Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Good Novel

Good Novel

Unknown and uninvited I passed in To that strange land that hangs between two goals, Round which a dark and solemn river rolls - More dread its silence than the loud earth's din. And now, where was the peace I hoped to win? Black-masted ships slid past me in great shoals, Their bloody decks thronged with mistaken souls. (God punishes mistakes sometimes like sin.) Not rest and not oblivion I found. My suffering self dwelt with me just the same; But here no sleep was, and no sweet dreams came To give me respite. Tyrant Death, uncrowned By my own hand, still King of Terrors, frowned
7.922.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 745 kali sebagai poetry about darkness
Baca
+Pustaka
Beauty in the dark

Beauty in the dark

“Bersiaplah! Karena jika waktunya telah tiba, kau tidak akan mampu lagi untuk berdiri seperti saat ini!” Rae keluar dari ruangan tersebut dan berjalan cepat menuju tempat gelap. Ia akan meredam amarahanya, maka dari itu hanya tempat gelap dan sunyi yang bisa membuatnya kembali tenang. Kegelapan adalah temannya dan selalu menjadi obat terbaik untuk Rae dalam menghadapai setiap hal yang mengusik pikirannya. Tidak ada yang boleh mengganggunya. Jika tidak, tidak ada jaminan jika si pengganggu akan kembali dengan utuh.
1010.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 409 kali sebagai poetry about darkness
Baca
+Pustaka
Aduh Jenderal Tak Tahan

Aduh Jenderal Tak Tahan

"Teori gelap dan terang itu omong kosong." "Kalau ikuti logika itu, langit itu terang, bumi adalah gelap, maka tanah yang kalian pijak juga tak bawa keberuntungan, kenapa kalian masih berjalan? Apa para petani tak bisa lagi bercocok tanam?" "Matahari adalah terang, bulan adalah gelap, lalu apa kalian tak boleh menikmati rembulan di Festival Pertengahan Musim Gugur? Penyair yang menulis puisi tentang rembulan juga membawa sial?"
9.84.7M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122.7K kali sebagai poetry about darkness
Tampilkan Ulasan (967)
Baca
+Pustaka
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Nama Pena Anar
Hai kak author tersayang, 🫰🏻 ijin. Novel Panas tentang Petarung jalanan yang menaklukan Nyonya Besar Judul.. Suami Pengganti: Petarung Jalanan di Ranjang Nyonya Besar Mari mampiiir...🫰🏻 aku tunggu ya!!🫰🏻
Baca Semua Ulasan
I. Tulisan Untuk Orick: Dunia Merah Jambu

I. Tulisan Untuk Orick: Dunia Merah Jambu

Bukan hanya karena Orick, melainkan rahasia-rahasia tentang kesakitan yang diam-diam masih kubawa kemari tanpa siapapun tahu. Sebuah dunia janji setipis kertas yang sekali ku-gores mungkin bencara dari luar akan meniban segalanya sampai tak tersisa. Ketika seringkali ku-dongakan wajah bersama dua tangan terangkat, ucapan yang keluar dari mulutku seakan berbusa tak berguna. Aku selalu dihadapkan dengan gerbong hitam atau putih. Sebuah cahaya yang kubutuh, namun kegelapan adalah teman sepi paling nyaman.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai poetry about darkness
Baca
+Pustaka
Perjalanan Kultivasi Sang Immortal

Perjalanan Kultivasi Sang Immortal

Darkness Wu Xiang tanpa kesulitan memunculkan pedang dengan api membara di seluruh permukaan pedang. "Ingin mencoba pedang neraka yang bisa membakar apapun, Wu Tian?" tanya Darkness Wu Xiang dengan nada mengejek Immortal ini. "Aku tadinya menghargaimu karena kamu satu-satunya yang masih bisa menolak aura kegelapan dan mengandalkan kultivasi normal, tapi sekarang kamu tidak ubahnya seperti sampah bus*k yang banyak terdapat di mana-mana!" Darkness Wu Xiang terus mengejek Darkness Wu Tian untuk membuat kemarahan Immortal ini semakin besar yang akan memperkuat dirinya dengan energi kegelapan maksimal.
10121.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.8K kali sebagai poetry about darkness
Baca
+Pustaka
Kebangkitan Sang Putri Terbuang

Kebangkitan Sang Putri Terbuang

Suaranya lirih namun tegas, memecah kesunyian yang mencekam. “Kau pikir dunia ini akan membiarkan iblis purba bangkit begitu saja? Kau pikir kegelapan akan menang dengan mudah? Kau salah, manusia. Selalu ada harapan, selalu ada cahaya, dan aku akan menjadi cahaya itu.”
1019.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 664 kali sebagai poetry about darkness
Baca
+Pustaka
Dosa dalam Cinta

Dosa dalam Cinta

Langit malam menggantung di atas reruntuhan gudang, gelap pekat seperti tinta, hanya diterangi cahaya merah samar yang memancar dari retakan tanah. Bau hangus dan darah menyatu, menciptakan atmosfer yang menusuk, sementara suara bisikan aneh terus berputar di telinga, seolah-olah bumi sendiri sedang berbisik rahasia kelam yang tak boleh terungkap. Debu dan abu beterbangan, berputar dalam pusaran angin yang panas, membuat setiap napas terasa seperti menghirup pecahan bara api. Suara retakan kayu terdengar samar, seperti tulang yang patah di bawah tekanan berat, dan setiap detik terasa seperti detik terakhir yang menggantung di ujung ajal.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai poetry about darkness
Baca
+Pustaka
Tersembunyi di Balik Cahaya

Tersembunyi di Balik Cahaya

Aku kedinginan. Ketika aku membuka mata, saat itu kamar gelap gulita. Jendela tidak tertutup gorden, jadi aku masih bisa melihat cahaya bulan dan lampu dari sana. Dugaanku, sekarang masih subuh. Benar saja, ketika aku melihat ponselku, memang masih pukul lima. Ngomong-ngomong, jika tidak menyadari kasur dan bantal yang kupakai berbeda, aku bahkan lupa jika aku ada di rumah Janice saat ini.
764 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai poetry about darkness
Baca
+Pustaka
Divine Power

Divine Power

Raja Kegelapan tidak hanya bertarung dengan kekuatan fisik, tetapi juga dengan kekuatan yang jauh lebih dalam—kekuatan yang menghubungkannya langsung dengan kegelapan di seluruh alam semesta. "Tidak ada yang bisa melawan kegelapan ini, Arka," suara Raja Kegelapan menggema, memenuhi ruang dengan keputusasaan. "Kegelapan adalah bagian dari segala sesuatu. Ini adalah nasibmu—nasib dunia ini. Kau hanya dapat memilih untuk menyerah atau menghancurkan dirimu sendiri."
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai poetry about darkness
Baca
+Pustaka
Dunia yang Terlupakan: Jalan Sang Jenius

Dunia yang Terlupakan: Jalan Sang Jenius

“Kau membuat cukup banyak kekacauan.” “Aku hanya membawa terang ke tempat gelap,” jawab Rainer. “Dan terkadang... kegelapan harus tetap gelap.” Rainer tak tersenyum. “Kegelapan yang dipelihara hanya akan menumbuhkan kehancuran.” Lord Dren menatapnya dalam-dalam. “Apa kau tahu apa yang terjadi ketika cahaya terlalu terang? Ia membakar segalanya, termasuk yang ingin diselamatkan.”
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai poetry about darkness
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status