Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Menikahlah, Nona! Pewaris Playboy Tergila-Gila Padamu!

Menikahlah, Nona! Pewaris Playboy Tergila-Gila Padamu!

Lucien menutup pintu di belakangnya dan mengambil piyamanya dari lemari. "Tunggu!" Meira membelalakkan mata begitu melihat Lucien yang hampir melepaskan handuk di hadapannya. "Kenapa? Aku tidak keberatan kalau kamu lihat." "Aku yang keberatan!" Lucien terkekeh pelan melihat istrinya yang langsung berbalik memunggunginya. "Insiden kecil?" ucap Lucien memecah keheningan. "Itu sebutan ilmiahmu untuk ciuman panas di karpet tadi?"
10482 viewsOngoingAdded to Library 15 Times as permen ciuman
Read
+Library
Purba Sang Pemuas

Purba Sang Pemuas

"Coba kamu cium sendiri bau badanmu itu. Baunya persis banget kayak bangkai tikus yang dicampur sama air kencing monyet penyakitan!" Pria barbar itu membalikkan badannya dengan gaya super angkuh nan sombong tiada tara."Terusin aja acara kawinmu sama pejantan cacat itu di lantai kotor sana. Aku mau balik ke sarangku buat tidur pelukan sama betina yang seribu kali lipat lebih cantik dan baunya lebih harum darimu!"
9.9K viewsOngoingAdded to Library 248 Times as permen ciuman
Read
+Library
Awas Nyonya, Nanti Ketagihan!

Awas Nyonya, Nanti Ketagihan!

Kemewahan di matanya tak lagi menyimpan keajaiban; ia telah melihat borok dan luka yang disembunyikan di balik pilar-pilar kokoh itu. ​Langkah kaki Reno menggema di lorong rumah Erma yang sunyi. Asisten rumah tangga di sana langsung mengantarnya ke sebuah paviliun di belakang rumah yang difungsikan sebagai area santai pribadi. ​Saat pintu paviliun terbuka, Reno disambut oleh aroma terapi kayu cendana yang menenangkan. Erma sudah berada di sana, duduk di tepi kolam renang dalam ruangan yang airnya nampak tenang. Seperti yang sudah ia duga, Erma pun tidak berniat berolahraga dengan cara yang lazim. Wanita itu mengenakan jubah mandi berbahan sutra yang sangat tipis, yang sengaja dibiarkan terbu
13.3K viewsCompletedAdded to Library 371 Times as permen ciuman
Read
+Library
Waspadalah, Pangeran! Aku Bukan Istri Lemah yang Kau Kenal

Waspadalah, Pangeran! Aku Bukan Istri Lemah yang Kau Kenal

Qingmei mencatat perubahan kualitas udara; aroma dupa murahan di paviliun lama kini digantikan oleh wangi cendana kualitas premium dan aroma ramuan medis tingkat tinggi. ​Sementara itu, Zhiyao mencatat satu hal yang paling krusial: tingkat keamanan di sini nyaris tanpa celah. Tidak ada satu pun pelayan istana luar yang diizinkan melintas. Ini adalah wilayah kekuasaan absolut Xiaochen.
109.7K viewsCompletedAdded to Library 233 Times as permen ciuman
Read
+Library
KEPINCUT PREMAN TENGIL

KEPINCUT PREMAN TENGIL

titah Jhonatan. Nami bagai keledai di cucuk hidungnya, menurut semua ucapan Jhonatan tanpa protes. Pandangannya fokus kepada penampilan Jhonatan kali ini yang ia anggap seksi. Seorang pria tanpa baju menggunakan celemek lalu memegang piring berisi penuh dengan makanan, bagi Nami itu adalah suatu previlage tersendiri untuknya. "Pergi sana! ngapain masih di sini?" tanya Jhonatan sambil menoyor kepala Nami.
101.3K viewsOngoingAdded to Library 26 Times as permen ciuman
Read
+Library
Ciuman Pengkhianat

Ciuman Pengkhianat

Sesampainya di rumah, aku mengemasi semua barang ke dalam koper. Aku mendongak dan melihat foto pernikahan yang tergantung di dinding. Dalam foto pernikahan itu, aku dan Arkan berciuman mesra. Sungguh menyedihkan. Tanpa pikir panjang, aku mengambil foto pernikahan dari dinding dan membuangnya ke tempat sampah. Aku juga merasakan saat-saat bahagia selama tujuh tahun hubunganku dengan Arkan.
8.1K viewsCompletedAdded to Library 259 Times as permen ciuman
Read
+Library
Gairah Sopir dan Majikan

Gairah Sopir dan Majikan

Cindy meremas kemeja Slamet, kuku-kukunya menekan kulit Slamet di balik kain. "Sst... Mas cuma sebentar. Sabar, nggih. Mas pergi dulu," Slamet mengecup kening Cindy dengan sangat lama, sebuah ciuman yang sarat akan ketakutan bahwa ini mungkin adalah kali terakhir ia bisa menyentuh istrinya dengan perasaan bersih.
10589.6K viewsOngoingAdded to Library 17.1K Times as permen ciuman
Read
+Library
Tahanan di Ranjang Sang Letnan

Tahanan di Ranjang Sang Letnan

Ciuman yang kemudian mendarat di bibir Cempaka bukan lagi ciuman perpisahan yang terburu-buru seperti di Yogyakarta, atau ciuman penuh keputusasaan seperti di atas kapal. Ini adalah ciuman yang penuh dengan janji dan pengakuan. Sebuah ciuman yang lambat, mendalam, dan membara. Pieter membimbing Cempaka menuju ranjang besar berkelambu putih di tengah ruangan. Di bawah cahaya lilin yang temaram, segala batas antara mereka runtuh. Pakaian-pakaian yang menjadi saksi bisu perjuangan mereka terlepas satu per satu. Menyisakan kulit yang bersentuhan dalam kehangatan yang murni.
104.3K viewsCompletedAdded to Library 116 Times as permen ciuman
Read
+Library
Tergoda Pesona Ibu Mertua

Tergoda Pesona Ibu Mertua

Siska berbaring rileks, dengan masker mata dari irisan timun, sementara aroma minyak kayu putih menenangkan. "Ini agar kulitmu halus dan bersih untuk hari esok" kata Ibu Wulan, tangannya terampil. Sore harinya, **Meuleum Palika** atau membakar kemenyan dilakukan di ruang tamu utama. Semua keluarga berkumpul, dengan Ibu Wulan membakar kemenyan di mangkuk tembaga, asapnya mengepul harum sambil lantunan doa Sunda mengusir roh jahat.
10361.4K viewsCompletedAdded to Library 7.6K Times as permen ciuman
Show Reviews (24)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Read All Reviews
Cium Aku, Pengantin Salahku

Cium Aku, Pengantin Salahku

Calantha fokus, dan dia tidak menyadari ada seorang pria yang telah mengawasinya begitu lama. Dia berjalan ke arah Calantha dan saat dia melakukan rotasi tubuh; dia memegang pinggang kecilnya dan memangkunya. Tiba-tiba, Calantha tidak bereaksi tepat waktu. Dia meletakkan kepalanya di dada kokoh pria itu, mencium aroma parfum kayu pinus yang kuat dan maskulin. Pria itu mengusap pinggangnya dengan satu tangan dan membelai rambutnya dengan tangan yang lain. Dia bertanya dengan suara serak,
1.9K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as permen ciuman
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status