Malam Terakhir di Singgasana
Hembusan angin bertiup, kantong merah miliknya, ratusan buah kesemek, dan pita-pita kantong merah yang digantung entah sejak kapan bergoyang-goyang tertiup angin.
Merah melambangkan harapan. Dan, pohon kesemek ini sudah membawa begitu banyak harapan orang-orang.
Sekawanan burung bersiul beterbangan melintasi tembok istana, tatapannya mengikuti arah suara burung-burung itu dan melihat jauh ke luar tembok istana.
Di kejauhan, di balik angin dan salju, ada ibunya yang sudah lima tahun ini tidak dia temui.