Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

Sima juga tampaknya mempunyai mantra tertentu yang masih bisa dia gunakan, terlihat dia beberapa kali memejamkan mata dengan posisi tangan yang berada tepat di atas kepalanya, untuk mencoba melawan atas apa yang dilakukan Kala dengan energinya yang tersisa. Dan tiba-tiba, Kreeak Kreeak Kreeak Beberapa pohon besar yang tumbuh di sekitar lapangan itu, secara perlahan tercabut dengan sendirinya, pohon-pohon yang tampak sudah tua itu tercabut dari tanah dengan akar pohon yang menjulur panjang hingga membentuk retakan-retakan kecil di tanah dengan sangat panjang. Ada total tiga pohon yang tercabut, aku sama sekali tidak percaya atas apa yang kulihat. Dengan mudahnya sesosok makhluk seperti Kala b
9.8682.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23.9K kali sebagai pohon kale
Tampilkan Ulasan (174)
Baca
+Pustaka
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
D'sparage Je
makin diikutin, perjalanan si Ujang bikin makin penasaran. cuman sedikit saran aja sih, perjalanan Nando untuk menaklukkan seluruh negeri di Alam siluman dalam cerita The Destinable Of Light akan memberikan warna yang berbeda buat pembaca, jadi mampirlah sekali-sekali kalo ada waktu ...
Baca Semua Ulasan
Warisan Artefak Kuno

Warisan Artefak Kuno

Begitu ia melangkah masuk ke arena, pandangannya langsung tertuju pada hamparan tanah berpasir yang luas, dikelilingi tembok-tembok istana yang telah runtuh, seakan-akan tempat ini menyimpan seribu kisah masa lalu. Di tengah arena itu, sebuah pohon yang rimbun, tinggi, dan sangat besar berdiri megah, seolah menjadi penjaga tempat sakral ini. Semua yang baru datang segera berbisik-bisik, mengagumi kehadiran pohon yang tumbuh subur di padang gurun yang tandus. “Itulah Pohon Bodhi Suci, yang buahnya disebut Airmata Giok Fenghuang!” seru seorang kultivator muda dengan semangat.
9.8225.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.5K kali sebagai pohon kale
Tampilkan Ulasan (66)
Baca
+Pustaka
Jimmy Chuu
pembaca yang terhormat Mohon maaf akhir-akhir ini jumlah koin yang harus kalian habiskan sedikit banyak. Hal ini disebabkan author harus menulis kata di atas 1300 kata Karena untuk membuat bab tersebut lebih detail. jika di bawah 1300kata, takutnya Pesan yang ingin disampaikan tidak bisa ditangkap
Embunayu
Thor.. ijin promosi. ikuti dan baca novel eksklusif pertama saya yang berjudul "Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api" mengisahkan seorang anak sulung raja yang ditindas karena kelemahannya dan diusir karena ketidak mampuannya untuk menjadi putera mahkota. hidup dalam intrik dan kisah cinta unik.
Baca Semua Ulasan
Another Side of EARTH

Another Side of EARTH

"Kesalahan terjadi pada televisi anda. Hahaha... akhirnya dia kena karmanya juga!" "Diam kau, bocah!" Primerose meminta kami semua untuk diam. Khalua akhirnya berbicara kembali bahwa ini adalah Pohon Suci Kuula. Hm... ada pohon yang disucikan begitu? Katanya buah dari pohon ini akan membuktikan apakah seseorang itu baik atau jahat. Serta bisa mendeteksi keluarga Van Deer yang hilang. "Kalau seandainya kami jahat lalu memakan buah ini apa yang akan terjadi?"
107.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 255 kali sebagai pohon kale
Tampilkan Ulasan (25)
Baca
+Pustaka
Susan S
Kak Dita mah nggak perlu diragukan lagi. Tapi btw kok aku lebih suka Scifinya ya daripada genre yg lain yg kakak tulis. Ini tuh gimana ya. Meski baru baca 3 bab tapi asik banget gitu dibacanya. Kayaknya kak dita nyaman sama genre ini. Fellnya nonjok banget. Dan lebih bebas tentunya.
Shell
Scifi memang seru. Btw suka sama gaya bahasanya. Jadi keinget cerpen Millenium 11 karya Kak San. Settingnya sama2 masa depan. Meskipun punya Kak San lebih jauh lagi. Tapi konsep ceritanya sama2 keren.
Baca Semua Ulasan
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Pohon Ingatan (The Memory Tree) Di pusat hutan, berdiri sebuah pohon raksasa yang batangnya tampak bercahaya perak di bawah sinar rembulan. Penduduk desa menyebutnya "Pohon Gema". "Pohon ini tidak hanya menyimpan oksigen," jelas seorang tetua desa, keturunan Nara. "Ia menyimpan setiap tawa dan tangisan yang pernah dilepaskan di bawah naungannya. Jika kalian kehilangan imajinasi, kalian harus meminum getah dari pohon ini melalui telinga kalian—dengan cara mendengarkan bisikannya."
713 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai pohon kale
Baca
+Pustaka
SATU KESALAHAN MEMBAWAKU KE RUMAH CEO GALAK

SATU KESALAHAN MEMBAWAKU KE RUMAH CEO GALAK

Di sampingnya, Kael berjalan dengan langkah santai sembari memeluk pinggang istrinya itu. Tujuan pertama mereka adalah Lembah Dixam. Begitu jip membelah dataran tinggi berbatu tersebut, Sabrina tidak bisa berhenti berdecak kagum melihat deretan Dragon's Blood Tree yang legendaris. Pohon-pohon purba berbentuk payung raksasa itu terlihat begitu mistis sekaligus indah di bawah langit biru bersih. "Kael, ayo foto di sebelah sana!" seru Sabrina antusias, menarik lengan suaminya menuju salah satu pohon terbesar.
1036.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 755 kali sebagai pohon kale
Baca
+Pustaka
Murid 3 Dewa

Murid 3 Dewa

Dimulai dari Rumput Jiwa Dewa, Daun Roh Es, Akar Petir Ungu dan berbagai jenis lainnya. Tidak membuang waktu, dia mulai memanen satu-persatu tanaman herbal itu. Hingga perhatiannya tertuju pada satu titik. Di tengah kebun itu, dia sebuah pohon cukup besar. Bahkan bisa berteduh dibawahnya. Dan Buah dari pohon itu memancarkan aura yang sangat besar. "Pohon Dao?" "Bagaimana mungkin?" Dia terbelalak dan jantungnya seolah berhenti berdetak.
1022.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 465 kali sebagai pohon kale
Baca
+Pustaka
Cindaku Sang Penguasa

Cindaku Sang Penguasa

Sanggapati mengusap bulu roma yang meremang, rasanya dia didorong masuk ke dalam dunia fantasi yang penuh nuansa horor. Askara sibuk celingukan, dia sedikit terpana dengan beberapa bentuk aneh dari pohon-pohon yang tumbuh di sana. Mengejutkannya lagi, ada juga pohon yang tumbuh ke atas, namun bagian pucaknya melengkung lagi ke bawah sampai jungkir balik menyentuh tanah. 'Pohon jenis apa itu?' Berbeda dengan Kai, pemuda itu berjalan di depan tanpa ada kesan takut sedikitpun. Bola matanya hanya melirik sekilas suasana di sekitaran. Menurutnya, tidak ada yang menarik dari semua ini.
1019.5K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 739 kali sebagai pohon kale
Baca
+Pustaka
Rantai Gen Mekanik

Rantai Gen Mekanik

"Semuanya, barang berikutnya adalah tanaman ajaib yang diperoleh dari alam rahasia kuno. Kami di rumah lelang menyebutnya Pohon Gen Pemurni." Sherry berkata, mengangkat barang itu. Di layar di depan semua orang, sebuah pohon emas kecil setinggi lebih dari satu meter muncul, batangnya lurus dan kuat, cabang-cabangnya seperti cakar naga, kuat dan kokoh. Yang paling aneh adalah daunnya, seperti awan gelap, menutupi puncaknya. Dilihat dari kejauhan, itu tampak seperti awan hujan, memancarkan uap air yang samar.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai pohon kale
Baca
+Pustaka
Pendekar Bukit Meratus

Pendekar Bukit Meratus

Apalagi mereka tahu, batang pohon ini bukan lemah, tapi di sebut pohon ulin (pohon khas Kalimantan yang di sebut kayu besi, saking keras batangnya). “Se-setahuku, si putri itu di sekap di sebuah hutan yang bernama Hutan Kalimati, yang berada di selatan kotaraja,” sahu Akoi dengan suara gemetaran, tak berani main-main lagi, sebab dengan kondisi tubuh tertotok dan tak berdaya, mudah bagi musuhnya ini untuk menghabisinya.
9.645.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai pohon kale
Baca
+Pustaka
Geger Kahyangan

Geger Kahyangan

kata Bara. "Hmmm...Hal pertama yang aku lihat waktu itu adalah Hutan aneh. Dan hutan itu memiliki pohon yang besar dan tingginya sangat tidak wajar. Hampir semua pohon besarnya satu wilayah istana dan tingginya mencapai langit. Bahkan ada pohon yang tak terlihat oleh Mataku karena saking tingginya..." kata Ragrasha membuat Bara dan yang lain langsung menyimaknya. Padahal keadaan di Kuil Naga Air tengah cukup gawat oleh kemunculan aura iblis yang kuat tersebut. Namun lima orang ini justru asyik melayang di atas awan sambil membicarakan Tanah Kutukan yang pernah dimasuki oleh Tetua Kuil Naga Air Ragrasha. "Pohon raksasa yang tingginya sampai ke langit? Memang aneh dan mustahil. Tapi hal yang m
8.961.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai pohon kale
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status