Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kesempurnaan Cinta

Kesempurnaan Cinta

Matanya terus fokus ke deretan vas bunga “Aku mau mampir beli parfum dulu, buat mas Satria.” Anisa akan membelikan Satria parfum, tadi pagi sebelum berangkan bersama Ratna, Anisa sempat mengecek parfum milik Satria dan benar sudah habis. Anisa akan membelinya yang baru “Oh.” Ratna tampaknya tidak begitu tertarik untuk menggobrol lebih banyak dengan Anisa
3.0K viewsCompletedAdded to Library 103 Times as permata
Read
+Library
Asmaraloka

Asmaraloka

Kiara yang mengedarkan pandangan apa yang Bara lihat hanya tersenyum. “Makasih, ya, Bara” Saat memasuki bangku kemudinya lagi, Kiara bingung dibuatnya saat melihat apa yang dibawa Bara tidak sesuai ekspetasinya. “Kok gak beli permen kapas, Bar? Bara lupa ya apa kesukaan Kiara?” Bara hanya tersenyum menghadap wanitanya, lalu mengatakan “Kita ganti jadi lolipop ya, Ki. Biarin permen kapas berlalu sama masa lalu kita. Bara gak mau kehilangan Kiara lagi”
2.9K viewsOn holdAdded to Library 85 Times as permata
Read
+Library
Cinta Sang Preman

Cinta Sang Preman

Kenzo gagah dan ganteng memakai jas hitam itu. "Mari, kita mulai," seru pak penghulu. "Saya nikahkan engkau Kenzo Alfarizi bin H. Abdul Hafiz dengan Tita Shanum binti Muhammad Ali dengan maskawin emas seberat dua puluh gram," "Saya terima nikah dan kawinnya Tita Shanum binti Muhammad Ali dengan maskawin tersebut tunai," "Sah?" "Sah ...," "Barakallah," "Alhamdulillah,"
104.2K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as permata
Read
+Library
PERMAISURI YIN

PERMAISURI YIN

Ada orang Persia, Gujarat dan masih banyak lagi. Su Yin dan Li Wei melihat-lihat. Ada banyak kain sutera, kain bordiran, permadani dan perhiasan yang sangat indah. Mulai dari harga yang murah sampai termahal. Namun, belum ada satu pun yang menarik hati sang permaisuri.
1019.3K viewsCompletedAdded to Library 579 Times as permata
Read
+Library
SUSUK TERATAI PUTIH

SUSUK TERATAI PUTIH

“Bunga teratai ini bernama kembang teratai pucuk sukma, Sumirah.” Ki Lawu kini sudah berada di kediaman Permana, kepalanya mengangguk-angguk seperti burung pelatuk, bibirnya yang hitam karena sering menghisap rokok tembakau tengah berkomat-kamit, sementara itu sang tuan rumah terkapar pingsan di atas ranjangnya.
9.751.0K viewsOngoingAdded to Library 2.0K Times as permata
Read
+Library
Sang Peramu Hasrat

Sang Peramu Hasrat

Kamar Utama Penthouse, Pukul 21.00 WIB. Udara di dalam kamar tidur utama itu terasa berat, seolah dipenuhi muatan listrik statis. Lampu kristal telah dipadamkan, digantikan oleh cahaya temaram dari beberapa lilin aromaterapi yang diletakkan di nakas. Aroma sandalwood (cendana) dan ylang-ylang memenuhi ruangan—wangi yang memabukkan, sensual, dan mengundang insting purba.
789 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as permata
Read
+Library
Air Mata Suami dan Mertuaku

Air Mata Suami dan Mertuaku

Semua tampak tercengang dan saling tatap penuh suka cita. "Marwa, malam ini Ibu melamarmu untuk William. Kamu bersedia, kan?" ucap Bu Helen menyodorkan sebuah kotak kecil merah berbahan beludru yang terbuka. Di dalamnya bertengger sebuah cincin permata yang berkilau. Bagai mimpi. Marwa benar-benar tak percaya. Nyaris meneteskan air mata. Merasa tak pantas. Ini terlalu berharga untuk dirinya yang tak sempurna.
5.713.4K viewsOngoingAdded to Library 427 Times as permata
Read
+Library
Keperkasaan Sang Mertua

Keperkasaan Sang Mertua

Orang mesum justru memanfaatkan rasa takut ini untuk lecehkan mereka. Hari ini, aku mengenakan pakaian yang cukup dewasa. Atasan yang kukenakan adalah blazer wanita yang dipadukan dengan kemeja putih di dalamnya, dengan dua kancing bagian kerah terbuka, sehingga memperlihatkan bagian payudaraku.
211.4K viewsCompletedAdded to Library 4.9K Times as permata
Read
+Library
Purba Sang Pemuas

Purba Sang Pemuas

ucap Bu Amara dengan senyum tipis yang sulit diartikan. Ditinggalkannya meja tersebut setelah memberikan instruksi mutlak, Bu Amara melangkah pergi dengan langkah yang sangat anggun. Aroma parfum melati yang mahal tertinggal di udara, menyelimuti Sarah dan Clarissa yang masih terdiam seribu bahasa. Di balik kacamatanya, sepasang mata dosen cantik itu berkilat penuh selidik, membayangkan pertemuan seperti apa yang akan terjadi esok hari.
10.2K viewsOngoingAdded to Library 315 Times as permata
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status