkahnya menjauh dari atasannya yang hampir saja menubruknya dari balik pintu itu, di mana saat laki-laki itu keluar, posisi Hardin sedang bercengkrama dengan wanitanya, membuat laki-laki itu tidak fokus berjalan. Hardin reflek melepaskan tangannya yang melingkar di pinggul wanita yang keluar bersamanya dari dalam ruangan itu. Seorang wanita cantik dengan tubuh tinggi, ramping, dan pakaian yang bisa dikatakan sangat minim. Hardin terlihat kikuk. Dia membenarkan posisi jas kantornya yang terlihat agak berantakan. "Ngapain kamu berdiri di situ? Kamu mau mengintip saya?" tanya Hardin galak.
9.723.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 681 kali sebagai perempuan bercadar cantik
Baca
+Pustaka
Gadis Terlalu Tampan

Gadis Terlalu Tampan

Membuat Ica semakin kegirangan "Aduh, bisa aja pujiannya. Bikin hati saya berbunga-bunga." "Mbak Ica bisa aja sih.” Ica tahu jika Rosa ini perempuan tulen, biarpun Ica memanggil Rosa dengan sebutan Abang ganteng. Itu tidak masalah bagi Rosa. Karena kenyataannya Rosa memang tampan dari segi wajah. Apalagi dengan penampilannya yang seperti seorang laki-laki. Orang di sekitar sini menyebut Rosa dengan sebutan cewek ganteng.
108.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 336 kali sebagai perempuan bercadar cantik
Baca
+Pustaka
Gadis Cantik Dan Om Ganteng Kaya Raya

Gadis Cantik Dan Om Ganteng Kaya Raya

Lampu kamar temaram, hanya bayangan tubuh mereka yang bergerak di dinding. “Rendi, aku mau kamu kumpulkan semua data tentang Nadha. Ada sesuatu yang menarik dari gadis ini,” ucap Frans dingin sambil menatap tubuh lemah Nadha yang terbaring. Tatapannya tajam, seolah ingin menembus rahasia yang tersembunyi dalam diri gadis itu. Bi Ina duduk di sisi ranjang, mengompres dahi Nadha yang panas membara. Wajahnya tampak cemas.
634 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai perempuan bercadar cantik
Baca
+Pustaka
MENDADAK CANTIK?

MENDADAK CANTIK?

Benar-benar menyebalkan! “Kamu itu ya. Udah dibantuin bukannya terimakasih, bersyukur. Malah kayak gini.” Widya menggeleng. Ryana tidak peduli. Gadis itu mengalihkan padangannya saat Widya berbicara serius kepadanya. “Firza itu lelaki baik. Sopan, ganteng lagi. Bukan cuma rupanya saja yang menawan, tapi akhlaknya juga. Idaman setiap wanita. Seharusnya kamu bersyukur karena sudah di tolong olehnya.”
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai perempuan bercadar cantik
Baca
+Pustaka
Cinta Berbalut Dendam

Cinta Berbalut Dendam

Radin cepat-cepat menolong dan diapun terpaksa menahan hati malu, karena wanita ini langsung memarahinya habis-habisan. Radin hanya bisa bengong menatap wajah wanita ini, karena wanita berkerudung itu sangat cantik dan kulitnya putih glowing, hidungnya mancung dan bajunya seragam kerja. Kini banyak orang-orang yang berkerumun menyaksikan Radin kena omelin wanita cantik yang dia tabrak ini. Melihat banyaknya orang berkerumun, Radin yang masih belum melepas kacamata hitamnya, tak memperdulikan kemarahan wanita cantik ini, dia lalu menatap kiri kanan dan menegur para warga.
1011.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 318 kali sebagai perempuan bercadar cantik
Baca
+Pustaka
Satu Gadis Tiga Lelaki

Satu Gadis Tiga Lelaki

Bukan wajah mengerikan yang didapati melainkan seorang wanita bercadar dan berpakaian serba hitam yang ia tebak sedang tersenyum padanya karena sepasang netra itu melengkung indah. Erin mengerjap, menetralkan deru napas dan pikirannya yang kalut. Belum habis rasa terkejutnya, wanita bercadar hitam itu mencengkeram lengannya lalu menarik gadis itu pergi dari sana.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai perempuan bercadar cantik
Baca
+Pustaka
ENAK, PAK DOSEN!

ENAK, PAK DOSEN!

tukasnya. Ia menatap wajah cantik yang terbalut dengan gamis hijau tosca serta hijab lebar menutup dada. Benar-benar sosok bidadari yang sejati. Sejenak, Damar merepih. Benarkah lelaki sekotor dirinya berhak mendapatkan wanita terbaik Caroline? Wanita yang sangat santun, lembut, baik hati, perhatian dan juga penyayang.
9.9278.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.5K kali sebagai perempuan bercadar cantik
Tampilkan Ulasan (32)
Baca
+Pustaka
Zizizaq
Suka baca karya orang lain, selain seru buat belajar juga. Ini ceritanya bagus.🤍 baca juga karya Zizizaq 1. Nikah kontrak berbuah cinta 2. Antara mencintai dan melupakan 3. Wanita ketiga duda kaya
OTHOR CENTIL
Hallo, Kak. Maaf kalau ceritanya tidak sesuai ekspektasi Kakaknya, ya. Di bab awal itu sudah jelas, Diana butuh uang karena uang sakunya dibatasi. Soal password kartu ATM itu, Damar juga bilang kok kalau sandinya nanti dikasih tahu lewat pesan.
Baca Semua Ulasan
LORO

LORO

"Tentang apa lagi?" "Perempuan itu?" Raden Patah mendongakkan kepalanya menunjuk perempuan paling memcolok di dalam kerumunan. Bajunya yang mewah dengan cadar yang menutupi sebagian wajahnya cukup menarik perhatian beberapa orang yang melintas. Sunan Kalijaga bahkan dibuat tercekat usai matanya tidak sengaja bertemu pandang dengan perempuan yang ditunjuk Raden Patah.
104.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai perempuan bercadar cantik
Baca
+Pustaka
Gadis Bercadar Incaran Sang Casanova

Gadis Bercadar Incaran Sang Casanova

Ia menggeleng cepat, berusaha mengusir bayangan Jasmine yang terus menyelinap ke kepalanya tanpa izin. Bagi seorang pria yang terbiasa bermain dengan banyak wanita, memegang kendali dan pergi sesukanya, sungguh aneh ketika satu perempuan bercadar bisa mengusik ketenangannya. Rasanya seperti diserang dari arah yang tak pernah ia perhitungkan. “Gila saja kalau aku memikirkan gadis seperti itu. Tentu dia tidak akan pernah masuk ke hatiku.”
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai perempuan bercadar cantik
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Tersembul jelas warna dada dalam belahan kulit kuning langsat yang mulus menggiurkan hati lelaki. "Ini lebih cantik lagi," gumam Baraka dalam hatinya yang berseri-seri memuji kecantikan perempuan itu. "Ia kelihatan lebih cantik dari Arum Kafan atau Kembang Darah, atau si Delima Ungu. Dan ia kelihatan lebih matang. Matanya pun menantang nakal, bibirnya berbentuk sangat indah. Bentuk wajahnya yang sedikit lonjong, sangat sesuai dengan bentuk hidungnya yang mancung. Wahai, siapa gerangan dia, ya Dewata? Mengapa ia amat mengagumkan dan menawan hatiku?"
1028.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 821 kali sebagai perempuan bercadar cantik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status