Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Setelah Segalanya Hancur

Setelah Segalanya Hancur

Ketika Dirga pulang keesokan paginya, aku pura-pura tidur. Dia menanggalkan mantelnya, menunggu dingin dari tubuhnya hilang, lalu menarikku ke dalam pelukannya. Aku bisa merasakan detak jantungnya, stabil dan kuat, terasa menempel di punggungku. "Sayang, lihat ini," katanya pelan sambil membuka ipadnya. Sebuah gambar pulau muncul di layar, dengan pasir putih dan air biru, seperti surga yang digambarkan orang-orang dalam cerita.
9198.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.8K kali sebagai poster bumi menangis
Baca
+Pustaka
Saat Dia Menang, Aku Hilang

Saat Dia Menang, Aku Hilang

Di tengah lautan pakaian hitam yang khidmat, setelan tuksedo Julian tampak sangat mencolok. Tapi justru dia yang menangis paling putus asa. “Eva, apaan ini?” “Katamu kau lagi di retret kesehatan. Katamu nggak ada sinyal.” “Aku percaya semua yang kau katakan. Kau kok tega tinggalin aku kayak gini?” Aku duduk di atas batu nisanku sendiri dan menatap dengan tenang saat Julian berlutut sambil menggenggam fotoku.
6.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 215 kali sebagai poster bumi menangis
Baca
+Pustaka
Jerat Cinta Sang Langit

Jerat Cinta Sang Langit

Bagamana bisa Raga ada di sini? Raga berjongkok mendekati Bumi. Terlihat khawatir melihat Bumi dari atas sampai bawah. “Kuantar ke rumah sakit?” Bumi menggeleng lemah kemudian berdiri sambil meringis. Lecet di sikunya baru terasa perih. “Nggak ah, lecet aja,” sahut Bumi menolak.
1015.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 500 kali sebagai poster bumi menangis
Baca
+Pustaka
Luka Sang Bidadari

Luka Sang Bidadari

papar pak Adam sembari menitikan air mata. Bu asih menatap sedih laki-laki yang pernah menjadi suaminya itu, dia tidak menyangka bahwa pak Adam sedang sakit padahal terlihat dari luar fisiknya dia adalah laki-laki yang kuat , postur tubuh tinggi dan besar membuat dia tetap gagah walau sudah semakin berumur. "Ya sudah mas kalau memang itu mau mu aku harap kamu jangan pernah menyerah aku yakin kamu akan sehat kembali kamu akan punya cucu dari putri semata wayangmu mas" jawab Bu asih memberikan semangat.
1010.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 405 kali sebagai poster bumi menangis
Baca
+Pustaka
Menentang Dunia

Menentang Dunia

"Apa menurutmu aku bodoh sehingga harus menyerang menggunakan teknik selain teknik Es dibiarkan didiskualifikasi dengan mudah?" "Itu tidak akan terjadi." Tambah Lie Ba yang berhasil memprokasi lawannya. "Kalau begitu nikmati setiap Es ini." Ucap Bing Lin Xi. "Formasi Hujan Es!" Seketika di langit terbentuk sebuah array yang memapu menciptakan hujan Es yang tajam dan dapat membunuh siapapun dengan mudah, termasuk para penonton yang tidak bisa melindungi diri mereka.
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai poster bumi menangis
Baca
+Pustaka
Bertemu Lagi Tanpa Tangis

Bertemu Lagi Tanpa Tangis

Yusvina yang kelaparan telah makan banyak mangga, kemudian mengalami alergi di seluruh tubuh, muncul berbagai bentuk ruam merah. Suatu saat, mobil yang melaju kencang menabraknya, menyebabkan tulang pada kakinya hancur berkeping-keping. Di saat lainnya, dirinya terus didorong ke dalam air, direndam dalam air penuh es selama dua jam penuh. Dari lantai dua, Yusvina didorong ke menara sampanye besar di lantai satu, ratusan pecahan kaca menancap di kulitnya.
32.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai poster bumi menangis
Baca
+Pustaka
Sistem Pelindung Terkuat Bumi

Sistem Pelindung Terkuat Bumi

Manusia itu, dia pasti akan hancur! *** Bumi terlihat dari posisi Dinan saat ini, dia melayang terbang dan melihat bumi sudah tak lagi biru. Bumi sudah gersang dari kejauhan, asap mengepul di mana-mana. Bumi dalam kehancuran. Tidak mungkin! Dinan terbang dengan kecepatan tinggi. Woosh! [Bullet Teleportasi diaktifkan]
1068.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai poster bumi menangis
Baca
+Pustaka
Pesona Kekasih Rahasia Anak Asuh Presdir

Pesona Kekasih Rahasia Anak Asuh Presdir

"Pi... Aku haus..." =============== Yang jagain sepanjang waktu Bumi, yang dipanggil papi.... Wkwk
1018.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 582 kali sebagai poster bumi menangis
Baca
+Pustaka
PELAYAN ISTANA PEMUAS TUAN PUTRI

PELAYAN ISTANA PEMUAS TUAN PUTRI

Badai Disonansi Suku Tremor Para pemburu Suku Tremor mulai melakukan ritual "The Earth's Scream" (Jeritan Bumi). Mereka semua menusukkan tombak mereka secara serempak dengan frekuensi yang sangat kacau. Tanah kristal di sekitar mereka mulai meledak, menciptakan awan debu kristal yang mengganggu sensor sensorik para Stalker.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai poster bumi menangis
Baca
+Pustaka
Kami Bisa Tanpamu Mas

Kami Bisa Tanpamu Mas

tanyaku, seraya mengambil alih Bumi dari gendongan Mbak Rima. “Ibu!!” teriak Bumi saat melihatku, tubuhnya berkeringat, sedang apa mereka tadi, sampai-sampai berkeringat gini. “Bumi kok menangis, Nak? Ada apa? Langit, adek Bumi kenapa, Sayang?” tanyaku lagi.
1061.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai poster bumi menangis
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234569
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status