Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
When I Meet You

When I Meet You

Entahlah, aku ingin menanggapnya sedemikian. Setelah sepuluh menit berlalu begitu saja, sepeda ontel yang kami tumpangi berhenti di depan pohon besar yang kunamai sebagai pohon harapan. Kertas dengan benang putih menggantung indah dan disapu ke sana ke mari oleh angin sepoi-sepoi.
9.98.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 173 kali sebagai pohon harapan
Baca
+Pustaka
Segala Harapan dan Kerinduan Hanyalah Kehampaan

Segala Harapan dan Kerinduan Hanyalah Kehampaan

"Sudah dikasih nama belum? Siapa namanya? Jangan lupa mengundang kami saat pesta perayaan satu bulannya!" "Namanya Leonal Purwa. Dia putraku." Morgan tersenyum sangat bahagia. Sambil berbicara, dia merangkul Merry yang berdiri di sampingnya. Merry juga tersenyum. "Tentu saja. Kita semua tetangga. Nanti kami pasti mengundang kalian ke pesta perayaan satu bulannya." Penampilan mereka benar-benar seperti keluarga kecil yang bahagia.
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai pohon harapan
Baca
+Pustaka
Pernikahan Tak Diharapkan

Pernikahan Tak Diharapkan

"Ya, tapi besok aku ingin membeli tas yang kemarin aku tunjukkan kepadamu. Aku ingin sekali, itu tas keluaran terbaru musim ini," "Berapa memang?" "Tiga puluh empat juta," "Ambil saja, besok akan ku transfer," "Terimakasih sayang," Malam itu seperti yang sudah-sudah mereka habiskan waktu bersama. *** Hari ini Delia sudah lengkap menggunakan rok span dengan kemeja berwarna hitam, rambutnya ia biarkan tergerai. Di depan kaca ia menatap dirinya sendiri, Delia tersenyum sangat tipis, "Kasihan sekali wanita ini."
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai pohon harapan
Baca
+Pustaka
Masa Lalu Yang Tidak Diharapkan

Masa Lalu Yang Tidak Diharapkan

ucap Ameli sambil memegang tangan Bu Mila. Bu Mila menangis sambil memeluk Ameli. Dia tahu bahwa perjuangan puteri semata wayangnya itu sungguh luar biasa. Hari itu, hidup baru Ameli dimulai. Besoknya Ameli bersiap pergi untuk mencari kerja. Dengan ijasah S1 jurusan ekonomi yang dia punya, Ameli masuk ke pintu demi pintu perusahaan. Namun, belum juga melalui tahap seleksi berkas, Ameli sudah mendapat penolakan. Dan hal itu Ameli dapatkan di hampir semua perusahaan yang dia lamar. Setelah Ameli melakukan penelusuran, penolakan tanpa alasan yang dilakukan oleh hampir semua perusahaan yang dia lamar karena status Ameli yang merupakan Puteri dari Pak Danang Pamungkas.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai pohon harapan
Baca
+Pustaka
Penjaga Idaman

Penjaga Idaman

Kastara menyugar rambut dengan gelisah. Tetapi tiba-tiba daun yang bergoyang di halaman depan rumahnya membuatnya heran. Itu pohon kelapa dan tingginya hanya setinggi satu meter lebih sedikit, tidak ada angin yang membuat pohon atau rumput di sekelilingnya bergoyang. Jadi apakah ada seseorang di bawah sana? Dahinya langsung berkerut sempurna. Dia mendekati jendela dan menajamkan pandangannya pada pohon kelapa itu.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai pohon harapan
Baca
+Pustaka
Istri yang Tak Kau Harapkan

Istri yang Tak Kau Harapkan

Kai terkekeh mendapati reaksi Kristal, namun tidak urung akhirnya ia bertanya, “Kenapa?” “Karena katanya, pembuluh darah di jari ini terhubung langsung ke jantung kita. So, its like you’re in my heart,tahu nggak? Dan it’s a solitaire ring, it’s a symbol of a promise. “Duh, Kai, kalau begini kan aku ngarepnya kamu janji mau nikahin aku, tahu! Ngeselin banget, bikin aku susah move on aja.”
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai pohon harapan
Baca
+Pustaka
SOPIR PRIBADIKU TERNYATA MILIARDER

SOPIR PRIBADIKU TERNYATA MILIARDER

Keira berdiri diam di depannya, memandangi batang muda itu yang tampak rapuh namun penuh harapan. "Aku belum pernah menanam pohon sebelumnya," katanya pelan ketika Adrian mendekat dari belakang, memeluk pinggangnya sambil menyandarkan dagu di pundaknya. “Tapi kamu tahu cara menumbuhkan sesuatu,” bisik Adrian, “karena kamu tahu cara menjaga.” Keira menyandarkan kepalanya ke bahu suaminya. “Pohon ini akan tumbuh tinggi nanti. Mungkin anak kita akan panjat dia, atau duduk di bawahnya baca buku. Tapi yang paling penting… dia akan tumbuh dari rumah ini.”
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai pohon harapan
Baca
+Pustaka
Jalan Hidup Kita

Jalan Hidup Kita

"Aku selalu menjadi wanita yang payah, aku selalu payah. Aku tidak berguna. Aku tidak bisa membuatmu bahagia. Aku menghancurkan impian dan harapan kita. Bagaimana aku bisa menghadapi keluargamu, Gray!" Air mata terus mengalir di kedua pipi Amayra, dia menunduk menyembunyikan wajah menyedihkannya di dada bidang Gray. Gray mengeratkan pelukannya sengaja membenamkan wajah rupawannya di lengkungan leher istrinya dan sesekali mengecupnya berharap Amayra lebih merasa tenang. Tidak ada wanita ataupun istri yang menginginkan ini terjadi, sudah empat tahun keduanya terikat dengan pernikahan suci dan selama itu pula mereka memiliki impian. Impian yang membuat keluarga Adelard kecil mereka menjadi leng
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai pohon harapan
Baca
+Pustaka
Cinta dan Impian

Cinta dan Impian

"Oh, aku tahu. Pasti gara-gara Pak Juna tadi kan? Eh, Renata. Aku kasih tahu ya! Kamu itu jangan berharap banyak sama Pak Juna." "Kenapa? Pak Juna kan masih single. Aku juga sama. Jadi gak akan ada yang melarang kan?" "Iya, aku tahu kamu dan Pak Juna masih sama-sama single. Tapi kamu sudah tidak ada harapan." "Jangan sok tahu kamu." "Terserah kamu mau percaya atau tidak. Yang penting aku sudah ngasih tahu kamu. Kalau suatu saat nanti kamu patah hati. Jangan salah kan aku."
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai pohon harapan
Baca
+Pustaka
Pendekar Cahaya

Pendekar Cahaya

Rasa kagum memang mudah berubah menjadi rasa suka. Putri Dayana memiliki kebiasaan menenangkan dirinya di hutan pohon Baobab. Pohon ini disebut juga pohon kehidupan. Batangnya yang besar, berongga dan mengandung banyak air, menjadi rumah bagi hewan-hewan kecil dan serangga di daerah yang gersang ini. Daunnya tumbuh pada ranting-ranting yang melebar mencapai beberapa depa, sehingga di bawah pohon sangat teduh. Di sinilah sang Putri duduk termenung. Sementara para pengawal berjaga di kejauhan.
1018.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 448 kali sebagai pohon harapan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status