Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tersandung Cinta Tuan Muda

Tersandung Cinta Tuan Muda

“Kadang, kita mendidik bukan hanya untuk memberi ilmu, tapi untuk memulihkan seseorang dari rasa tidak cukup. Seperti anak-anak yang tumbuh dalam luka, mereka tak butuh guru yang sempurna. Mereka butuh seseorang yang mau tetap tinggal meski mereka jatuh.” Suaranya terdengar jelas dan lembut. Beberapa peserta mengangguk. Salah satu pengajar mendekatinya setelah sesi berakhir dan berkata, “Kamu mengajar bukan hanya dari buku, tapi dari luka yang sudah kamu terima dan sembuhkan. Itu guru sejati.” Naira tersenyum. Ia tak menjelaskan apa pun. Tapi dalam hatinya, ia tahu—ia mulai pulih. Bukan karena Adrian. Tapi karena dirinya sendiri.
1.2K viewsCompletedAdded to Library 23 Times as poem about teacher
Read
+Library
TEACHER IS FALLING In Love

TEACHER IS FALLING In Love

akui Ria. “Jangan banggakan sikap mindermu itu. Kamu itu calon seorang guru. Jadi kamu harus berani menantang apapun di depanmu…” Aiza menyemangati. “Yup, Aiza benar Ria. Kalau sekarang aja kamu udah minder? Bagaimana kamu bisa menghadapi murid-murid di depan kelas nanti? Jangan sampai kamu gemetaran apa lagi sampai menangis di depan murid-muridmu, hehehehe…” sambung Rosni.
103.7K viewsOngoingAdded to Library 130 Times as poem about teacher
Read
+Library
Antara Peran dan Perasaan

Antara Peran dan Perasaan

Bu Desma menunduk, lalu berkata pelan: > “Saya ingat. Dan saya juga ingat, saya tidak seharusnya berkata begitu. Saya terlalu kaku sebagai guru. Saya lupa bahwa puisi bukan tentang indahnya bahasa, tapi tentang keberanian membuka luka.” Nara tidak menyangka. Hatanya nyaris runtuh mendengar kalimat itu. Ia hanya bisa berkata lirih, “Saya hampir berhenti menulis karena itu, Bu. Tapi... saya kembali.” Bu Desma tersenyum. “Dan saya bangga kamu kembali. Mungkin itu salah satu karma baik saya hari ini.” --- Setelah kelas berakhir, Nara menerima email singkat:
101.9K viewsCompletedAdded to Library 54 Times as poem about teacher
Read
+Library
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

Napasnya diatur, tatapan penuh tekad, dan tubuhnya dibalut semangat yang tak tergoyahkan. “Genggam toya bukan seperti kau memeluk pacar. Tegakkan tanganmu!” seru salah satu pengajar senior, Yung Le, dengan suara parau membelah udara. “Maaf, Guru!” Thong Chai menegakkan posisinya. Peluh mengalir di pelipisnya, tapi semangatnya tetap menyala.
102.0K viewsCompletedAdded to Library 73 Times as poem about teacher
Read
+Library
My Teacher My Husband

My Teacher My Husband

"umur mas kan sekarang 20 nih. Aku penasaran, kok mas bisa jadi guru diusia 20? Bukannya umur 20 itu masih tahap perkuliahan ya?" "Dulu, ketika mas sekolah. Mas bisa dikatakan anak yang cerdas makanya sering lompat kelas. Mas juga kuliah kok, tapi mas bisa lulus dengan cepat. Dan sekarang mas jadi guru, alhamdulillah kamu juga sekolah di tempat saya mengajar. Saya jadi makin semangat ngajar karna ada kamu" ucap Dimas membuat Rika tersipu malu, Rika senang karena berada dipangkuan Dimas. Karena dengan begitu Dimas tidak bisa melihat ekspresi Rika ketika mendengar ucapan Dimas. "Cita-cita mas pengen jadi guru ya?"
956 viewsOngoingAdded to Library 27 Times as poem about teacher
Read
+Library
CEO Idaman Menikahi Sekretaris Rendahan

CEO Idaman Menikahi Sekretaris Rendahan

Sera kini tinggal di akademi, bukan lagi sebagai murid, tapi pengajar muda. Meski baru berusia tujuh tahun, kecerdasannya melampaui banyak ilmuwan dewasa. Tapi yang membuat semua orang kagum bukanlah kekuatannya, melainkan caranya berbicara — lembut, sabar, seperti seseorang yang sudah hidup seratus tahun. Di kelasnya, ia menulis di papan: “Cahaya bukan hanya bersinar. Cahaya juga belajar mendengarkan bayangan.”
1.2K viewsCompletedAdded to Library 41 Times as poem about teacher
Read
+Library
Memories

Memories

Apa aku yang terlalu terbawa perasaan? Suasana kelas 8D tampak sangat sangat sunyi kali ini. Ini bukan pertama kalinya hal ini terjadi, setidaknya 3 kali dalam sepekan. Bukan tanpa alasan, melainkan karena keberadaannya. Ya, Mr. Pane. Guru matematika yang di cap “Killer” oleh para muridnya dari berbagai angkatan hingga alumni. Aku tidak mengerti mengapa mereka menganggap Mr.Pane adalah perusak kebahagiaan mereka di SMP. Yang kurasakan justru sebaliknya, malah aku berfikir cara dia mengajar 85 persen mengingatkanku pada ayah ketika mengajarku saat masih di seklah dasar.
9.74.7K viewsOngoingAdded to Library 127 Times as poem about teacher
Read
+Library
Pembalasan Tuan Muda Terkuat

Pembalasan Tuan Muda Terkuat

"Selama lima tahun terakhir, Guru memperlakukanku seperti anak Anda sendiri, melindungiku, mengajariku pengobatan dan kultivasi ketika semua orang menertawakanku. Seorang guru sehari adalah ayah seumur hidup!" "Aku tidak akan pernah melupakan kebaikan ini, dan tidak akan pernah bisa membalasnya seumur hiduplu! Sekte Medical God adalah rumah keduaki!" Xiao Yan sangat tersentuh oleh kata-kata muridnya. Air mata mulai menggenang di sudut matanya yang lelah. Dengan murid seperti itu, dia tidak memiliki penyesalan dalam hidupnya. Namun kekhawatirannya tetap ada.
9.71.3M viewsOngoingAdded to Library 43.2K Times as poem about teacher
Show Reviews (80)
Read
+Library
Raden Arya
Salam Kak Rionir, semoga selalu diberikan kesehatan dan rezeki yang berlimpah. untuk pembaca setia juga semoga sehat selalu. izin promosi ya kak. untuk teman-teman yang suka novel action, mafia, balas dendam, dan identitas rahasia. pokoknya wajib baca novel Balas Dendam Putra Mafia Terkuat. ...
Adelia
maaf mengotori kolom komentarnya izin promosi cerita aku, aku harap kakak dapat membaca cerita aku dan memberikan nilai kepada cerita aku terimakasih kak Judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku.
Read All Reviews
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status