Warisan Artefak Kuno
Kini, kuil tersebut menjadi tempat peristirahatan bagi para pengemis dan kaum kelana yang tidak memiliki cukup uang untuk menginap di penginapan yang lebih layak.
Keesokan harinya, Rong Guo tiba di kuil itu dengan membawa dua rantang kayu besar yang penuh dengan makanan yang ia beli dari Restoran Hidangan Surgawi, restoran paling terkenal di Kota Lengyang. Bau harum makanan yang ia bawa memenuhi udara kuil yang sepi, menggugah selera siapapun yang menciumnya.
Huang Fu, yang telah menunggu di depan kuil, menatap dengan kening berkerut ketika melihat jumlah makanan yang dibawa Rong Guo. “Mengapa banyak sekali?” tanyanya dengan nada penuh teguran.