Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Penantian Yang Tak Kunjung Kembali

Penantian Yang Tak Kunjung Kembali

Akhirnya, hanya berubah menjadi, “Nggak apa-apa, ibu akan selalu menemanimu.” Joel pun tak bertanya lagi. Dia mengambil topi ulang tahunnya. “Ibu, tolong pakaikan untukku.” Aku mengangguk. Saat hendak memakaikannya, mataku tak sengaja melihat postingan baru Luela. [Hari ini sangat luar biasa. Aku sangat menyukai hari ini.]
55.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai pohon harapan
Baca
+Pustaka
Kematian yang Diharapankan Suamiku

Kematian yang Diharapankan Suamiku

Aku pun memejamkan mata dan menarik napas dalam-dalam, mimpi buruk lima tahun yang lalu akhirnya berakhir. Pembawa acara menenangkan suasananya dan musik orkestra pun kembali dimainkan, seolah-olah semua yang terjadi tadi hanya sebuah ilusi. Upacara pertunangan pun dilanjutkan. Haris menatapku dengan penuh cinta. "Mulai sekarang, aku akan menggunakan sisa hidupku untuk membuat kalian merasakan cinta dan kebahagiaan yang sesungguhnya."
3.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai pohon harapan
Baca
+Pustaka
Surat Perceraian Sebagai Hadiah Pernikahan

Surat Perceraian Sebagai Hadiah Pernikahan

Saat itu, dia mendadak teringat bahwa dulu saat SMA, dia pernah menggantungkan sebuah papan harapan di pohon beringin di sana. Sepuluh tahun telah berlalu, pohon beringin itu masih tetap rindang dan lebat. Setelah bersusah payah mencarinya, akhirnya dia menemukan papan harapannya dulu dan menurunkannya. Tulisan di papan itu memang sudah mulai pudar, tetapi masih bisa dibaca. Debora mengusap lembut tulisan yang tampak kekanak-kanakan itu. [ Menikah dengan Bravy. ]
2.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai pohon harapan
Baca
+Pustaka
Malam Terakhir di Singgasana

Malam Terakhir di Singgasana

Hembusan angin bertiup, kantong merah miliknya, ratusan buah kesemek, dan pita-pita kantong merah yang digantung entah sejak kapan bergoyang-goyang tertiup angin. Merah melambangkan harapan. Dan, pohon kesemek ini sudah membawa begitu banyak harapan orang-orang. Sekawanan burung bersiul beterbangan melintasi tembok istana, tatapannya mengikuti arah suara burung-burung itu dan melihat jauh ke luar tembok istana. Di kejauhan, di balik angin dan salju, ada ibunya yang sudah lima tahun ini tidak dia temui.
984.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.4K kali sebagai pohon harapan
Baca
+Pustaka
Kebangkitan Ratu Irene: Pembalasan Dendam Istri Tertindas

Kebangkitan Ratu Irene: Pembalasan Dendam Istri Tertindas

Irene berhenti di tepi danau, menyaksikan satu persatu lentera naik ke langit. Ia menoleh saat seorang wanita tua menyodorkan kertas harapan padanya, bersama sebuah lampion kecil. “Setiap orang boleh berharap,” ujar wanita itu sambil tersenyum. “Tapi tidak semua orang bersedia memperjuangkannya.” “Dan jangan berharap kepada manusia, mereka semua pengkhianat dalam jalurnya masing masing.” Tangan Irene menerima lampion itu.
1.3K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai pohon harapan
Baca
+Pustaka
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

Justru karena mereka kini tahu: harapan tidak lahir dari angan semata, tetapi dari kerja yang penuh luka, dialog yang getir, dan keputusan-keputusan sulit yang tak selalu disukai. Saat ditanya lagi, “Kapan harapan kalian akan terwujud?” Tuma tersenyum lelah, “Mungkin tidak dalam hidupku. Tapi anak-anak yang lahir di Akarlangit tak akan bertanya kapan harapan akan datang—karena mereka tumbuh di tengahnya.” Dan di kejauhan, dari balik kabut tebal Tilangkar, cahaya kecil mulai tampak di beberapa lereng lain. Mungkin, seperti Akarlangit, harapan itu sedang ditanam di tempat-tempat lain pula.
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai pohon harapan
Baca
+Pustaka
Kelemahanku kekuatan untuk bertahan hidup

Kelemahanku kekuatan untuk bertahan hidup

Harapan atau pengharapan (bahasa Latin: spes) merupakan salah satu dari tiga kebajikan teologal dalam tradisi Kristen. Harapan merupakan kombinasi dari hasrat akan sesuatu dan pengharapan untuk menerimanya, kebajikan ini berharap akan persatuan ilahi dan juga kebahagiaan abadi. Sama seperti semua kebajikan, harapan timbul dari kemauan atau kehendak, bukan nafsu atau perasaan."Orang Kristen yang berpengharapan mencari Allah bagi dirinya sendiri. Dalam bahasa teknis, objek formal dari harapan teologis adalah Allah-yang-dimiliki."
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 183 kali sebagai pohon harapan
Baca
+Pustaka
Tuan CEO, Lepaskan Aku!

Tuan CEO, Lepaskan Aku!

Dan di ruko kecil miliknya dan Yura, sebuah masa depan sedang dipersiapkan dengan penuh cinta. Malam itu, di dalam selnya, Jae-hyun tidak lagi merasa kedinginan. Ia membayangkan Jaringan Harapan itu mulai terbentuk, menghubungkan lereng bukit, penjara, ruko, dan rumah sakit menjadi satu rantai kebaikan yang tak terputus. Ia memejamkan mata, memegang pulpen fountain-nya, dan berjanji pada dirinya sendiri bahwa empat tahun ke depan hanyalah waktu bagi ia untuk bersiap menjadi manusia yang baru.
1.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai pohon harapan
Baca
+Pustaka
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Pohon Ingatan (The Memory Tree) Di pusat hutan, berdiri sebuah pohon raksasa yang batangnya tampak bercahaya perak di bawah sinar rembulan. Penduduk desa menyebutnya "Pohon Gema". "Pohon ini tidak hanya menyimpan oksigen," jelas seorang tetua desa, keturunan Nara. "Ia menyimpan setiap tawa dan tangisan yang pernah dilepaskan di bawah naungannya. Jika kalian kehilangan imajinasi, kalian harus meminum getah dari pohon ini melalui telinga kalian—dengan cara mendengarkan bisikannya."
714 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai pohon harapan
Baca
+Pustaka
Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

00 – Penutup Hari: “Pohon Harapan” Peserta menulis satu kata di daun kertas kecil – kata yang mereka harap menjadi inti dari hidup mereka. Mereka kemudian menggantung daun kertas itu di “Pohon Harapan” – pohon besar di tengah area. Anya menulis: “DAMAI” Ia menggantungnya sambil berdoa. Saat sore itu matahari terbenam, Anya merasa ada sesuatu yang berakar di hatinya:
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai pohon harapan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status